Minggu, April 19, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home INTERNASIONAL

Fiji Minta ke Cina dan AS untuk Jaga Kawasan Kepulauan Pasifik Bebas dari Konflik Militer

Redaksi Oleh Redaksi
Jumat (25/08/2023) - 12:35 WIB
in INTERNASIONAL
0
Negara di Kepulauan Pasifik

#image_title

 SYDNEY — Perdana Menteri Fiji, Sitiveni Rabuka, mengatakan bahwa Kepulauan Pasifik seharusnya menjadi ‘zona damai’, dan menambahkan bahwa ia berharap persaingan antara Amerika Serikat (AS) dan Cina di wilayah strategis tersebut tidak berkembang menjadi konflik militer.


Rabuka berbicara setelah menghadiri pertemuan puncak beberapa pemimpin Kepulauan Pasifik, di mana perubahan iklim dan keamanan regional mendominasi agenda. Para pemimpin Papua Nugini, Kepulauan Solomon, Vanuatu, Fiji, dan partai FLNKS yang berkuasa di Kaledonia Baru bertemu di Vanuatu pada hari Kamis (24/8/2023).


Para pemimpin Melanesian Spearhead Group (MSG) belum secara terbuka merilis deklarasi bersama tentang keamanan regional yang ditandatangani pada KTT tersebut. Namun Rabuka mengatakan bahwa diskusi difokuskan pada persaingan antara Amerika Serikat dan Cina di wilayah tersebut.


“Mereka mencoba mempolarisasi Pasifik ke dalam kubu-kubu mereka sendiri, jadi kita harus sangat yakin bahwa apa pun yang kita lakukan, kita harus memperhatikan kebutuhan kolektif Pasifik untuk menjadi zona perdamaian, zona wilayah non-blok,” ujarnya dalam sebuah pernyataan video yang dirilis pemerintah Fiji pada hari Jumat (25/8/2023).

 


“Mudah-mudahan hal itu tidak berkembang menjadi konflik militer atau kecemburuan militer yang akan menyebabkan penumpukan kekuatan militer atau senjata di daerah tersebut,” tambahnya.


Kelima negara tersebut, yang secara strategis terletak di Pasifik Selatan dan berperan penting selama Perang Dunia Kedua, kembali menjadi pusat kontes geopolitik. Diantaranya, Kepulauan Solomon memiliki pakta keamanan dengan Cina, Papua Nugini menandatangani kesepakatan kerja sama pertahanan dengan AS.


Sementara Fiji pekan lalu menjadi tuan rumah bersama konferensi kepala pertahanan Indo-Pasifik dengan AS, yang juga dihadiri oleh Cina.


Perdana Menteri Vanuatu Ishamel Kalsakau menghadapi reaksi politik karena menandatangani kesepakatan keamanan dengan sekutu AS, Australia, setelah beberapa anggota parlemen khawatir bahwa hal itu dapat membuat marah Cina, sebagai negara pemberi pinjaman hutang luar negeri terbesar negara tersebut.


Mahkamah Agung Vanuatu akan membuat keputusan pada hari Jumat mengenai apakah mosi tidak percaya terhadap Kalsakau mendapatkan cukup dukungan untuk menggulingkannya.


Rabuka mengatakan bahwa kekhawatiran mengenai pembuangan air dari pembangkit listrik tenaga nuklir Fukushima yang rusak juga dibahas oleh para pemimpin MSG. Di Fiji, sebuah pawai protes diadakan di ibu kota Suva pada hari Jumat untuk menentang pembuangan air oleh Jepang.

sumber : Reuters

Sumber: Republika

Tags: bebas konflik militerfijikepulauan pasifikkonflik cina amerika serikatzona damai
ShareTweetPin
Previous Post

Hasto: Arsip Nasional Jadi Inspirasi Hadapi Masa Depan

Next Post

Raisi: Iran Dukung Upaya Dedolarisasi oleh BRICS

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Dek Gam Persilahkan Pihak Lain Kelola Persiraja Banda Aceh

Dek Gam Tegaskan Laga Persiraja vs Garudayaksa Bukan Sekadar Tiga Poin

Sabtu (18/04/2026) - 22:49 WIB
Garudayaksa FC Fokus Redam Pergerakan Fitra Ridwan di Laga Tandang

Garudayaksa FC Fokus Redam Pergerakan Fitra Ridwan di Laga Tandang

Sabtu (18/04/2026) - 21:48 WIB
Persiraja Pincang Jelang Hadapi Garudayaksa FC, Jaya Hartono Tetap Targetkan Tiga Poin

Persiraja Pincang Jelang Hadapi Garudayaksa FC, Jaya Hartono Tetap Targetkan Tiga Poin

Sabtu (18/04/2026) - 21:42 WIB
5.426 Jemaah Haji Aceh Berangkat dalam 14 Kloter, Ini Jadwalnya

5.426 Jemaah Haji Aceh Berangkat dalam 14 Kloter, Ini Jadwalnya

Sabtu (18/04/2026) - 03:21 WIB
Besaran Otsus Aceh Masih Dibahas, Golkar Siap Dukung Hasil Kesepakatan

Besaran Otsus Aceh Masih Dibahas, Golkar Siap Dukung Hasil Kesepakatan

Jumat (17/04/2026) - 22:07 WIB
Menpar Widiyanti Tinjau Kesiapan Destinasi Super Prioritas Danau Toba

Menpar Widiyanti Tinjau Kesiapan Destinasi Super Prioritas Danau Toba

Jumat (17/04/2026) - 18:10 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.