Senin, Juli 27, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home INTERNASIONAL

Warga Asing Mulai Tinggalkan Shanghai

Redaksi Oleh Redaksi
Jumat (29/04/2022) - 12:26 WIB
in INTERNASIONAL
0
Anggota manajemen kompleks mengirimkan makanan kepada orang-orang yang dikarantina di tengah penguncian penuh kota di Shanghai, Cina, 27 April 2022.

Jumlah orang asing di China telah berkurang setengahnya sejak pandemi dimulai.

 SHANGHAI — Sebagian besar penduduk asing atau ekspatriat mulai meninggalkan Shanghai, karena penguncian Covid-19 yang cukup berat. Hal ini merusak daya tarik kota paling kosmopolitan di China daratan, dan mendorong orang lain untuk memikirkan kembali masa depan mereka di kota metropolitan tersebut.


“Jumlah orang asing di China telah berkurang setengahnya sejak pandemi dimulai dan dapat berkurang setengahnya lagi musim panas ini,” kata Presiden Kamar Dagang Eropa, Joerg Wuttke.


Sekolah internasional Inggris Wellington College International Shanghai mengirim surat kepada orang tua pada 15 April. Surat tersebut menyatakan bahwa beberapa guru di sekolah tersebut ingin kembali ke negara asal mereka. 


Beberapa keluarga sedang mempertimbangkan kembali masa depan mereka di Shanghai, dan memperpanjang batas waktu bagi orang tua untuk menarik anak-anak mereka dari sekolah. Namun Wellington College tidak menanggapi permintaan komentar.


Survei Kamar Dagang Amerika pada April menemukan, 44,3 persen responden mengatakan, mereka akan kehilangan staf ekspatriat jika pembatasan Covid-19 tetap berlaku hingga tahun depan. Pembatasan di Shanghai awalnya ditetapkan hanya untuk lima hari. Tetapi pembatasan diperpanjang hingga minggu keempat, dan tidak ada kejelasan kapan pembatasan tersebut dapat dicabut.


Beberapa ekspatriat yang telah meninggalkan Shanghai mengatakan, mereka harus menempuh upaya yang sulit untuk mencapai bandara. Mereka harus membayar taksi dengan harga tinggi yaitu mencapai 500 dolar AS. Padahal biasanya mereka hanya membayar taksi seharga 30 dolar AS.


Para ekspatriat juga harua berjuang melawan pekerja yang menghalangi kepergian mereka. Para ekspatriat juga terdampar di bandara setelah penerbangan mereka tiba-tiba dibatalkan. Salah satu ekspatriat yang enggan disebut namanya menggambarkan bagaimana dia dan putrinya yang berusia lima bulan tidur di lantai Bandara Pudong selama seminggu, dan kehabisan makanan. Dia terpaksa menginap di bandara karena memiliki masalah dengan dokumen bayinya, yang membuat dia tidak bisa naik pesawat.  Penguncian telah menutup kantor visa dan banyak perusahaan administrasi di Shanghai 


“Dengan apa yang saya hadapi, biarkan saya kembali ke negara saya dan melakukan sesuatu di sana,” kata wanita warga negara asing tersebut.


Shanghai adalah basis bagi sebaian besar perusahaan multinasional dan telah lama menjadi magnet bagi ekspatriat. Shanghai secara resmi menjadi rumah bagi 164 ribu penduduk asing tahun lalu. Jumlah tersebut menurun dibandingkan pada 2018, dengan 215 ribu pemegang visa kerja.


Seorang warga asing Jennifer Li berencana meninggalkan Shanghai. Dia telah sebelas tahun tinggal di kota tersebut. Li menggambarkan bagaimana dia dan keluarganya mengalami kesulitan mendapatkan makanan, dan ketakutan akan dipisahkan dari anggota keluarga jika terinfeksi Covid-19.


“Penanganan Covid-19 membuat kita sadar betapa nyawa manusia dan kesehatan mental manusia tidak penting bagi pemerintah ini,” ujar Li. 

sumber : Reuters

Sumber: Republika

Tags: chinacovid 19covid-19 chinacovid-19 shanghaiorang asing tinggalkan shanghaipembatasan di shanghaishanghai
ShareTweetPin
Previous Post

Moderna Siapkan Vaksin Covid-19 Khusus Anak

Next Post

Korsel akan Cabut Mandat Penggunaan Masker di Luar Ruangan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

BWI Tegaskan Komitmen Fasilitasi Penyelesaian Status Wakaf Blang Padang

BWI Tegaskan Komitmen Fasilitasi Penyelesaian Status Wakaf Blang Padang

Jumat (24/07/2026) - 22:42 WIB
Aceh dan Pemerintah Pusat Perkuat Sinergi Kawal Implementasi MoU Helsinki

Aceh dan Pemerintah Pusat Perkuat Sinergi Kawal Implementasi MoU Helsinki

Jumat (24/07/2026) - 22:38 WIB
Persiraja Perkenalkan Tujuh Pemain Sambut Musim 2026/27

Persiraja Perkenalkan Tujuh Pemain Sambut Musim 2026/27

Jumat (24/07/2026) - 16:44 WIB
Sekda Aceh: Pembangunan Huntara Capai 99 Persen, Fokus Beralih ke Huntap

Sekda Aceh: Pembangunan Huntara Capai 99 Persen, Fokus Beralih ke Huntap

Jumat (24/07/2026) - 15:53 WIB
Forkopimda Aceh Sepakat Putus Akses Pasok BBM ke Tambang Ilegal

Forkopimda Aceh Sepakat Putus Akses Pasok BBM ke Tambang Ilegal

Jumat (24/07/2026) - 15:51 WIB
Untuk Pertama Kalinya, 248 Kepala SMA, SMK dan SLB se-Aceh Dilantik Langsung oleh Gubernur Mualem

Untuk Pertama Kalinya, 248 Kepala SMA, SMK dan SLB se-Aceh Dilantik Langsung oleh Gubernur Mualem

Jumat (24/07/2026) - 15:49 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.