Senin, Agustus 17, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home INTERNASIONAL

Paris Larang Anak-Anak Naik Kuda Poni

Redaksi Oleh Redaksi
Minggu (20/08/2023) - 17:11 WIB
in INTERNASIONAL
0
Paris akan melarang aktivitas naik kuda poni untuk anak-anak di taman umum mulai 2025.

#image_title

Paris akan melarang aktivitas naik kuda poni untuk anak-anak di taman umum mulai 2025.

PARIS — Paris akan melarang aktivitas naik kuda poni untuk anak-anak di taman umum mulai 2025. Keputusan ini menyusul kampanye aktivis hak-hak binatang yang mengatakan kuda poni tidak diperlakukan dengan baik.

Naik kuda poni telah menjadi kegiatan populer di taman Paris seperti Champ de Mars, Parc Monceau, dan Parc du Luxembourg selama beberapa dekade. Kebanyakan aktivitas ini berjalan pada akhir pekan dan selama liburan sekolah.

Kelompok hak-hak hewan telah berkampanye selama bertahun-tahun untuk melarang wahana tersebut. Mereka beralasan bahwa kuda poni harus bekerja berhari-hari tanpa pernah dipindahkan, tidak memiliki akses permanen ke air tawar dan jerami, serta menderita berjam-jam di truk pengangkut ke kota.

“Poni bukan mainan. Anak-anak tidak belajar apa-apa tentang mereka dari jalan-jalan ini, tidak ada hubungan emosional yang tercipta. Itu hanya mengubah kuda poni menjadi objek hiburan,” kata aktivis Paris Animaux Zoopolis (PAZ) Amandine Sansivens.

 

Petisi PAZ untuk melarang wahana tersebut telah mengumpulkan lebih dari 8.400 tanda tangan. Setelah memperkenalkan petisi untuk kesejahteraan kuda poni pada 2021, balai kota Paris sejak bulan lalu memutuskan untuk menghapus izin operator perjalanan yang melakukan aktivitas tersebut.

Direktur AnimaPoney Stephane Michaud yang mengoperasikan wahana kuda poni di beberapa taman di Paris mengatakan, kuda poninya hanya bekerja sekitar 150 hari per tahun. Di pusat kuda poni Rambouillet di selatan Paris, dia mengatakan, sejak 90-an, dia mulai membawa kuda poni dari pedesaan ke Paris karena pada saat itu kuda poni disimpan di kandang kuda di kota dalam kondisi yang kurang optimal.

“Saya telah bekerja dengan kuda poni selama 35 tahun, saya tahu kebutuhan mereka. Mereka memiliki semua yang mereka butuhkan,” kata Michaud.

Warga Paris bernama Meryem berusia 63 berjalan dengan dua kuda poni di tali, masing-masing membawa satu cucu. Dia mengatakan, jika wahana itu dilarang, balai kota harus menjelaskan alasannya.

“Tapi apa lagi yang harus kita hentikan? Menunggang kuda, menunggangi kuda polisi, memelihara kuda pacuan?” ujarnya.

sumber : Reuters

Sumber: Republika

Tags: Champ de Marskuda ponikuda poni di taman parisnaik kuda poniParc du LuxembourgParc Monceauparis larang aktivitas anak naik kuda poniparis larang anak anak naik kuda ponitaman paris
ShareTweetPin
Previous Post

Pasukan Ukraina Mulai Latihan Operasikan Jet Tempur F16

Next Post

RSHS Bandung Bakal Beri Sanksi Dokter Pelaku Perundungan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Kasus Narkotika Mendominasi Penerima Remisi di Aceh, Capai 2.665 Orang

Kasus Narkotika Mendominasi Penerima Remisi di Aceh, Capai 2.665 Orang

Senin (17/08/2026) - 14:00 WIB
HUT Ke-81 RI, Kepala Kemenag Aceh Besar: Jangan Sampai Kemajuan Teknologi Bikin Manusia Hilang Hati Nurani

HUT Ke-81 RI, Kepala Kemenag Aceh Besar: Jangan Sampai Kemajuan Teknologi Bikin Manusia Hilang Hati Nurani

Senin (17/08/2026) - 13:36 WIB
Brigjen Ari Wahyu Widodo Pimpin Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan di Polda Aceh

Brigjen Ari Wahyu Widodo Pimpin Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan di Polda Aceh

Senin (17/08/2026) - 13:30 WIB
Panglima Laot Aceh Imbau Nelayan Tak Melaut Saat HUT ke-81 RI

Panglima Laot Aceh Imbau Nelayan Tak Melaut Saat HUT ke-81 RI

Senin (17/08/2026) - 13:15 WIB
BSI Kibarkan Merah Putih 81 Meter, Titipkan Semangat Bangkit untuk Aceh Tamiang

BSI Kibarkan Merah Putih 81 Meter, Titipkan Semangat Bangkit untuk Aceh Tamiang

Senin (17/08/2026) - 13:09 WIB
21 Tahun Damai Aceh, Rektor UIN Ar-Raniry: Pembangunan Hanya Bisa Berjalan Tanpa Konflik

21 Tahun Damai Aceh, Rektor UIN Ar-Raniry: Pembangunan Hanya Bisa Berjalan Tanpa Konflik

Senin (17/08/2026) - 13:02 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.