Selasa, April 21, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home INTERNASIONAL

Junta Myanmar Beri Grasi kepada Aung San Suu Kyi

Redaksi Oleh Redaksi
Selasa (01/08/2023) - 16:28 WIB
in INTERNASIONAL
0
Junta Myanmar memberikan grasi kepada Aung San Suu Kyi

#image_title

YANGON – Junta Myanmar memberikan grasi kepada Aung San Suu Kyi, pemimpin sipil yang mereka gulingkan dalam kudeta pada Februari 2021. Grasi turut diberikan kepada mantan presiden Win Myint, tokoh yang turut ditangkap bersama Suu Kyi ketika kudeta 2,5 tahun lalu.

“Grasi tidak akan mengampuni Aung San Suu Kyi dan Presiden Win Myint atas semua dugaan pelanggaran, tapi hanya mengurangi hukuman mereka,” tulis media Myanmar Now dalam laporannya, Selasa (1/8/2023).

Informasi mengenai pemberian grasi kepada Suu Kyi dan Win Myint tersiar sehari setelah junta memperpanjang keadaan darurat negara selama enam bulan ke depan. Junta telah empat kali melakukan perpanjang masa keadaan darurat sejak melaksanakan kudeta pada Februari 2021.

Berbarengan dengan perpanjangan masa keadaan darurat, junta Myanmar pun memutuskan menunda penyelenggaraan pemilu. Hal itu melenceng dari apa yang mereka janjikan ketika mengkudeta pemerintahan Suu Kyi. Alasan yang dipakai junta untuk menunda pemilu adalah masih berlangsungnya kekerasan.

“Agar pemilu bebas dan adil serta untuk dapat memberikan suara tanpa rasa takut, pengaturan keamanan yang diperlukan masih dibutuhkan dan periode keadaan darurat telah diperpanjang,” kata militer Myanmar dalam pernyataannya, Senin (31/7/2023) lalu.

Indonesia selaku ketua ASEAN tahun ini masih memantau perkembangan situasi terbaru di Myanmar, termasuk perihal penundaan pemilu. “Masih didalami perkembangan ini,” ujar Juru Bicara Kementerian Luar Negeri RI Teuku Faizasyah saat ditanya tentang bagaimana sikap Indonesia sebagai ketua ASEAN atas perkembangan di Myanmar, Selasa.

Teuku belum dapat memberi penjelasan lebih lanjut terkait perkembangan di internal ASEAN. “Saya tidak ada info,” ucapnya ketika ditanya tentang apakah sudah ada komunikasi di antara para negara anggota ASEAN terkait keputusan junta Myanmar menunda pemilu.

Pada 1 Februari 2021, militer Myanmar melancarkan kudeta terhadap pemerintahan sipil di negara tersebut. Mereka menangkap pemimpin de facto Aung San Suu Kyi, Presiden Win Myint, dan beberapa tokoh senior partai National League for Democracy (NLD). NLD adalah partai yang diketuai oleh Aung San Suu Kyi.

Kudeta dan penangkapan sejumlah tokoh itu merupakan respons militer Myanmar atas dugaan kecurangan pemilu  yang digelar pada November 2020. Dalam pemilu itu, NLD pimpinan Suu Kyi menang telak dengan mengamankan 396 dari 476 kursi parlemen yang tersedia. Itu merupakan kemenangan kedua NLD sejak berakhirnya pemerintahan militer di sana pada 2011.

Setelah kudeta, hampir seluruh wilayah di Myanmar diguncang gelombang demonstrasi. Massa menentang kudeta dan menyerukan agar para pemimpin sipil yang ditangkap dibebaskan. Namun militer Myanmar merespons aksi tersebut secara represif dan brutal.

Dalam laporannya yang diterbitkan pada Juni 2023 lalu, Peace Research Institute Oslo mengungkapkan, sejak kudeta pada Februari 2021, lebih dari 6.000 orang terbunuh di Myanmar. Sementara itu PBB menyebut, setidaknya 1,2 juta orang juga telah terlantar atau kehilangan tempat tinggal akibat pertempuran pasca-kudeta.

Sumber: Republika

Tags: Aung San Suu KyiAung San Suu Kyi diberi grasidakwaan Aung San Suu Kyidakwaan Aung San Suu Kyi diampunigrasi Aung San Suu Kyijunta militer myanmarjunta myanmar
ShareTweetPin
Previous Post

Sistem Kelistrikan di Istana Kepresidenan Jakarta Direvitalisasi

Next Post

Empat Sekuriti Ancol yang Aniaya Orang Sudah Ditahan dan Dipecat

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Pemkab Pulau Buru Kirim 2.000 Botol Minyak Kayu Putih untuk Korban Bencana Aceh

Pemkab Pulau Buru Kirim 2.000 Botol Minyak Kayu Putih untuk Korban Bencana Aceh

Selasa (21/04/2026) - 22:10 WIB
Fadhlullah bersama Menko PMK dan Mendagri Serahkan Bantuan Rumah Rusak Korban Bencana di Aceh Tamiang

Fadhlullah bersama Menko PMK dan Mendagri Serahkan Bantuan Rumah Rusak Korban Bencana di Aceh Tamiang

Selasa (21/04/2026) - 22:08 WIB
Kemenag Tegaskan Tidak Ada Kebijakan Uang Kas Masjid Dikelola Pemerintah

Kemenag Tegaskan Tidak Ada Kebijakan Uang Kas Masjid Dikelola Pemerintah

Selasa (21/04/2026) - 22:04 WIB
Polda Aceh Limpahkan Dua Berkas Korupsi Beasiswa BPSDM ke JPU

Polda Aceh Limpahkan Dua Berkas Korupsi Beasiswa BPSDM ke JPU

Selasa (21/04/2026) - 15:54 WIB
BSI Perkuat Transformasi Digital untuk Layanan Keuangan Syariah yang Aman dan Inklusif

BSI Perkuat Transformasi Digital untuk Layanan Keuangan Syariah yang Aman dan Inklusif

Selasa (21/04/2026) - 15:50 WIB
Komunitas Pasar Jadi Garda Terdepan, BBPOM Aceh Tingkatkan Kapasitas Pengawasan

Komunitas Pasar Jadi Garda Terdepan, BBPOM Aceh Tingkatkan Kapasitas Pengawasan

Selasa (21/04/2026) - 15:43 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.