Jumat, Oktober 23, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home DAERAH

Wakil Menteri Kominfo Nezar Patria Kunjungi AJI Banda Aceh

Redaksi Oleh Redaksi
Kamis (09/05/2024) - 16:51 WIB
in DAERAH
0
Wakil Menteri Kominfo Nezar Patria Kunjungi AJI Banda Aceh

Wakil Menteri Kominfo Nezar Patria (kedua kiri) berkunjung ke Kantor AJI Banda Aceh. Foto: AJI Banda Aceh

BANDA ACEH – Wakil Menteri Komunikasi dan Informatika Nezar Patria mengunjungi Sekretariat Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Banda Aceh, Kamis (9/5/2024) siang. Dalam kunjungan itu, Nezar berdiskusi soal kebebasan pers dan tantangan media di era disrupsi digital.

Kedatangan Nezar disambut Ketua AJI Banda Aceh Juli Amin, Koordinator Wilayah Sumatra AJI Adi Warsidi, dan sejumlah anggota AJI Banda Aceh.

Menurut Nezar, jurnalisme di Indonesia kini berada di persimpangan jalan. Di satu sisi, kebebasan pers semakin matang dalam proses transisi demokrasi Indonesia. Di sisi lain, disrupsi digital menghadirkan berbagai persoalan baru, mulai dari pengelolaan arus informasi hingga keberlanjutan media.

“AJI ini saya kira punya sejarah yang panjang untuk menjaga kebebasan pers. Dan di dalam transisi demokrasi Indonesia, saya kira isu demokrasi dan kebebasan pers semakin matang,” kata Nezar Patria yang juga mantan Ketua AJI Indonesia ini.

Ia menekankan bahwa kebebasan pers di era digital bukan persoalan tentang kontrol dari negara, tapi bagaimana mengelola arus informasi yang begitu deras. “Ya, karena semua orang sekarang bisa memproduksi informasi. Bisa mendistribusikan informasi,” tuturnya.

Media mainstream mengalami penurunan drastis, dan media besar bergulat untuk bertahan. Di tengah situasi ini, jurnalisme dihadapkan pada berbagai tantangan, termasuk isu kesejahteraan jurnalis.

Di forum-forum internasional yang diikuti Nezar kerap didiskusikan bagaimana mempertahankan good journalism (jurnalisme yang berkualitas) di tengah disrupsi digital. Namun, sejauh ini belum ada resep jitu menghadapi perubahan teknologi yang begitu cepat terjadi.

Di sisi lain, menurut Nezar, pemerintah punya perhatian serius untuk persoalan ini dengan mengeluarkan Perpres Publisher Right dalam rangka menjamin keberlangsungan media.

“Kami harap terobosan-terobosan untuk menjaga good journalism ini salah satu agenda besar untuk organisasi wartawan, termasuk AJI, seluruh dunia menghadapi hal ini secara global,” kata Nezar.

Ia berharap AJI dapat memberikan kontribusi lebih dalam menjaga jurnalisme berkualitas, terutama di tengah disrupsi digital.

“AJI dengan sejarahnya yang panjang dan komitmennya cukup kuat terhadap jurnalisme yang profesional, terutama jurnalisme yang bermutu. Ya tentu saja diharapkan memberikan kontribusi yang lebih ya untuk menjaga yang namanya good journalism itu,” ujarnya.

Khusus di Aceh, dengan situasi pascakonflik, diperlukan kearifan lokal dalam mentransformasi media dan memelihara jurnalisme berkualitas.

“Aceh tentu saja punya kearifan sendiri dalam melihat bagaimana transformasi media yang terjadi di sini dan memelihara yang namanya good journalism itu,” kata Nezar.

Nezar juga memuji keberadaan Muharram Journalism College (MJC) yang didirikan AJI Banda Aceh. Menurutnya, sekolah jurnalistik ini lahir jauh sebelum ada sekolah serupa di tingkat AJI nasional. “Muharram Journalism College menjadi pilot project,” katanya.

Nezar menyaksikan bagaimana perjalanan MJC melahirkan banyak jurnalis. “Saya berharap Muharram Journalism College ini bisa kita perkuat dengan sejumlah program,” katanya.

Selain itu, Nezar juga mengucapkan selamat untuk AJI Banda Aceh yang akan menggelar Konferensi AJI Kota (Konferta) pada 28 Mei 2024. Ia berharap, Konferta melahirkan pengurus yang dapat melanjutkan program mendukung kiprah AJI.[]

Tags: acehaji banda acehheadlinekominfoNewsNezar Patria
ShareTweetPin
Previous Post

Kadispora Aceh Ungkap Kesiapan PON XII Aceh-Sumut

Next Post

Masyarakat Diharap Awasi Pembangunan Venue PON Aceh 2024

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Dua Ruko Diduga Jadi Pabrik Sabu di Pidie Digerebek Bareskrim dan BNN

Lab Narkoba di Pidie Dibongkar, 11 Orang Diamankan dalam Operasi Gabungan

Jumat (23/10/2026) - 20:34 WIB
Kapolri Ungkap Kronologi Lab Sabu Internasional di Pidie, Barang Bukti Capai 1,2 Ton

Kapolri Ungkap Kronologi Lab Sabu Internasional di Pidie, Barang Bukti Capai 1,2 Ton

Jumat (23/10/2026) - 20:31 WIB
BBPOM Aceh Bekali 70 Tenaga Kefarmasian di Bireuen tentang Pengelolaan Obat

BBPOM Aceh Bekali 70 Tenaga Kefarmasian di Bireuen tentang Pengelolaan Obat

Jumat (23/10/2026) - 17:05 WIB
KKG PAI Nagan Raya Gandeng UIN Ar-Raniry Perkuat Pengelolaan Perpustakaan Sekolah

KKG PAI Nagan Raya Gandeng UIN Ar-Raniry Perkuat Pengelolaan Perpustakaan Sekolah

Jumat (23/10/2026) - 17:00 WIB
FH USK dan Kejati Aceh Jajaki Kerja Sama Penguatan Penegakan Hukum Berbasis Kekhususan Aceh

FH USK dan Kejati Aceh Jajaki Kerja Sama Penguatan Penegakan Hukum Berbasis Kekhususan Aceh

Jumat (23/10/2026) - 00:05 WIB
Hari Santri Nasional 2026, Dayah Darul Quran Aceh Apresiasi Santri Berprestasi dan Santuni Warga

Hari Santri Nasional 2026, Dayah Darul Quran Aceh Apresiasi Santri Berprestasi dan Santuni Warga

Kamis (22/10/2026) - 20:39 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.