Kamis, Juni 4, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home INTERNASIONAL

Yunani Tingkatkan Eksplorasi Gas untuk Kurangi Ketergantungan Energi Rusia

Redaksi Oleh Redaksi
Rabu (13/04/2022) - 15:19 WIB
in INTERNASIONAL
0
Kapal tanker Sun Arrows memuat muatannya berupa gas alam cair dari proyek Sakhalin-2 di pelabuhan Prigorodnoye, Rusia, pada 29 Oktober 2021. Yunani akan mempercepat pengeboran hidrokarbon dan eksplorasi gas, untuk mengurangi ketergantungannya pada energi Rusia.

Mencari solusi bahan bakar fosil adalah satu-satunya pilihan bagi Yunani.

 ATHENA — Yunani akan mempercepat pengeboran hidrokarbon dan eksplorasi gas, untuk mengurangi ketergantungannya pada energi Rusia. Langkah itu dilakukan ketika beberapa negara Eropa lainnya ingin mengurangi ketergantungan pada energi Rusia.


“Kami memiliki indikasi yang membuat kami optimis dengan hati-hati. Kita harus tahu pasti apakah ada cadangan yang secara ekonomi layak untuk digali. Kita akan tahu pada akhir 2023,” kata Perdana Menteri Yunani Kyriakos Mitsotakis, dilansir Anadolu Agency, Rabu (13/4/2022).


Mitsotakis mengatakan, mengurangi ketergantungan pada gas alam Rusia dan mencari solusi bahan bakar fosil adalah satu-satunya pilihan bagi Yunani. Hal ini akan memastikan swasembada negara dan harga yang lebih terjangkau.


Upaya peningkatan eksplorasi akan berkonsentrasi pada enam wilayah, satu di wilayah Epirus utara dan lima lokasi lainnya di lepas pantai dalam zona ekonomi eksklusif, termasuk Laut Ionia, Teluk Kyparissia, dan Kreta.


Mitsotakis mengatakan, Yunani tidak akan mengabaikan tujuan jangka panjangnya untuk mengurangi emisi karbon. Pada 7 April Yunani mengumumkan akan melipatgandakan produksi lignitnya. Sebelum perang Rusia-Ukraina dimulai, Rusia menyediakan sekitar 40 persen dari konsumsi gas alam Yunani. 


Sebelumnya, OPEC mengatakan kepada Uni Eropa pada Senin (11/4/2022), sanksi saat ini dan di masa depan terhadap Rusia dapat menciptakan salah satu guncangan pasokan minyak terburuk. OPEC juga mengatakan tidak mungkin mengganti volume tersebut, serta mengisyaratkan pihaknya tidak akan memompa lebih banyak.


OPEC telah menolak seruan Amerika Serikat dan Badan Energi Internasional untuk memompa lebih banyak minyak mentah guna mendinginkan harga, yang mencapai puncak 14 tahun bulan lalu setelah Washington dan Brussels memberlakukan sanksi terhadap Moskow menyusul invasi Rusia ke Ukraina.

Sumber: Republika

Tags: bahan bakar fosileksplorasi gasinvasi rusiaketergantungan energi rusiaopecuni eropayunani
ShareTweetPin
Previous Post

Kolaborasi Komunikasi Publik Kunci Sukseskan Program JKN-KIS

Next Post

Kapuskes TNI: Jenderal Andika Hapus Tes Keperawanan Calon Prajurit Wanita

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Gus Irfan Bidik Pasar Katering Haji Arab Saudi untuk Produk Pangan Indonesia

Gus Irfan Bidik Pasar Katering Haji Arab Saudi untuk Produk Pangan Indonesia

Kamis (04/06/2026) - 16:29 WIB
Menag Tegaskan Zakat Tidak Boleh Digunakan di Luar Asnaf

Menag: Jabatan Adalah Amanah, Jangan Tergoda Gratifikasi dan Suap

Kamis (04/06/2026) - 16:23 WIB
Penumpang Angkutan Udara dan Laut di Aceh Menurun

Penumpang Pesawat dan Kapal di Aceh Turun pada April 2026

Kamis (04/06/2026) - 16:13 WIB
Malaysia Dominasi Kunjungan Turis ke Aceh Oktober 2024

Kunjungan Wisman ke Aceh Naik 14,75 Persen pada April 2026, Okupansi Hotel Ikut Menguat

Kamis (04/06/2026) - 16:10 WIB
Hari Kedua Pencarian, Pendaki Hilang di Gunung Seulawah Belum Ditemukan

Hari Kedua Pencarian, Pendaki Hilang di Gunung Seulawah Belum Ditemukan

Kamis (04/06/2026) - 16:05 WIB
Nilai Ekspor Aceh Tembus 56,99 Juta Dolar AS, Impor Didominasi Gas Propana dan Butana

Nilai Ekspor Aceh Tembus 56,99 Juta Dolar AS, Impor Didominasi Gas Propana dan Butana

Kamis (04/06/2026) - 15:01 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.