Minggu, April 19, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home INTERNASIONAL

WHO: Covid-19 Sebabkan 15 Juta Kematian

Redaksi Oleh Redaksi
Jumat (06/05/2022) - 07:58 WIB
in INTERNASIONAL
0
Tim TRC Kota Yogyakarta memakamkan jenazah dengan protokol kesehatan Covid-19 di Makam Jati Terban, Yogyakarta, Jumat (18/2/2022). Laporan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menunjukkan jumlah kematian akibat Covid-19 mencapai tiga kali lipat yang ditunjukkan data resmi.

Jumlah kematian ini lebih besar dari yang dilaporkan sebelumnya, terbesar di India

 JAKARTA — Laporan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menunjukkan jumlah kematian akibat Covid-19 mencapai tiga kali lipat yang ditunjukkan data resmi. Badan PBB itu menyatakan pada Kamis (5/5/2022) terdapat 14,9 juta kematian terkait Covid-19 hingga akhir 2021, alih-alih 5,4 juta kematian seperti yang dilaporkan sebelumnya pada periode Januari 2020 hingga Desember 2021.


Angka kematian yang lebih tinggi akibat Covid-19 ini juga mencerminkan orang-orang yang meninggal sebagai akibat tidak langsung dari wabah. Termasuk, mereka yang tidak dapat mengakses layanan kesehatan karena sistem yang kewalahan akibat gelombang besar infeksi. 


Jumlah ini juga memperhitungkan kematian yang seharusnya bisa dihindari selama pandemi. Misalnya, risiko kecelakaan lalu lintas yang rendah selama karantina wilayah.


Namun, jumlah kematian ini juga jauh lebih tinggi dari perhitungan resmi karena kematian yang tak terjawab di negara-negara dengan pelaporan yang tidak memadai. Bahkan sebelum pandemi, kata WHO, terdapat enam dari 10 kematian di seluruh dunia yang tidak terdaftar.


Laporan WHO menyebutkan hampir setengah kemarian yang belum terhitung saat ini terjadi di India. Laporan itu menunjukkan 4,7 juta orang meninggal dunia akibat pandemi, terutama selama lonjakan besar pada Mei dan Juni 2021. Sementara, pemerintah India melaporkan angka kematian pada periode Januari 2020 hingga Desember 2021 sebanyak 480 ribu jiwa.


WHO mengatakan belum memeriksa data terbaru yang diserahkan India, yang telah membantah estimasi WHO. WHO mengatakan akan menambahkan penafian dalam laporannya, menyoroti pelaporan yang tengah dilakukan dengan India.


Dalam pernyataan yang dikeluarkan setelah angka-angka itu diterbitkan, India mengatakan WHO merilis laporan tanpa mengindahkan keprihatinan India terhadap ‘metode yang dipertanyakan’.


Panel WHO yang terdiri dari pakar internasional telah mengerjakan data menggunakan kombinasi informasi nasional dan loka, serta model statistik untuk memperkirakan total data yang tidak lengkap. Metode inilah yang dikritik India.


Namun demikian, penilaian independen lainnya sepakat menempatkan kematian di India jauh lebih tinggi dari penghitungan resmi pemerintah. Termasuk, laporan yang diteritkan Science yang menunjukkan tiga juta orang mungkin telah meninggal karena Covid-19 di negara tersebut.


Samira Asma, asisten direktur WHO untuk data, mengatakan, data adalah darah bagi kesehatan masyarakat. Ini diperlukan untuk menilai dan belajar dari apa yang terjadi selama pandemi.


Ia menyerukan kepada negara-negara untuk meningkatkan akurasi pelaporan. “Terlalu banyak yang tidak diketahui,” katanya.

sumber : Reuters

Sumber: Republika

Tags: Angka Kematianindiajumlah kematian covid-19kematian akibat covid-19layanan kesehatanPandemiwho
ShareTweetPin
Previous Post

Biden Kunjungi Seoul dan Tokyo Bahas Program Nuklir Pyongyang

Next Post

BMKG: Tiga Wilayah Jakarta Bakal Diguyur Hujan Hari Ini

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Dek Gam Persilahkan Pihak Lain Kelola Persiraja Banda Aceh

Dek Gam Tegaskan Laga Persiraja vs Garudayaksa Bukan Sekadar Tiga Poin

Sabtu (18/04/2026) - 22:49 WIB
Garudayaksa FC Fokus Redam Pergerakan Fitra Ridwan di Laga Tandang

Garudayaksa FC Fokus Redam Pergerakan Fitra Ridwan di Laga Tandang

Sabtu (18/04/2026) - 21:48 WIB
Persiraja Pincang Jelang Hadapi Garudayaksa FC, Jaya Hartono Tetap Targetkan Tiga Poin

Persiraja Pincang Jelang Hadapi Garudayaksa FC, Jaya Hartono Tetap Targetkan Tiga Poin

Sabtu (18/04/2026) - 21:42 WIB
5.426 Jemaah Haji Aceh Berangkat dalam 14 Kloter, Ini Jadwalnya

5.426 Jemaah Haji Aceh Berangkat dalam 14 Kloter, Ini Jadwalnya

Sabtu (18/04/2026) - 03:21 WIB
Besaran Otsus Aceh Masih Dibahas, Golkar Siap Dukung Hasil Kesepakatan

Besaran Otsus Aceh Masih Dibahas, Golkar Siap Dukung Hasil Kesepakatan

Jumat (17/04/2026) - 22:07 WIB
Menpar Widiyanti Tinjau Kesiapan Destinasi Super Prioritas Danau Toba

Menpar Widiyanti Tinjau Kesiapan Destinasi Super Prioritas Danau Toba

Jumat (17/04/2026) - 18:10 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.