Senin, Mei 25, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home NASIONAL

Bulan Ramadhan, Bekasi Diserbu Gelandangan dan Pengemis Musiman

Redaksi Oleh Redaksi
Selasa (05/04/2022) - 01:10 WIB
in NASIONAL
0
Bekasi diserbu gelandangan dan pengemis (gepeng) selama Ramadhan.

Pengemis dan gelandangan itu memanfaatkan sedekah umat Islam di Bulan Ramadhan.

BEKASI — Bulan Ramadhan menjadi waktu yang tepat untuk para pengemis mendulang uang. Sebab, di bulan ini kaum Muslimin akan lebih ringan tangan memberikan sedekah. Sayangnya, tidak semua pengemis itu memang tidak mampu karena tidak sedikit yang menjadikan mengemis sebagai profesi.

Kepala Bidang Rehabilitasi Dinas Sosial (Dinsos) Kota Bekasi Epih Hanafi mengatakan, gelandangan dan pengamen (gepeng) memang lebih banyak jumlahnya ketika Ramadhan. Bahkan tidak jarang mereka datang dari luar daerah.

“Ramadhan ini kan biasanya orang banyak yang sedekah, banyak yang infaq, banyak bagi-bagi segala macem. Nah makanya biasanya mereka yang dari daerah itu pada berdatangan untuk memanfaatkannya,” ujar Epih saat ditemui Senin (4/4/2022).

Modus yang digunakan para Gepeng mendulang rupiah bermacam-macam. Namun menurut Epih yang paling sering digunakan adalah membawa anak-anak untuk mengemis. Pengemis model seperti ini menurut Epih sering ditemukan di sejumlah lokasi di Bekasi, seperti di Pasar Baru Bekasi.

“Saya ngeliat di sebelum pasar baru mereka satu keluarga ada yang bawa anak istrinya. Biasanya anak-anaknya taruh di lampu merah untuk ngemis, istrinya taruh sana jual tisu, suaminya ngeliatin. Biasanya satu paket itu,” ujarnya.

Para Gepeng biasanya tidak memiliki tempat tinggal, dan mereka akan terlihat di pinggir jalan yang ramai, perhentian lampu merah. Menurut Epih, para Gepeng di Kota Bekasi itu datang dari luar daerah, seperti Cirebon dan Indamayu.

“Kalo di data mah mas, paling orang Bekasi cuma 2-3 orang aja kali,” ucap Epih.

Epih mengungkapkan pada 2021 Dinsos Kota Bekasi melakukan 26 kali razia dan menangkap 200 Gepeng. Ratusan Gepeng itu sudah diamankan ke balai rehabilitasi. Di Ramadhan tahun ini, Dinsos Kota Bekasi melakukan razia sepekan sekali. Para Gepeng yang ditangkap akan dilakukan pendataan.

“Mereka yang tertangkap kita catat identitasnya kemudian dari assessment itu kita lakukan pembinaan,” kata dia.

Mereka yang tertangkap wajib membuat perjanjian agar tidak mengemis lagi. Jika melanggar mereka akan dijatuhi sanksi.

Gepeng yang dari luar kota akan dipulangkan, sementara yang berasal dari Kota Bekasi akan diberikan pembinaan dan pelatihan. “Kita akan melihat, apa yang mereka perlukan. Kalau dia gak punya kampung, gak punya tempat tinggal nanti kita pikirkan tempat rehabilitasinya di mana,” ujar Epih.

Epih menjelaskan, tempat rehabilitasi tersebut akan mengungkapkan penyebab mereka mengemis. “Tidak selamanya Gepeng ini orang susah, ada yang di kampungnya punya kendaraan, rumah dan memang tujuan ke sini sebagai alat pencahariannya dia,” kata Epih yang berharap Bekasi bebas dari Gepeng.

Sumber: Republika

Tags: gelandang dan pengemisgelandangan musimangepengpengemis musimanramadhan
ShareTweetPin
Previous Post

Warga Padati Layanan Vaksinasi Malam Hari di PIK

Next Post

Mufti Ukraina Sebut Invasi Rusia Buat Umat Islam di Negaranya Kesulitan Beribadah Puasa

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Gubernur Mualem: Revisi UUPA untuk Hindari Potensi Konflik Aceh di Masa Depan

Gubernur Mualem: Revisi UUPA untuk Hindari Potensi Konflik Aceh di Masa Depan

Minggu (24/05/2026) - 22:19 WIB
MIN 27 Aceh Besar Sabet 11 Penghargaan di Festival Literasi Nasional 2026

MIN 27 Aceh Besar Sabet 11 Penghargaan di Festival Literasi Nasional 2026

Minggu (24/05/2026) - 22:14 WIB
Penyeberangan Jakarta–Malahayati Segera Beroperasi, Pangkas Biaya Logistik dan Dorong Ekonomi Aceh

Penyeberangan Jakarta–Malahayati Segera Beroperasi, Pangkas Biaya Logistik dan Dorong Ekonomi Aceh

Sabtu (23/05/2026) - 20:34 WIB
PLN Ungkap Gangguan Kelistrikan di Sumatra, Dipicu Cuaca Buruk di Jalur Transmisi Jambi

PLN Ungkap Gangguan Kelistrikan di Sumatra, Dipicu Cuaca Buruk di Jalur Transmisi Jambi

Sabtu (23/05/2026) - 00:43 WIB
Polresta Banda Aceh Selidiki Motif Terbakarnya Gedung Fakultas Pertanian USK

Polisi Periksa 15 Saksi Terkait Kebakaran Gedung Fakultas Pertanian USK

Sabtu (23/05/2026) - 00:27 WIB
PLN Selidiki Gangguan Kelistrikan di Sejumlah Wilayah Aceh

PLN Selidiki Gangguan Kelistrikan di Sejumlah Wilayah Aceh

Jumat (22/05/2026) - 20:04 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.