Senin, Agustus 17, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home DAERAH

Koalisi Sipil: Narasi Pemulihan Bencana Aceh Tidak Sejalan dengan Kondisi Lapangan

Redaksi Oleh Redaksi
Senin (23/03/2026) - 16:29 WIB
in DAERAH
0
Alfian, Koordinator MaTA

Alfian, Koordinator MaTA (Missanur Refasesa/Lensakita.com)

Banda Aceh – Koalisi Masyarakat Sipil Peduli Bencana mengkritik keras pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang mengklaim bahwa pemulihan pascabencana di Aceh hampir mencapai 100 persen.

Koalisi menilai klaim tersebut tidak sesuai dengan kondisi nyata di lapangan dan justru mencerminkan kegagalan pemerintah dalam mempercepat rehabilitasi dan rekonstruksi.

Juru Bicara Koalisi, Alfian, menyebut bahwa pernyataan tersebut merupakan bagian dari upaya sistematis pemerintah untuk membentuk opini publik yang tidak sesuai fakta.

“Klaim bahwa pemulihan di Aceh hampir 100 persen dan warga tidak lagi tinggal di tenda adalah bentuk upaya sistemis membohongi publik. Ini sekaligus memperjelas ketidakmampuan pemerintah dalam menangani pemulihan pascabencana ekologis di Sumatra,” kata Alfian dalam keterangan tertulis, Senin (23/3/2026).

Menurut koalisi, narasi keberhasilan penanganan bencana telah dibangun sejak awal kejadian banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Mereka menilai klaim tersebut bukan sekadar kesalahan informasi, melainkan upaya menutupi realitas di lapangan.

Koalisi juga menyoroti adanya dugaan rekayasa kondisi saat kunjungan Presiden ke Kabupaten Aceh Tamiang. Mereka menyebut masyarakat disebut-sebut diminta keluar dari tenda pengungsian agar situasi terlihat seolah telah pulih.

“Alih-alih mempercepat pembangunan hunian sementara, justru masyarakat korban dipaksa keluar dari tenda saat fasilitas belum merata. Ini jelas merugikan korban,” kata Alfian.

Lebih lanjut, koalisi menilai Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi belum bekerja efektif karena keterbatasan kewenangan eksekusi yang tersebar di berbagai kementerian. Sementara itu, Satuan Tugas Pemantauan DPR dinilai tidak optimal dalam mengawasi proses pemulihan.

Di sisi lain, kondisi masyarakat terdampak disebut masih jauh dari pulih. Banyak warga belum kembali ke rumah, masih tinggal di pengungsian, dan fasilitas umum seperti sekolah belum sepenuhnya berfungsi.

“Masih banyak masyarakat yang tinggal di tenda, fasilitas umum belum pulih, bahkan anak-anak terpaksa belajar di pengungsian atau di bangunan sekolah yang rusak,” ujarnya.

Sebagai langkah konkret, koalisi mendesak pemerintah menetapkan bencana ekologis di Sumatra sebagai bencana nasional guna mempercepat proses pemulihan yang dinilai masih lambat.

Koalisi menegaskan bahwa penetapan status tersebut penting mengingat luasnya dampak kerusakan, baik terhadap permukiman, mata pencaharian masyarakat, maupun infrastruktur publik di wilayah terdampak.[]

Tags: acehbanjir acehklaim pemulihan bencanaKoalisi Masyarakat SipilPengungsi aceh tamiangprabowo
ShareTweetPin
Previous Post

Arus Balik Lebaran 2026, Trafik Tol Sigli–Banda Aceh Melonjak Hingga 157 Persen

Next Post

Mudik Idul Fitri ke Aceh Utara, Marlina Muzakir Santuni Anak Yatim dan Ziarah Makam Keluarga

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Wali Kota Sabang Peusijuk Tiga Komandan, Perkuat Sinergi Forkopimda

Wali Kota Sabang Peusijuk Tiga Komandan, Perkuat Sinergi Forkopimda

Minggu (16/08/2026) - 18:37 WIB
Sekda Aceh: Pendidikan Vokasi Jadi Ujung Tombak Pembangunan SDM Unggul

Sekda Aceh: Ekonomi Mulai Menguat, Momentum Pemulihan Harus Dijaga

Minggu (16/08/2026) - 18:35 WIB
Dari Lapangan ke Ruang Kreatif, Wakil Wali Kota Sabang Apresiasi Turnamen Badminton dan Cafe Merah Putih

Dari Lapangan ke Ruang Kreatif, Wakil Wali Kota Sabang Apresiasi Turnamen Badminton dan Cafe Merah Putih

Minggu (16/08/2026) - 15:34 WIB
725 Warga Kecamatan Samadua Tolak Tambang, Dua Perusahaan Diminta Hentikan Aktivitas

725 Warga Kecamatan Samadua Tolak Tambang, Dua Perusahaan Diminta Hentikan Aktivitas

Minggu (16/08/2026) - 15:31 WIB
Akbar Aldi Kautsar Pimpin Alumni Ilmu Komunikasi UINSU Periode 2026–2029

Akbar Aldi Kautsar Pimpin Alumni Ilmu Komunikasi UINSU Periode 2026–2029

Minggu (16/08/2026) - 00:36 WIB
Polda Aceh Tingkatkan Patroli Usai Kericuhan Zikir HDA ke-21

Polda Aceh Tingkatkan Patroli Usai Kericuhan Zikir HDA ke-21

Sabtu (15/08/2026) - 23:46 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.