Sabtu, Oktober 17, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home NASIONAL

Wagub Jawa Barat Pantau Pantai Pangandaran kala libur Lebaran

Redaksi Oleh Redaksi
Sabtu (07/05/2022) - 12:01 WIB
in NASIONAL
0
Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum memantau aktivitas Pantai Pangandaran, Kabupaten Pangandaran, Jumat (6/5/2022), yang menjadi destinasi wisata saat musim libur Lebaran 2022.  Obyek wisata pantai Pangandaran ramai dikunjungi wisatawan saat liburan.

Pangandaran jadi skala prioritas karena ingin dijadikan tujuan wisata internasional

PANGANDARAN–Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum memantau aktivitas Pantai Pangandaran, Kabupaten Pangandaran, Jumat (6/5/2022), yang menjadi destinasi wisata saat musim libur Lebaran 2022.  Pemantauan terkait fokus kesiapan sarana prasarana, infrastruktur, serta penerapan protokol kesehatan di objek wisata.


Uu, mengungkapkan peninjauan ini dilakukan sebagai bentuk pemantauan dan evaluasi dalam rangka menjadikan Pangandaran sebagai salah satu lokasi wisata berskala internasional di Jabar.


Menurutnya, momentum liburan Lebaran ini merupakan saat yang tepat untuk menilai progres yang sudah dilakukan, mengingat jumlah wisatawan mencapai 100.000 orang per harinya.”Pangandaran dijadikan skala prioritas karena Pak Gubernur (Ridwan Kamil) ingin Pangandaran ini menjadi wisata internasional. Oleh karena itu kami perlu menyediakan sarana, prasarana dan infrastruktur yang memang harus disediakan,” ujar Uu.


Salah satu evaluasi yang akan ditindaklanjuti adalah di saat banyak orang seperti saat ini, katanya. Dari hasil pemantauan tersebut, Uu mencatat tiga hal utama yang akan dilaporkan untuk ditindaklanjuti, yakni masalah ketersediaan lahan parkir, masalah sampah yang masih banyak berserakan, dan akses jalan pulang para wisatawan masih terhambat.


Ia memaparkan kesadaran masyarakat akan parkir dengan benar masih minim, sehingga masih ditemukan mobil-mobil terparkir di tengah jalan dan membuat kemacetan.Selain itu, Uu mengatakan Pemda Kabupaten Pangandaran sudah menyiapkan tiga jalur alternatif untuk wisatawan pulang di libur Lebaran tahun ini, guna mengurangi kemacetan di jalur utama.


“Barusan banyak kendaraan yang parkir di tengah jalan, akhirnya mengganggu dan digeser, digotong. Itu merepotkan warga. Oleh karena itu, hal ini juga menjadi bahan evaluasi kami yang akan dilaporkan kepada Pak Gubernur,” kata Uu.


Kemudian juga yang menjadi permasalahan adalah akses jalan pulang. Kalau berangkat lancar, tetapi di saat pulang dari Pangandaran, selalu macet di perjalanan. “Kemarin ada yang bilang sampai 7-8 jam,” ucapnya.Oleh karena itu dipikirkan juga jalur alternatif untuk pulang, ternyata sudah dipersiapkan oleh Pemkab, tinggal mengeksekusi,” katanya.


Terkait penerapan prokes, Uu mengakui bahwa wisatawan lebih longgar prokes dibandingkan tahun sebelumnya.Untuk itu, ia mengimbau agar masyarakat tetap mengikuti arahan pemerintah untuk menjaga prokes, meskipun sedang berada di lokasi wisata.


Uu juga melaporkan, tingkat keterisian tempat tidur atau Bed Occupancy Rate (BOR) di Jabar sudah mendekati nol, tempat-tempat isolasi Covid-19 pun sudah mulai kosong.Oleh karena itu, ia optimistis pandemi Covid-19 di Jabar akan segera berakhir.”Kalau dari progres, diakui memang tidak seperti tahun kemarin, karena memang di sini orangnya banyak, tetapi kami punya keyakinan di Jabar pandemi akan berakhir. Apalagi barusan saya (dapat laporan) BOR sudah hampir nihil, tempat-tempat isolasi sudah kosong, kami yakin setelah lebaran tahun ini tidak akan ada lagi peningkatan,” kata Uu.


Tetapi tetap prokes sebagaimana arahan Pemerintah Pusat harus tetap dilaksanakan, katanya, sekalipun di tempat wisata seperti ini. “Wisata boleh, tetapi prokes tetap dilaksanakan,” katanya.

sumber : antara

Sumber: Republika

Tags: libur lebaranpantai pangandaranpemprov jabarwisata internasional
ShareTweetPin
Previous Post

Menhub: Baru 36 Persen Pemudik Mobil Pribadi yang Kembali dari Mudik Lebaran

Next Post

Wisatawan Masih Padati Kepulauan Seribu

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Gubernur Mualem Minta Bupati/Wali Kota se-Aceh Siapsiaga Hadapi Potensi Bencana

Mualem Imbau Masyarakat Aceh Waspadai Dampak Kabut Asap Karhutla

Jumat (16/10/2026) - 20:37 WIB
Penantian Puluhan Tahun Berakhir, KUA Pulo Aceh Gelar Akad Nikah Perdana di Kantor

Penantian Puluhan Tahun Berakhir, KUA Pulo Aceh Gelar Akad Nikah Perdana di Kantor

Jumat (16/10/2026) - 14:15 WIB
Satu FC Juara Piala Rektor UIN Ar-Raniry 2026, Habib Cetak Gol Penalti di Akhir Laga

Satu FC Juara Piala Rektor UIN Ar-Raniry 2026, Habib Cetak Gol Penalti di Akhir Laga

Kamis (15/10/2026) - 22:40 WIB
PT Socfindo Seumanyam Dukung Program Pemkab Abdya Penyaluran CSR Tepat Sasaran

PT Socfindo Seumanyam Dukung Program Pemkab Abdya Penyaluran CSR Tepat Sasaran

Kamis (15/10/2026) - 22:16 WIB
Kapolri: Polri Perkuat Penegakan Hukum dan Pemadaman Karhutla

Kapolri: Polri Perkuat Penegakan Hukum dan Pemadaman Karhutla

Kamis (15/10/2026) - 16:52 WIB
Yahwa Dampingi Aktris Luna Maya Serahkan Bantuan Renovasi MIN Montasik Aceh Besar

Yahwa Dampingi Aktris Luna Maya Serahkan Bantuan Renovasi MIN Montasik Aceh Besar

Kamis (15/10/2026) - 16:44 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.