Rabu, Juni 10, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home INTERNASIONAL

Selandia Baru akan Berantas Penuh Penyakit Sapi Menahun

Redaksi Oleh Redaksi
Kamis (05/05/2022) - 18:56 WIB
in INTERNASIONAL
0
Sapi (ilustrasi)

Menteri Pertanian Selandia Baru Damien O’Connor mengatakan pada Kamis (5/5/2022), sebanyak 271 peternakan telah dibersihkan dari bakteri Mycoplasma bovis. Hanya satu peternakan di negara itu yang masih memiliki penyakit bakteri. Selandia Baru akan menjadi negara pertama yang berhasil menghapusnya sepenuhnya.

O’Connor mengatakan itu merupakan proses traumatis bagi para petani yang terkena dampak. Jika infeksi ditemukan di peternakan, bahkan sapi yang sehat pun harus dimatikan untuk memastikan penyakit itu dibasmi.

Pertanian adalah penghasil ekspor terbesar dan vital bagi perekonomian Selandia Baru. Ketika Mycoplasma bovis pertama kali ditemukan di negara itu pada 2017, memicu tanggapan besar dari pemerintah yang menyimpulkan bahwa hanya ada satu kesempatan untuk melenyapkan penyakit tersebut sebelum menyebar luas.

Penyakit yang ditemukan pada sapi di Amerika Serikat dan Eropa berasal dari Mycoplasma bovis. Bakteri jenis itu adalah bakteri yang dapat menyebabkan sapi menderita mastitis, radang paru-paru, radang sendi, dan kondisi menyakitkan lainnya.

Bakteri tersebut tidak dianggap sebagai ancaman terhadap keamanan pangan. Namun penyakit yang ditimbulkan pada sapi dapat menyebabkan penderitaan dan mengakibatkan penurunan produksi susu dan daging.

O’Connor mengatakan peternakan terakhir dengan penyakit itu adalah tempat pakan ternak dengan ternak datang untuk digemukkan sebelum disembelih. Dia mengatakan pertanian akan dibersihkan dari penyakit akhir tahun ini. Selanjutnya, penyakit ini akan terus dipantau selama beberapa bulan untuk menyatakan bahwa bakteri itu telah hilang, 

Menurut O’Connor, tindakan Selandia Baru adalah terobosan. “Ini sangat signifikan, dan saya pikir ada negara lain yang memiliki M. bovis yang akan mencari tahu lebih banyak tentang pilihan mereka untuk memberantas juga,” ujarnya.

O’Connor mengatakan biaya akhir untuk program pemberantasan kemungkinan akan sedikit di bawah anggaran 886 juta dolar Selandia Baru. Dana tersebut digunakan untuk operasi, pengawasan, dan kompensasi. Pemerintah mengambil sebagian besar pengeluaran, dengan petani dan industri ternak juga berkontribusi.

Perdana Menteri Jacinda Ardern mengatakan kemitraan pemerintah dengan industri pertanian sangat penting untuk keberhasilan program. “Ketika kami mengambil satu kesempatan untuk membasmi, kami melakukannya untuk melindungi kawanan nasional kami dari penyakit yang menyakitkan, ekonomi kami dari goncangan tajam, dan komunitas pedesaan kami dari kecemasan yang meluas,” katanya.

Selandia Baru memiliki 6,3 juta sapi perah dan 4 juta sapi potong, sehingga jumlah ternaknya dua kali lipat dari populasi manusia. Produk susu mewakili ekspor tunggal terbesar negara itu, dengan sebagian besar dijual ke China untuk digunakan dalam susu formula bayi.

Sumber: Republika

Tags: bakteri M. bovisjacinda ardernpenyakit sapi menahunpeternakan selandia barusapi selandia baru kena penyakitselandia baru
ShareTweetPin
Previous Post

Jasa Marga : Puncak Arus Balik akan Mencapai 269 Ribu Kendaraan

Next Post

Usai Idul Fitri Terjadi Lonjakan Kasus Covid-19, IDI: Ada Tiga Kemungkinan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Di Hadapan Mendagri, Mualem Minta Percepatan Pemulihan Sawah dan Infrastruktur

Di Hadapan Mendagri, Mualem Minta Percepatan Pemulihan Sawah dan Infrastruktur

Selasa (09/06/2026) - 21:14 WIB
Manuskrip Bersejarah Aceh Dua Dekade Dikuasai Oknum Bangsawan Malaysia, Upaya Hukum Internasional Disiapkan

Manuskrip Bersejarah Aceh Dua Dekade Dikuasai Oknum Bangsawan Malaysia, Upaya Hukum Internasional Disiapkan

Selasa (09/06/2026) - 21:11 WIB
TVRI Gratiskan Lisensi Nobar Piala Dunia 2026, Warkop Aceh Dapat Kepastian Usaha

TVRI Gratiskan Lisensi Nobar Piala Dunia 2026, Warkop Aceh Dapat Kepastian Usaha

Selasa (09/06/2026) - 15:22 WIB
Dua Kloter Jemaah Haji Aceh Tiba di Madinah, Berikut Aktivitasnya

Dua Kloter Jemaah Haji Aceh Tiba di Madinah, Berikut Aktivitasnya

Selasa (09/06/2026) - 12:03 WIB
Wagub Fadhlullah Bersama Menteri Sosial Hadiri Open House Sekolah Rakyat di Aceh Besar

Wagub Fadhlullah Bersama Menteri Sosial Hadiri Open House Sekolah Rakyat di Aceh Besar

Senin (08/06/2026) - 21:30 WIB
COMCARE VI Disiapkan, HMP KPI Hadirkan Ruang Belajar Kepemimpinan bagi Mahasiswa

COMCARE VI Disiapkan, HMP KPI Hadirkan Ruang Belajar Kepemimpinan bagi Mahasiswa

Senin (08/06/2026) - 21:26 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.