Sabtu, Juli 4, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home SEPAKBOLA

Kebobolan Menit 90, PSPS Bawa Pulang Satu Poin dari Banda Aceh

Redaksi Oleh Redaksi
Minggu (15/02/2026) - 00:19 WIB
in SEPAKBOLA
0
Kebobolan Menit 90, PSPS Bawa Pulang Satu Poin dari Banda Aceh

Pelatih kepala PSPS Pekanbaru, Aji Santoso (tengah). Foto: Jie/Lensakita.com

Banda Aceh – Laga pembuka putaran ketiga Pegadaian Championship 2025/26 antara Persiraja Banda Aceh dan PSPS Pekanbaru berakhir imbang 1-1. Pertandingan yang digelar di Stadion H. Dimurthala, Sabtu malam (14/2/2026), berlangsung dengan tempo tinggi dan jual beli serangan.

PSPS lebih dulu unggul melalui gol Antonio Gamaroni pada menit ke-27. Namun kemenangan yang sudah di depan mata sirna setelah Juan Mera mencetak gol penyeimbang bagi tuan rumah pada menit ke-90.

Pelatih kepala PSPS, Aji Santoso, menilai pertandingan berjalan menarik, meski menyayangkan timnya gagal mempertahankan keunggulan hingga akhir laga.

“Pertandingan berjalan sangat menarik, terjadi jual beli serangan. Sangat disayangkan karena kami sudah unggul, namun pada menit-menit akhir kami kebobolan,” ujar Aji dalam konferensi pers usai laga.

Secara taktik, Aji menyebut anak asuhnya cukup berhasil meredam kekuatan utama Persiraja yang bertumpu pada sektor sayap.

“Secara garis besar, kami berhasil mematikan kedua sayap lawan, tetapi pada akhirnya sayap kiri mereka mampu mencetak gol. Saya menilai kekuatan Persiraja memang ada di sektor sayap. Alvin juga sempat berhasil meredam serangan dari sisi kiri mereka,” jelasnya.

Terkait strategi bertahan di babak kedua, Aji menegaskan timnya tidak menerapkan strategi “parkir bus”, melainkan memperkuat lini belakang untuk mengantisipasi tekanan tuan rumah yang berupaya menyamakan kedudukan.

“Tidak ada istilah parkir bus dalam kamus saya. Kalau memperkuat pertahanan, iya. Tapi bukan berarti kami hanya bertahan. Terbukti ketika mendapatkan bola, kami tetap berani melakukan penguasaan bola dan serangan balik,” tegasnya.

Ia menambahkan, keputusan memperkuat pertahanan merupakan respons terhadap situasi pertandingan, di mana Persiraja yang tertinggal tentu tampil lebih agresif.

Aji juga memberikan apresiasi terhadap performa tuan rumah yang dinilainya tetap bermain baik dan menciptakan sejumlah peluang berbahaya.

“Menurut saya, Persiraja tetap bermain bagus. Pada pertandingan tadi mereka tampil cukup baik dan memiliki beberapa peluang. Bahkan pada menit-menit akhir sempat mengenai tiang gawang yang hampir menjadi gol,” katanya.

Mengenai kondisi pemain, Aji mengungkapkan ada beberapa pemain yang mengalami benturan keras dalam laga tersebut.

“Memang ada beberapa pemain yang mengalami benturan, terutama bek kiri yang saat ini masih dalam penanganan tim medis di ruang ganti. Namun, saya juga tidak pernah menekankan kepada pemain untuk mengulur waktu dengan cara tidak sportif meskipun sedang unggul. Saya tetap menekankan permainan yang fair,” ujarnya.

Sementara itu, pemain PSPS, Rendi, menyebut hasil imbang di kandang lawan tetap patut disyukuri. “Bismillah. Hasil ini harus tetap kami syukuri karena kami bermain tandang, jauh dari kandang. Teman-teman sudah berjuang maksimal,” ujar Rendi.

Memang sangat disayangkan belum bisa meraih tiga poin, tetapi alhamdulillah kami bisa membawa pulang satu poin sebagai modal untuk pertandingan selanjutnya. Kami tetap optimistis ke depan,” tambahnya.

Tambahan satu poin ini menjadi bekal penting bagi PSPS untuk menghadapi laga berikutnya dalam persaingan ketat putaran ketiga kompetisi.[]

Tags: acehaji santosopegadaian championshippersirajaPersiraja vs psps imbang
ShareTweetPin
Previous Post

Gol Telat Juan Mera Selamatkan Persiraja dari Kekalahan atas PSPS

Next Post

Pesawat Simulasi Manasik Pertama di Indonesia Hadir di Aceh

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Dedikasi di Tengah Bencana, Dua Personel Humas Polda Aceh Diganjar Penghargaan

Dedikasi di Tengah Bencana, Dua Personel Humas Polda Aceh Diganjar Penghargaan

Rabu (01/07/2026) - 22:12 WIB
Jaya Hartono Resmi Arsiteki Persiraja Banda Aceh

Persiraja Pertahankan Jaya Hartono, Fokus Bangun Tim Lebih Kuat

Rabu (01/07/2026) - 22:06 WIB
Kemenag Dorong Budaya Keterbukaan Informasi di Aceh

Kemenag Dorong Budaya Keterbukaan Informasi di Aceh

Rabu (01/07/2026) - 22:01 WIB
Penumpang Angkutan Udara dan Laut di Aceh Menurun

Pergerakan Penumpang Udara Aceh Mei 2026: Domestik Turun, Internasional Naik

Rabu (01/07/2026) - 21:55 WIB
Malaysia Dominasi Kunjungan Turis ke Aceh Oktober 2024

BPS: Aceh Catat 3.148 Kunjungan Wisman Selama Mei 2026

Rabu (01/07/2026) - 21:48 WIB
Impor Aceh Desember 2025 Melonjak 124,89 Persen, Didominasi Gas Propana/Butana

Impor Aceh Mei 2026 Melonjak 112,78 Persen, Neraca Perdagangan Defisit 51,92 Juta USD

Rabu (01/07/2026) - 21:42 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.