Rabu, Juni 3, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home INTERNASIONAL

AS Ingatkan India Agar Kurangi Hubungan dengan Rusia

Redaksi Oleh Redaksi
Sabtu (02/04/2022) - 21:40 WIB
in INTERNASIONAL
0
Tank India meluncur selama latihan militer bersama Rusia, 23 Oktober 2013. Rusia menyumbang hampir 49 persen alat pertahanan India.

AS meminta agar India tidak meningkatkan impor energi dari Rusia.

WASHINGTON  — Pejabat Tinggi Keamanan Nasional Amerika Serikat (AS) meminta India agar mengurangi hubungan ekonomi dan militernya dengan Rusia. Hal ini sebagai bentuk peringatan terkait konsekuensi bagi negara mana pun yang membantu Moskow dalam upaya menghindari sanksi Barat baru-baru ini.

Wakil Penasihat Keamanan Nasional Washington untuk Ekonomi Internasional, Daleep Singh mendesak New Delhi untuk tidak meningkatkan impor energi Rusia, dan untuk menghindari langkah apa pun yang mungkin ‘melemahkan’ Dolar AS. Pernyataan itu ia sampaikan usai bertemu dengan pejabat India pada Kamis (31/3).

“Apa yang tidak ingin kami lihat adalah percepatan impor India dari Rusia terkait dengan energi atau ekspor lainnya yang saat ini dilarang oleh AS,” katanya seperti dikutip, Jumat (1/4).

“AS sangat tertarik untuk semua negara, terutama sekutu dan mitra kami untuk tidak menciptakan mekanisme yang menopang Rubel dan upaya untuk merusak sistem keuangan berbasis dolar,” tambah dia.

Singh pun mengutuk perang yang dilakukan Rusia di Ukraina. Singh mengatakan, kunjungannya ke India adalah semangat persahabatan untuk menjelaskan mekanisme sanksi AS. Namun, ia tetap mengingatkan bahwa akan ada konsekuensi untuk negara-negara yang secara aktif berusaha untuk menghindari atau mengulangi larangan tersebut.

Meski demikian, ia enggan menjelaskan secara rinci soal konsekuensi yang dimaksud. Sebab, Singh menyebut, hal itu merupakan perbincangan internal. “Diskusi pribadi yang tidak akan saya bagikan secara publik,” ujarnya.

Pernyataan Singh mengikuti laporan bahwa Moskow dan New Delhi saat ini sedang mengerjakan sistem pembayaran Rupee-Rubel yang akan memungkinkan kedua negara melakukan perdagangan bilateral dalam mata uang masing-masing. India juga baru-baru ini setuju untuk membeli sejumlah minyak mentah Rusia dengan potongan harga,

Keputusan ini berbeda dengan AS dan beberapa sekutunya yang telah memulai kampanye sanksi hukuman yang dirancang untuk mengisolasi ekonomi Rusia.

Sering digambarkan sebagai arsitek rezim sanksi AS di Moskow, Singh mengutip hubungan yang berkembang antara Rusia dan China. Dia mengingatkan bahwa kemitraan mereka dapat memiliki konsekuensi besar bagi India yang telah lama terkunci dalam sengketa teritorial dengan Beijing, yakni perbatasan Sino-India.

“Jika Anda membandingkannya dengan kenyataan bahwa China dan Rusia sekarang telah mendeklarasikan kemitraan tanpa batas, dan bahwa Rusia telah mengatakan bahwa China adalah mitra strategis terpentingnya, dengan perluasan, hal itu memiliki implikasi nyata bagi India,” katanya, mengklaim bahwa Moskow tidak akan datang untuk membela India jika terjadi serangan China.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov juga mengunjungi Ibu Kota India pada Kamis, bertepatan dengan pertemuan resmi dengan Singh serta Menteri Luar Negeri Inggris Liz Truss.

Meskipun pejabat Amerika Serikat, Australia, dan Inggris telah mengkritik penolakan India untuk mengikuti sanksi, Juru Bicara Departemen Luar Negeri AS, Ned Price menegaskan bahwa Washington tidak berusaha mengubah hubungan negara mana pun dengan Federasi Rusia, terutama India.

“Apa yang ingin kami lakukan, entah itu dalam konteks India atau mitra dan sekutu lain di seluruh dunia adalah melakukan semua yang kami bisa. Untuk memastikan bahwa komunitas internasional berbicara serempak,” ungkap Lavrov

Sumber: Republika

Tags: asas ingatkan indiahubungan india rusiaindiarusia invasi ukrainarusia serang ukrainarusia ukraina
ShareTweetPin
Previous Post

Polda Terima Laporan Musni Umar Terkait Tuduhan 'Profesor Gadungan'

Next Post

KPK Kembali Perpanjang Masa Penahanan Rahmat Effendi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Jelang Piala Dunia 2026, Kapolda Aceh Ingatkan Masyarakat Hindari Judi

Jelang Piala Dunia 2026, Kapolda Aceh Ingatkan Masyarakat Hindari Judi

Selasa (02/06/2026) - 22:53 WIB
Tuanku Muhammad Desak Gas Andaman Diprioritaskan untuk Aceh, Dukung Hilirisasi di KEK Arun

Tuanku Muhammad Desak Gas Andaman Diprioritaskan untuk Aceh, Dukung Hilirisasi di KEK Arun

Selasa (02/06/2026) - 22:47 WIB
Aceh Posisi 5 Penyumbang Inflasi Terbesar di Indonesia

Inflasi Aceh Mei 2026 Capai 0,60 Persen, Harga Pangan Jadi Pendorong Utama

Selasa (02/06/2026) - 22:25 WIB
391 Jemaah Haji Kloter JKG-01 Mendarat di Tanah Air, Awali Operasional Debarkasi Jakarta 2026

391 Jemaah Haji Kloter JKG-01 Mendarat di Tanah Air, Awali Operasional Debarkasi Jakarta 2026

Selasa (02/06/2026) - 16:08 WIB
Pendaki Asal Aceh Utara Hilang di Gunung Seulawah, Basarnas Kerahkan Tim SAR

Pendaki Asal Aceh Utara Hilang di Gunung Seulawah, Basarnas Kerahkan Tim SAR

Selasa (02/06/2026) - 15:59 WIB
BBPOM Aceh Gelar Tausiah dan Minum Jamu Bersama, Perkuat Budaya Kerja BerAKHLAK

BBPOM Aceh Gelar Tausiah dan Minum Jamu Bersama, Perkuat Budaya Kerja BerAKHLAK

Selasa (02/06/2026) - 15:44 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.