Rabu, Juni 10, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home NASIONAL

Inovasi Model Jembatan Mahasiswa UMM Juara di Singapura

Redaksi Oleh Redaksi
Kamis (12/05/2022) - 08:28 WIB
in NASIONAL
0
Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menciptakan inovasi model jembatan. Inovasi yang dirancang oleh dua mahasiswa teknik sipil UMM ini berhasil meraih juara tiga pada kompetisi internasional, Bridge Design Competition di Nanyang Technology University (NTU) Singapura.

Dalam Bridge Design Competition mahasiswa UMM harus bersaing dengan 95 negara

 MALANG — Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menciptakan inovasi model jembatan. Inovasi yang dirancang oleh dua mahasiswa teknik sipil UMM ini berhasil meraih juara tiga pada kompetisi internasional, Bridge Design Competition di Nanyang Technology University (NTU) Singapura, akhir April lalu. 


Pada kompetisi tersebut, mahasiswa Erwin Yoga Pratama dan Aliek Puji Wahyudi harus bersaing dengan 95 tim lainnya. Para peserta tersebut berasal dari Malaysia, Vietnam, Mesir, India, Indonesia dan Singapura.


Erwin mengatakan, proses pembuatan model jembatan berlangsung singkat. Dari proses pengumuman petunjuk teknis perlombaan sampai tahap pengumpulan model hanya berkisar dua hari saja. “Adapun perancangan model jembatan didasarkan pada studi kasus yang diberikan oleh panitia,” jelasnya.


Saat merancang jembatan, tim merancang inovasi di beberapa aspek. Contohnya, pengurangan berat jembatan, pengurangan jumlah rangka dan pengurangan biaya pembangunan jembatan. Hal ini dilakukan agar jembatan yang dirancang lebih efisien dan efektif tanpa mengurangi faktor keamanan. 


Untuk pembuatan model, kata dia, dilakukan dua kali yaitu saat tahap awal setelah pendaftaran dan tahap pertengahan untuk menentukan 15 besar. Kedua model tersebut juga memiliki studi kasus yang berbeda-beda.


Pada model jembatan yang kedua, anak pertama dari dua bersaudara itu menjelaskan, timnya membuat jembatan campuran antara jembatan beton dan jembatan rangka. Jangka waktu pengerjaan model jembatan juga lebih lama dibanding model sebelumnya, yaitu tujuh hari. Penggabungan kedua jembatan ini berfungsi untuk mengatasi kasus yang ada di lapangan. 


Untuk model jembatan yang kedua, ada beberapa area yang tidak bisa dilewati kendaraan. “Oleh karenanya, kami membuat gabungan dua model jembatan agar bisa membuat jembatan baru yang berkelok,” ungkap Erwin dalam siaran pers yang diterima Republika, Rabu (11/5/2022).


Mengenai raihan juara, Erwin mengaku tidak menyangka dapat mengalahkan peserta lainnya dan dapat meraih juara tiga besar. Pasalnya, peserta yang ikut serta tidak tebatas dari Indonesia saja, tetapi juga beberapa negara. Banyak pula universitas-universitas ternama yang turut bersaing. 


Pada tahun lalu, Erwin pernah mengikuti perlombaan yang sama tetapi gagal di tengah jalan. Dia bersyukur pada tahun ini bisa lebih baik daripada tahun sebelumnya.


“Secara pribadi, saya juga ingin ilmu-ilmu dari kompetisi ini dapat kami bawa dan realisasikan ke pembangunan infrastruktur jembatan di Indonesia,” katanya.

Sumber: Republika

Tags: bridge design competitioninovasi model jembatanproses pembuatan model jembatanteknik sipil ummummuniversitas muhammadiyah malang
ShareTweetPin
Previous Post

Silaturahmi dengan Relawan, Erick Dapat Dukungan untuk Maju di Pilpres 2024

Next Post

Sekjen PBB Khawatir Kelaparan Meluas

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Di Hadapan Mendagri, Mualem Minta Percepatan Pemulihan Sawah dan Infrastruktur

Di Hadapan Mendagri, Mualem Minta Percepatan Pemulihan Sawah dan Infrastruktur

Selasa (09/06/2026) - 21:14 WIB
Manuskrip Bersejarah Aceh Dua Dekade Dikuasai Oknum Bangsawan Malaysia, Upaya Hukum Internasional Disiapkan

Manuskrip Bersejarah Aceh Dua Dekade Dikuasai Oknum Bangsawan Malaysia, Upaya Hukum Internasional Disiapkan

Selasa (09/06/2026) - 21:11 WIB
TVRI Gratiskan Lisensi Nobar Piala Dunia 2026, Warkop Aceh Dapat Kepastian Usaha

TVRI Gratiskan Lisensi Nobar Piala Dunia 2026, Warkop Aceh Dapat Kepastian Usaha

Selasa (09/06/2026) - 15:22 WIB
Dua Kloter Jemaah Haji Aceh Tiba di Madinah, Berikut Aktivitasnya

Dua Kloter Jemaah Haji Aceh Tiba di Madinah, Berikut Aktivitasnya

Selasa (09/06/2026) - 12:03 WIB
Wagub Fadhlullah Bersama Menteri Sosial Hadiri Open House Sekolah Rakyat di Aceh Besar

Wagub Fadhlullah Bersama Menteri Sosial Hadiri Open House Sekolah Rakyat di Aceh Besar

Senin (08/06/2026) - 21:30 WIB
COMCARE VI Disiapkan, HMP KPI Hadirkan Ruang Belajar Kepemimpinan bagi Mahasiswa

COMCARE VI Disiapkan, HMP KPI Hadirkan Ruang Belajar Kepemimpinan bagi Mahasiswa

Senin (08/06/2026) - 21:26 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.