Jumat, Mei 22, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home DAERAH

Arthropleura: Kepala Serangga Raksasa Seukuran Mobil Akhirnya Terungkap

Redaksi Oleh Redaksi
Senin (21/10/2024) - 10:35 WIB
in DAERAH
0
Arthropleura: Kepala Serangga Raksasa Seukuran Mobil Akhirnya Terungkap

#image_title

  • Arthropleura adalah arthropoda darat terbesar yang pernah hidup di Bumi, mencapai panjang 2,6 meter, hidup sekitar 300 juta tahun yang lalu.
  • Fosil baru dari Prancis akhirnya mengungkap bentuk kepala Arthropleura, yang memiliki karakteristik gabungan kaki seribu dan kelabang.
  •  Studi ini menunjukkan bahwa kaki seribu dan kelabang lebih dekat hubungannya daripada yang diperkirakan sebelumnya, dan Arthropleura kemungkinan besar herbivora.

Selama hampir dua abad, para ilmuwan telah dibingungkan oleh misteri Arthropleura, arthropoda raksasa yang menjelajahi Bumi lebih dari 300 juta tahun yang lalu. Bayangkan makhluk purba sepanjang beruang grizzly dewasa, dengan tubuh mencapai panjang 2,6 meter dan memiliki 64 kaki yang meninggalkan jejak dalam di tanah. Itulah Arthropleura, arthropoda darat terbesar yang pernah hidup di planet bumi kita.

Fosil-fosil Arthropleura pertama kali ditemukan di Inggris pada tahun 1854. Beberapa spesimen dewasa mencapai panjang 2,6 meter, menjadikannya arthropoda terbesar yang pernah diketahui. Namun, tidak ada fosil yang ditemukan dengan kepala yang utuh, sehingga para peneliti kesulitan menentukan detail penting tentang makhluk ini, seperti apakah ia predator seperti kelabang atau pemakan bahan organik yang membusuk seperti kaki seribu.

Baca juga: Inilah Fosil Mirip Lobster Jauh Sebelum Masa Dinosaurus

Penemuan Fosil Kepala Mengungkap Rahasia Arthropleura

Misteri Arthropleura akhirnya terungkap berkat dua fosil terawetkan dengan baik yang ditemukan di Prancis. Fosil-fosil ini, yang berasal dari sekitar 300 juta tahun yang lalu, menunjukkan seperti apa rupa kepala Arthropleura.

Kepala Arthropleura memiliki karakteristik gabungan dari kaki seribu dan kelabang. Ia memiliki tubuh seperti kaki seribu, dengan dua pasang kaki per segmen tubuh, dan kepala seperti kelabang, dengan bagian mulut yang kecil dan dua antena pendek berbentuk lonceng.

Pemindaian Arthropleura terbaru mengungkap seperti apa rupa kepala makhluk ini, termasuk mata bertangkai, mandibula, dan bagian mulutnya. Lheritier et al., Sci. Adv. 10, eadp6362 (2024)

“Kami menemukan bahwa ia memiliki tubuh kaki seribu, tetapi kepala seperti kelabang,” ujar Mickael Lheritier, paleontolog dari University Claude Bernard Lyon.

Penemuan ini menunjukkan bahwa kaki seribu dan kelabang lebih dekat hubungannya daripada yang diperkirakan sebelumnya. “Dengan menggabungkan data terbaik yang tersedia dari ratusan gen spesies hidup dalam penelitian ini, bersama dengan karakteristik fisik yang memungkinkan kita menempatkan fosil seperti Arthropleura pada pohon evolusi, kita telah berhasil menyelesaikan lingkaran ini. Kaki seribu dan kelabang sebenarnya adalah kerabat terdekat satu sama lain,” kata Dr. Greg Edgecombe, ahli paleontologi di Natural History Museum London.

Kehidupan Arthropleura: Raksasa di Era Paleozoikum

Arthropleura hidup antara 346 juta dan 290 juta tahun yang lalu di akhir era Paleozoikum, di hutan dekat khatulistiwa. Pada masa itu, atmosfer Bumi kaya akan oksigen, yang memungkinkan makhluk seperti kalajengking dan serangga mirip capung yang sekarang punah, yang disebut griffinflies, mencapai ukuran yang sangat besar.

Pemindaian mengungkap detail baru anatomi Arthropleura. Lheritier et al., Sci. Adv. 10, eadp6362 (2024)

Arthropleura kemungkinan besar adalah herbivora dan memakan tumbuhan. Ia akan melepaskan kerangka luarnya melalui lubang di kepalanya, seperti arthropoda lainnya.

Para peneliti menggunakan teknik pemindaian CT canggih untuk memeriksa fosil-fosil tersebut, yang masih tertanam di dalam batu. Pemindaian ini memungkinkan mereka untuk melihat detail tersembunyi tanpa merusak fosil purba.

“Kami sudah lama ingin melihat seperti apa bentuk kepala hewan ini,” kata James Lamsdell, ahli paleobiologi di West Virginia University.

Misteri yang Tersisa untuk Penelitian Mendatang

Meskipun penemuan kepala Arthropleura telah memecahkan misteri besar, masih ada pertanyaan yang belum terjawab tentang makhluk raksasa ini. Para ilmuwan masih ingin tahu tentang makanan Arthropleura dan bagaimana ia bernapas.

“Meskipun isi perut yang pasti belum ditemukan, detail lain dari fosil ini berkontribusi pada perdebatan tentang pola makan Arthropleura,” kata Edgecombe. “Mereka tidak memiliki taring atau kaki berbisa (khusus) untuk menangkap mangsa, menunjukkan bahwa ia mungkin bukan predator. Karena kakinya lebih cocok untuk gerakan lambat, mereka mungkin lebih seperti kaki seribu pemakan detritus yang hidup hari ini.”

Lheritier juga tertarik dengan mata Arthropleura yang bertangkai. “Saat ini, mata bertangkai adalah ciri khas arthropoda air seperti kepiting atau udang,” katanya. “Mungkinkah itu berarti Arthropleura bisa menjadi amfibi? Untuk menjawab ini, kita perlu menemukan sistem pernapasan Arthropleura. Menemukan organ-organ ini dapat membantu kita (memahami) hubungan Arthropleura dengan air.”

Penemuan kepala Arthropleura menandai langkah penting dalam memahami arthropoda purba ini. Dengan penelitian lebih lanjut, para ilmuwan berharap dapat mengungkap lebih banyak rahasia tentang kehidupan raksasa lembut ini yang pernah menjelajahi planet kita.

Sumber: Mongabay.co.id

ShareTweetPin
Previous Post

Memuliakan Kembali Bahan Lokal dan Alami di Megalung Iklim

Next Post

Merawat Kebun Bersama Mentilin, Mungkinkah?

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Polresta Banda Aceh Selidiki Motif Terbakarnya Gedung Fakultas Pertanian USK

Polresta Banda Aceh Selidiki Motif Terbakarnya Gedung Fakultas Pertanian USK

Kamis (21/05/2026) - 17:01 WIB
USK Berikan Keringanan UKT bagi 3.706 Mahasiswa Terdampak Bencana Sumatera

USK Tunggu Hasil Investigasi Aparat Terkait Kerusuhan Antarmahasiswa

Kamis (21/05/2026) - 16:56 WIB
Pemerintah Aceh Gelar Operasi Pasar Tanggap Inflasi di Lima Daerah Jelang Idulfitri

Gubernur Aceh Surati BPJS, Minta Akses Kepesertaan JKA Segera Dibuka

Rabu (20/05/2026) - 22:48 WIB
Kemenag Aceh Besar Ajak Generasi Muda Perkuat Literasi Digital pada Harkitnas 2026

Kemenag Aceh Besar Ajak Generasi Muda Perkuat Literasi Digital pada Harkitnas 2026

Rabu (20/05/2026) - 22:43 WIB
Wagub Aceh Temui Mensos, Usulkan Tambahan PBI JK untuk 331 Ribu Warga

Wagub Aceh Temui Mensos, Usulkan Tambahan PBI JK untuk 331 Ribu Warga

Rabu (20/05/2026) - 22:37 WIB
UIN Ar-Raniry Deklarasi Anti Kekerasan Seksual di Momentum Harkitnas 2026

UIN Ar-Raniry Deklarasi Anti Kekerasan Seksual di Momentum Harkitnas 2026

Rabu (20/05/2026) - 22:34 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.