Banda Aceh – Pemerintah Aceh kembali menggelar program mudik gratis pada Lebaran 2026 guna membantu masyarakat mendapatkan layanan transportasi yang aman dan terjangkau.
Program ini dilaksanakan melalui Dinas Perhubungan Aceh sebagai bentuk kepedulian pemerintah, terutama bagi warga yang terdampak bencana hidrometeorologi.
Juru Bicara Pemerintah Aceh, Muhammad MTA, mengatakan program tersebut merupakan arahan langsung Gubernur Aceh untuk mempermudah masyarakat pulang ke kampung halaman saat momentum lebaran.
“Program mudik gratis ini dihadirkan sebagai upaya Pemerintah Aceh dalam menyediakan layanan transportasi yang aman dan terjangkau bagi masyarakat, khususnya pascabencana hidrometeorologi,” kata MTA, Jumat (13/3/2026).
Program mudik gratis ini dibuka sejak 3 Maret 2026 dan mendapat respons yang sangat positif dari masyarakat. Tercatat sebanyak 3.286 orang mendaftar untuk mengikuti program tersebut, sementara kuota yang tersedia sebanyak 2.070 penumpang.
Untuk melayani para pemudik, Pemerintah Aceh menyiapkan 122 unit kendaraan yang terdiri dari 95 unit Hiace dan 27 unit bus. Selain itu, sebanyak 17 perusahaan dari unsur BUMN, BUMD, dan swasta turut berpartisipasi dalam pelaksanaan program ini.
“Seluruh tahapan mulai dari pendaftaran, registrasi ulang hingga pengunduhan e-tiket dilakukan secara daring melalui laman resmi yang telah disediakan,” katanya.
Pendaftaran program mudik gratis dibuka pada 3 hingga 5 Maret 2026, sementara registrasi ulang dilakukan pada 8 hingga 9 Maret 2026 melalui laman resmi Dishub Aceh.
Sebanyak 18 rute perjalanan disiapkan untuk melayani para pemudik. Keberangkatan dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, yakni pada 15, 16, dan 17 Maret 2026 dengan titik keberangkatan terpusat di Depo Trans Koetaradja atau Terminal Tipe A Banda Aceh.
Selain program yang diselenggarakan Pemerintah Aceh, terdapat pula dukungan program mudik gratis dari Kementerian Perhubungan dan sejumlah BUMN di wilayah Aceh.
Untuk angkutan darat, tersedia kapasitas 709 penumpang yang dilayani oleh 12 unit Hiace dan 17 unit bus antarkota antarprovinsi (AKAP). Sementara itu, angkutan laut melayani 3.642 penumpang melalui delapan rute pelayaran.
“Secara keseluruhan, jumlah penumpang yang dilayani dalam program mudik gratis di wilayah Aceh tahun 2026 mencapai 6.421 orang,” ujarnya.
Program ini diharapkan dapat membantu masyarakat pulang kampung dengan lebih aman, nyaman, dan tanpa biaya, sekaligus mengurangi kepadatan lalu lintas selama arus mudik lebaran.[]










