Sabtu, Oktober 24, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home DAERAH

5 Fakta Unik Pgymy Hippo dari Moo Deng hingga Fion di Bali

Redaksi Oleh Redaksi
Senin (07/10/2024) - 13:18 WIB
in DAERAH
0
5 Fakta Unik Pgymy Hippo dari Moo Deng hingga Fion di Bali

#image_title

Moo Deng, bayi kuda nil mungil berlari dengan keempat kaki pendeknya. Sesekali terpeleset saat kabur. Itu menjadi satu dari banyak cuplikan kelucuan Moo Deng yang terekam dalam video pendek yang sering viral.  

Bayi kuda nil yang lahir di Khao Kheow Zoo, Thailand pada 24 Juli lalu ini termasuk dalam keluarga Hippopotamidae. Namun, Moo Deng termasuk spesies pgymy hippo atau kuda nil kerdil (Choeroposis liberiensis), yang masih sepupu jauh dengan kuda nil pada umumnya. 

Sejak hari kelahirannya, Moo Deng menuai banyak perhatian warganet dari seluruh dunia. Sejumlah warganet menobatkannya sebagai ‘The Hottest It Girl on This Planet’ karena penampilannya yang menggemaskan.

Di Indonesia, Bali Safari Marine Park juga memiliki seekor bayi pgymy hippo yang bernama Fion. Bayi ini lahir sejak 2021 lalu dari pasangan pygmy hippo  Fitriani dan Bono. Namun, tahukah kalian bahwa ternyata baik Fion maupun Moo Deng bukanlah bayi kuda nil biasa? Berikut adalah 5 fakta tentang pygmy hippo:

1. Ukurannya jauh lebih kecil daripada kuda nil biasa

Fion, pygmy hippo yang lahir di Taman Safari Bali Marine Park pada 2021. Foto: Istimewa/ Website Bali Marine Park

Ukuran tubuh pygmy hippo hanya dapat tumbuh mencapai 70-80 cm. Sedangkan kuda nil biasa bisa memiliki tinggi hingga 1.4-1.6 m saat dewasa. Selain itu, berat badan pygmy hippo hanya seperempat berat badan kuda nil biasa sekitar 181-227 kg. Ketika lahir, beratnya pun tidak lebih dari 4.5-6 kg. 

2. Termasuk satwa terancam punah

Moo Deng, pygmy hippo yang lahir di Khao Kheow Zoo pada Juli 2024. Foto: X/Khao Kheow Open Zoo

Sejak 2015, menurut IUCN Red List satwa ini memiliki status terancam punah. Berdasarkan data tahun 1993, jumlah pygmy hippo hanya ada sekitar 2000 ekor pygmy hippo yang hidup di alam liar. Bahkan sub-spesies pygmy hippo, Choeropsis liberiensis, yang hidup di Nigeria telah mengalami kepunahan. 

Hal ini karena maraknya perusakan hutan untuk ekspansi bisnis pertanian dan penambangan liar. Habitatnya yang rusak, memaksa pygmy hippo terdesak ke pemukiman sehingga rawan diburu dan konflik dengan manusia. 

Baca juga: Escobar Kokain dan Malapetaka Kuda Nil

3. Berkeringat darah

Pygmy Hippo masuk dalam IUCN Red List, satwa yang terancam punah sejak tahun 1993. Foto: X/Khao Kheow Open Zoo

Jika kamu sering mantengin video Moo Deng di media sosial , kamu pasti sadar kalau tubuh Moo Deng selalu terlihat basah dan licin. Jika diamati dari dekat, ternyata cairan lengket itu berwarna merah muda seperti darah.

Penelitian Kimiko Hashimoto et.al (2007) menjelaskan bahwa cairan itu dihasilkan dari kelenjar subdermal. Fungsi dari cairannya untuk menjaga kelembaban kulit sekaligus anti bakteria bagi tubuh kuda nil. 

4. Hewan nokturnal

Sepasang kuda nil kerdil ini berada di Mount Kenya Wildlife Conservancy. Foto: Wikimedia Commons/Chuckupd/Public Domain

Kulit pygmy hippo sensitif terhadap sinar matahari. Kulitnya yang berwarna abu-abu kehijauan ini sangatlah tipis dan lembut. Selain menghasilkan keringat berwarna seperti darah, pygmy hippo beradaptasi atas kondisi kulitnya dengan berendam dan bersembunyi di dalam air sepanjang hari. Ketika malam hari, mereka lebih aktif makan. 

Baca juga: Badak di Afrika Hampir Punah Karena Krisis Iklim

5. Bisa melakukan fermentasi makanan di perut

Pgymy hippo termasuk dalam keluarga Hippopotamidae. Namun, Moo Deng termasuk spesies pgymy hippo atau kuda nil kerdil (Choeroposis liberiensis). Foto: X/Khao Kheow Open Zoo

Sebagai hewan herbivora, pygmy hippo senang memakan tumbuhan seperti daun, akar, pakis dan buah-buahan. Penelitian Thornton. D yang (2008) yang terbit di African Journal of Ecology, pygmy hippo memiliki empat ruang dalam lambungnya. Tapi bukan termasuk hewan ruminansia sejati seperti sapi. 

Tiga ruang pertama ditutupi epitel keratin yang dilapisi papila. Ketiga ruang tersebut, pgymy hippo memfermentasi makanan dengan mikroba yang terjadi lewat produksi asam lemak. Sedangkan di ruang terakhir, terdapat kantong empedu berbentuk segitiga. Jadi hewan ini tidak pernah mengunyah makanan, meski dia bisa mengonsumsi rumput hingga 45-68 kg setiap malamnya.

 

Penjelasan Ilmiah Mengapa Banyak Orang Menyukai Moo Deng

*Sidney Alvionita Saputra adalah jurnalis yang saat ini menempuh pendidikan S1 Teknik Infrastruktur Lingkungan di Universitas Gadjah Mada. Ia menulis tentang isu-isu lingkungan dan perempuan, fokusnya pada dampak lingkungan dan keadilan gender.

Sumber: Mongabay.co.id

ShareTweetPin
Previous Post

Kepiting Bakau, Sumber Ekonomi Nelayan Langkat yang Tak Lagi Memukau

Next Post

5 Fakta Unik Pygmy Hippo dari Moo Deng hingga Fion di Bali

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Dampingi Kapolri di Pidie, Dek Fadh Dukung Pemberantasan Narkoba di Aceh

Dampingi Kapolri di Pidie, Dek Fadh Dukung Pemberantasan Narkoba di Aceh

Jumat (23/10/2026) - 20:47 WIB
Kapolri: Sindikat Narkotika Internasional Kini Sasar Indonesia sebagai Lokasi Produksi

Kapolri: Sindikat Narkotika Internasional Kini Sasar Indonesia sebagai Lokasi Produksi

Jumat (23/10/2026) - 20:40 WIB
Dua Ruko Diduga Jadi Pabrik Sabu di Pidie Digerebek Bareskrim dan BNN

Lab Narkoba di Pidie Dibongkar, 11 Orang Diamankan dalam Operasi Gabungan

Jumat (23/10/2026) - 20:34 WIB
Kapolri Ungkap Kronologi Lab Sabu Internasional di Pidie, Barang Bukti Capai 1,2 Ton

Kapolri Ungkap Kronologi Lab Sabu Internasional di Pidie, Barang Bukti Capai 1,2 Ton

Jumat (23/10/2026) - 20:31 WIB
BBPOM Aceh Bekali 70 Tenaga Kefarmasian di Bireuen tentang Pengelolaan Obat

BBPOM Aceh Bekali 70 Tenaga Kefarmasian di Bireuen tentang Pengelolaan Obat

Jumat (23/10/2026) - 17:05 WIB
KKG PAI Nagan Raya Gandeng UIN Ar-Raniry Perkuat Pengelolaan Perpustakaan Sekolah

KKG PAI Nagan Raya Gandeng UIN Ar-Raniry Perkuat Pengelolaan Perpustakaan Sekolah

Jumat (23/10/2026) - 17:00 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.