Rabu, April 22, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home KAMPUS

USK Kembali Tambah Lima Profesor

Redaksi Oleh Redaksi
Rabu (25/10/2023) - 15:38 WIB
in KAMPUS
0
USK Kembali Tambah Lima Profesor

Rektor USK, Prof. Dr. Ir. Marwan (Empat kanan) dan Ketua Senat Akademik USK, Prof. Dr. Ir. Abubakar, M.S (Tiga kanan) melakukan foto bersama dengan Lima Profesor baru USK yang berlangsung di gedung AAC Dayan Dawood, Banda Aceh, Selasa (24/10/2023). Foto: Ist

BANDA ACEH – Universitas Syiah Kuala (USK) melalui Sidang Terbuka Senat Akademik Universitas mengukuhkan lima profesor baru yang merupakan para pakar dari berbagai bidang keilmuan. Pengukuhan ini dipimpin oleh Ketua Senat Akademik Universitas (SAU), Prof. Dr. Abubakar, M.Si di Gedung AAC Dayan Dawood, Banda Aceh, Selasa (24/10/2023).

Lima Profesor baru tersebut adalah Prof. Dr. Mailizar, S.Pd., M.Ed, Prof. Dr. Devianti, S.TP., M.P, Prof. Dr. Muksin, S.Si., M.Si., M.Phil, Prof. Dr. Rizanizarli, S.H., M.H, dan Prof. Dr. Abd. Jamal, S.E., M.Si.

Rektor USK, Prof. Dr. Ir. Marwan mengatakan, laju pertumbuhan jumlah profesor di USK terus berkembang cukup menggembirakan. Jumlah profesor di USK saat ini 165 orang, berada di angka 8,9% dari jumlah dosen secara keseluruhan yaitu 1.840 dosen. Jumlah ini naik dua kali lipat jika dibandingkan dengan tahun 2020.

“Dalam tahun ini saja, USK sudah mengukuhkan 30 orang profesor, termasuk lima orang profesor yang dikukuhkan pada hari ini. Kami sangat optimis pertumbuhan profesor USK akan terus meningkat,” kata Rektor.

USK terus mendorong mereka yang masih menjabat lektor kepala, bisa segera mencapai jabatan fungsional tertingginya dalam waktu dekat. Harapan terbesar ini, utamanya ditujukan USK kepada para dosen yang berada dalam rumpun ilmu sosial humaniora, mengingat sebagian besar profesor yang ada masih didominasi oleh bidang sains.

“Kita semua berharap bahwa para profesor di USK, termasuk lima profesor yang dikukuhkan pada hari ini, mampu mengangkat martabat kampus ini, Aceh, dan Indonesia di pentas dunia melalui kepakaran mereka masing-masing,” jelasnya.

Salah satu profesor yang kami yakini mampu berkiprah signifikan bagi masyarakat dan bangsa ini adalah Prof. Dr. Mailizar, S.Pd., M.Pd yang berupaya untuk memajukan sistem pembelajaran di Indonesia, dengan meneliti teknologi Augmented Reality (AR).

“Kajian Prof. Mailizar ini menarik, sebab selama ini tantangan utama  dari pembelajaran matematika adalah terkait memahami konsep yang seringkali abstrak dan sulit diilustrasikan. Untuk itulah, Prof. Mailizar mencoba mengintegrasikan teknologi AR dalam pembelajaran matematika,” tutur Rektor.

Perhatian untuk keberlangsungan masa depan yang lebih baik juga dilakukan oleh Prof. Dr. Devianti, S.TP., M.P. Melalui kepakarannya di bidang Teknik Konservasi Tanah dan Air, berupaya menjawab permasalahan lingkungan yang terkait degradasi Daerah Aliran Sungai (DAS).

“Kajian Prof. Devianti menemukan bahwa penerapan sistem Agroforestry (penanaman kayu jati dan tanaman pertanian secara tumpangsari) dapat menurunkan erosi, sedimentasi dan peningkatan umur layanan waduk/sungai sesuai dengan perencanaan awal 50 tahun. Insyaallah kontribusi yang diberikan Prof. Devianti ini bisa membawa titik terang bagi permasalahan DAS selama ini,” sebutnya.

Semangat yang sama untuk menjaga lingkungan, khususnya mitigasi bencana juga dilakukan oleh Prof. Dr. Muksin, S.Si., M.Si., M.Phil melalui kepakarannya di bidang ilmu geofisika dan geologi. Dalam risetnya, ia menggunakan aplikasi seismologi untuk pengurangan resiko bencana.

“Beberapa yang sudah diuji olehnya adalah menggunakan aplikasi seismologi untuk melakukan investigasi sumber gempa bumi dan patahan aktif, melakukan pemetaan karakteristik tanah dan batuan pada suatu wilayah/mikrozonasi dan kerentanan seismik. Tidak hanya itu, Prof. Muksin juga menggunakan aplikasi seismologi dalam eksplorasi dan monitoring eksploitasi panas bumi,” ungkap Rektor.

Sementara itu, dengan kepakarannya di bidang hukum, Prof. Dr. Rizanizarli, S.H., M.H. berupaya memberikan kontribusinya dalam ruang lingkup hukum terhadap anak. Khususnya dalam menemukan solusi agar pemidanaan terhadap anak yang berkonflik dengan hukum (ABH) dapat dilakukan seminimal mungkin.

“Salah satu solusi yang Prof. Rizanizarli rekomendasikan adalah penerapan diversi dan keadilan restoratif yang berupaya memulihkan, sehingga anak tidak dipidana dan ditempatkan di penjara. Namun jika pemidanaan tidak dapat dihindari, maka Prof. Rizanizarli menekankan pentingnya penerapan konsep family model, bahwa seorang anak yang telah melakukan tindak pidana akan diberikan sanksi, namun tetap berada dalam kerangka kasih sayang, tidak diberi label sebagai penjahat dan diasingkan dari anggota keluarga dan masyarakat,” urainya.

Terakhir, Prof. Dr. Abd. Jamal, S.E. M.Si melalui kepakarannya di bidang ekonomi regional, berupaya mencari solusi agar ketimpangan pembangunan regional bisa direduksi. Dalam penelitiannya, ia menemukan bahwa keterlibatan masyarakat yang inklusif akan berdampak positif bagi peningkatan kesejahteraan sosial.

“Prof. Jamal menilai, untuk mereduksi ketimpangan antar wilayah dan meningkatkan kesejahteraan wilayah, dirinya menekankan dua hal yang harus diperhatikan. Pertama, adanya aliran uang masuk ke dalam wilayah tersebut (money inflows). Kedua, harus dipertahankan net transfer yang positif. Sehubungan dengan itu, suatu wilayah harus memiliki produksi yang dapat diekspor ke luar wilayah,” ujar Rektor.

Di sisi lain, penguatan aspek-aspek non ekonomi juga harus dilakukan, seperti sikap keterbukaan masyarakat pada pendatang. Maka penelitian Prof. Jamal ini sangat penting untuk didiseminasikan kepada khalayak luas. Hasil kajian ini dapat menjadi rujukan bagi pemangku kebijakan dalam merancang program-program pembangunan desa.

“Insyaallah, jika hasil kajian ini dapat diterapkan, maka persoalan ketimpangan baik di Aceh maupun berbagai daerah lainnya dapat tereduksi dengan baik,” pungkasnya.[]

Tags: Banda Acehheadlinekampus uskProfesorusk
ShareTweetPin
Previous Post

HMMH UNPAB Gelar Diskusi Progja dan Rencana Pelantikan

Next Post

HSN 2023, Reza Fahlevi Bicara Kontribusi Santri Bagi Negara

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Pemkab Pulau Buru Kirim 2.000 Botol Minyak Kayu Putih untuk Korban Bencana Aceh

Pemkab Pulau Buru Kirim 2.000 Botol Minyak Kayu Putih untuk Korban Bencana Aceh

Selasa (21/04/2026) - 22:10 WIB
Fadhlullah bersama Menko PMK dan Mendagri Serahkan Bantuan Rumah Rusak Korban Bencana di Aceh Tamiang

Fadhlullah bersama Menko PMK dan Mendagri Serahkan Bantuan Rumah Rusak Korban Bencana di Aceh Tamiang

Selasa (21/04/2026) - 22:08 WIB
Kemenag Tegaskan Tidak Ada Kebijakan Uang Kas Masjid Dikelola Pemerintah

Kemenag Tegaskan Tidak Ada Kebijakan Uang Kas Masjid Dikelola Pemerintah

Selasa (21/04/2026) - 22:04 WIB
Polda Aceh Limpahkan Dua Berkas Korupsi Beasiswa BPSDM ke JPU

Polda Aceh Limpahkan Dua Berkas Korupsi Beasiswa BPSDM ke JPU

Selasa (21/04/2026) - 15:54 WIB
BSI Perkuat Transformasi Digital untuk Layanan Keuangan Syariah yang Aman dan Inklusif

BSI Perkuat Transformasi Digital untuk Layanan Keuangan Syariah yang Aman dan Inklusif

Selasa (21/04/2026) - 15:50 WIB
Komunitas Pasar Jadi Garda Terdepan, BBPOM Aceh Tingkatkan Kapasitas Pengawasan

Komunitas Pasar Jadi Garda Terdepan, BBPOM Aceh Tingkatkan Kapasitas Pengawasan

Selasa (21/04/2026) - 15:43 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.