Banda Aceh- Komunitas Konservasi Penyu Lampuuk bersama masyarakat melepas 55 ekor tukik dari spesies penyu belimbing, Selasa (16/1/2024). Puluhan masyarakat ikut serta dalam kegiatan pelepasan tukik di bibir pantai Babah Dua, Lampuuk, Aceh Besar. Kegiatan dimulai dengan edukasi tentang penyu dan diakhiri dengan pelepasan tukik.
Seorang peserta kegiatan, Riski (21), mengatakan bahwa dirinya baru pertama kali mengikuti kegiatan ini, dia mengaku sangat senang bisa mengikuti pelepasan tukik dan mendapat ilmu seputar penyu.
“Sangat seru ya pelepasan tukik hari ini, saya juga mendapatkan pengalaman baru dan pengetahuan tentang tukik dan penyu,” ungkap Riski saat diwawancara Lensakita.com, Selasa (16/1/2024).
Pernyataan serupa juga disampaikan seorang peserta lain, Fatin (20), mengatakan dirinya juga baru pertama kali ikut dalam kegiatan semacam ini. Menurutnya kegiatan ini sangat bermanfaat dan bukan hal yang bisa sering dilakukan karena siklus hidup dan musim bertelur penyu.
“Ini sangat seru dan merupakan pengalaman pertama juga bagi saya. Dan saya merasa beruntung karena ini hal yang tidak bisa dinikmati kapan saja karena ada musimnya,” ungkapnya.

Fatin berharap akan adanya kesadaran dan keikutsertaan kaum muda untuk melestarikan penyu. Secara luas menurutnya, hal itu juga berdampak pada kepedulian terhadap lingkungan sekitar yang harus dijaga.
“Harapannya untuk kaum muda yang pasti bisa lebih peduli lagi dan ikut serta terhadap lingkungan apalagi penyu merupakan hewan yang dilindungi,” pungkasnya.
Koordinator Lapangan Konservasi Penyu Lampuuk, Iksan mengatakan kegiatan pelepasan tukik berjalan lancar.
“Alhamdulillah sukses. Kita berhasil melepaskan tukik jenis penyu belimbing sebanyak 55 ekor,” ungkapnya Iksan
Iksan yang akrab disapa Aduen itu juga mengatakan, kegiatan pelepasan tukik merupakan bentuk kesadaran masyarakat dalam berdonasi dan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan.
“Banyak peserta yang berasal dari berbagai macam kalangan, mereka berdonasi dan kami jadikan untuk biaya operasional di tahun mendatang,” tutupnya. (Chairil Aqsha/Lensakita.com)








