Rabu, Juni 10, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home DAERAH

USK dan GIZ Gelar Seminar Nasional Pengelolaan Lahan Gambut

Febby Andriyani Oleh Febby Andriyani
Kamis (16/02/2023) - 20:51 WIB
in DAERAH
0
USK dan GIZ Gelar Seminar Nasional Pengelolaan Lahan Gambut

USK dan GIZ Gelar Seminar Nasional Pengelolaan Lahan Gambut. Foto: Mardili/Lensakita.com

BANDA ACEH – Universitas Syiah Kuala (USK) melalui Pusat Riset Pembangunan Pedesaan dan Pertanian Berkelanjutan, bekerja sama dengan GIZ menggelar Seminar Nasional Pengelolaan Lahan Gambut Berkelanjutan.

Kegiatan yang diselenggarakan secara daring dan luring ini dibuka oleh Ketua Pusat Pengembangan Hilirasi dan Inovasi USK Prof Sri Haryani, di Multi Purpose Room Fakultas Pertanian USK, Banda Aceh, Kamis (16/2/2023).

Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Sustainable Use of Peatland and Haze Mitigation in ASEAN (SUPA) yang dilaksanakan GIZ. Dengan tujuan, untuk memperkuat Sekretariat ASEAN dan negara anggota ASEAN untuk mengimplementasikan ASEAN Peatland Management Strategy dan Rencana Aksi Nasional Lahan Gambut. SUPA Komponen 1 ini didanai bersama oleh Republik Federal Jerman dan Uni Eropa.

Ketua Pusat Riset Pembangunan Pedesaan dan Pertanian Berkelanjutan Prof Ahmad Humam Hamid, dalam sambutannya mengatakan kegiatan ini merupakan acara yang penting dalam upaya melestarikan lahan gambut.

Untuk itulah, dirinya menyampaikan terima kasih atas kepercayaan GIZ selaku pelaksana program SUPA yang telah melibatkan USK terhadap upaya-upaya penyelamatan lingkungan ini.

“Jadi ini adalah sebuah kemuliaan. Karena ini adalah upaya luar biasa untuk penyelamatan umat manusia dan nasib bumi secara keseluruhan,” kata Humam Hamid.

Principal Advisor GIZ-SUPA Berthold Haasler mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menemukan metodologi yang tepat terkait upaya pengelolaan lahan gambut di lapangan.

Karena dirinya menilai, lahan gambut sangat penting bagi kelangsungan hidup manusia. Ada begitu banyak manfaat dari lahan gambut ini, di antaranya adalah menyimpan karbon serta pemelihara ekosistem, pengendalian banjir serta penyedia sumber daya kayu dan non kayu.

Hanya saja, selama ini ekosistem pada lahan gambut terancam akibat upaya pembangunan yang tak terkendali. Kondisi ini juga menjadi ancaman bagi masyarakat yang menggantungkan hidupnya pada lahan gambut.

“Maka seminar ini, diharapkan bisa memberi informasi berguna bagi kita semua, khususnya bagi masyarakat yang tinggal di kawasan gambut,” ucapnya.

Pada kesempatan ini, Sri Haryani menyampaikan apresiasi atas terjalinnya kerja sama antara USK dengan GIZ-SUPA sehingga seminar nasional ini dapat terlaksana. Dirinya pun berharap, kegiatan ini bisa kian menumbuhkan kepekaan atau wawasan dalam pengelolaan lahan gambut.

Adapun narasumber dalam seminar nasional ini adalah Riza Murti Subekti dari Direktorat Pengendalian Kerusakan Gambut Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan; Aswansyah Putra, dari Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh; Kepala Dinas LHK Aceh A. Hanan.

Kemudian Technical Advisor SUPA Barbara Goncalves; Ketua Jurusan Prodi Kehutanan FP USK Prof Ashabul Anhar, dan Learning & Knowledge Management Specialist Kemitraan Indonesia Hasantoha Adnan Syahputra.[]

Tags: dlhkfakultas pertanianSeminar nasionalusk
ShareTweetPin
Previous Post

Kejagung Tak Ajukan Banding Vonis Ringan Eliezer: Sudah Terwujud Keadilan

Next Post

LSM Kita Peduli Galang Dana untuk Korban Gempa Turki dan Suriah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

BBPOM Perkuat Pengembangan Obat Bahan Alam Berbasis Kearifan Lokal di Aceh Jaya

BBPOM Perkuat Pengembangan Obat Bahan Alam Berbasis Kearifan Lokal di Aceh Jaya

Rabu (10/06/2026) - 16:25 WIB
30 Pengelola Perpustakaan di Aceh Barat Daya Ikuti Pelatihan INLISLite

30 Pengelola Perpustakaan di Aceh Barat Daya Ikuti Pelatihan INLISLite

Rabu (10/06/2026) - 16:23 WIB
Tinjau Sabang Fair, Wakil Wali Kota Sabang Dorong Sistem Kerja Kebersihan Lebih Efektif

Tinjau Sabang Fair, Wakil Wali Kota Sabang Dorong Sistem Kerja Kebersihan Lebih Efektif

Rabu (10/06/2026) - 16:17 WIB
Kloter BTJ-02 Masuk Asrama Haji, 393 Jemaah Siap Terbang ke Tanah Suci

Alur Kedatangan Jemaah Haji Aceh di Tanah Air, Ini Tahapan yang Harus Dilalui

Rabu (10/06/2026) - 13:43 WIB
Jemaah Haji Gelombang II Mulai Diberangkatkan ke Madinah 8 Juni

Berikut Jadwal Kepulangan Jemaah Haji Aceh 2026, Kloter Pertama Tiba 15 Juni

Rabu (10/06/2026) - 13:38 WIB
USK Kukuhkan Lima Profesor Baru: Perkuat Inovasi dan Solusi bagi Masyarakat Aceh

USK Kukuhkan Lima Profesor Baru: Perkuat Inovasi dan Solusi bagi Masyarakat Aceh

Rabu (10/06/2026) - 13:04 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.