BANDA ACEH – Sriwijaya FC memastikan kesiapan mereka jelang laga tandang menghadapi Persiraja Banda Aceh pada lanjutan kompetisi Pegadaian Championship 2025/26 di Stadion H. Dimurthala, Lampineung, Senin (24/11/2025) malam.
Duel yang akan kick off pukul 20.30 WIB itu menjadi kesempatan penting bagi Laskar Wong Kito untuk bangkit dari tren negatif.
Dalam konferensi pers jelang pertandingan di Banda Aceh, Minggu (23/11/2025), Pelatih Kepala Sriwijaya FC, Budi Sudarsono, menegaskan bahwa timnya siap tampil optimal meski tidak diperkuat skuad penuh.
“Insya Allah kita sudah siap untuk main besok malam. Taktik kita lihat besok, tapi saya tekankan ke pemain bahwa yang penting siap untuk bermain. Mudah-mudahan besok berjalan lancar sampai selesai,” ungkap Budi.
Budi mengungkapkan kondisi pemain Sriwijaya FC dalam keadaan cukup baik, meskipun mereka hanya membawa 16 pemain ke Banda Aceh. Beberapa pemain lainnya absen karena sakit.
“Kondisi pemain kita Alhamdulillah lumayanlah. Kita bawa 16 pemain karena ada yang sakit, hanya itu yang siap,” jelasnya.
Budi juga tidak menutup-nutupi kondisi timnya yang tengah terpuruk. Dari 11 pertandingan sebelumnya, Sriwijaya FC belum sekali pun meraih kemenangan. Ia pun berharap banyak pada bursa transfer putaran kedua yang segera dibuka.
“Memang posisi kita belum pernah menang dan dari 11 pertandingan situasinya sangat memprihatinkan untuk tim sekelas Sriwijaya. Yang kita tunggu adalah transfer window putaran kedua, bagaimana di situ kita bisa hidup lagi,” katanya.
Meski begitu, Budi menegaskan bahwa target utama tim saat ini adalah bertahan di kompetisi.
“Target kita tidak degradasi. Saya menekankan ke pemain untuk pertandingan besok supaya kita lebih kerja keras. Mau hasil seperti apa, nanti lihat di pertandingan. Yang penting mau kerja, hasilnya kita serahkan setelah pertandingan saja,” ucap Budi.
Menghadapi Persiraja, sang pelatih mengakui kekuatan lawan, terlebih Laskar Rencong berhasil mengalahkan Sriwijaya FC pada pertemuan pertama di Palembang.
“Menurut saya tim Persiraja tim yang sangat kuat karena pertandingan pertama mereka bisa menang di kandang Sriwijaya. Pemain asingnya juga bagus. Dalam sepak bola, kita tidak bisa hanya mewaspadai satu pemain, tapi semuanya,” ungkapnya.
Budi juga berharap agar pertandingan berjalan aman dan lancar. “Mau bagaimana pun kita tetap harus syukuri. Yang penting berjalan lancar dan semua selamat,” tutupnya.
Sriwijaya FC kini berharap laga di Lampineung dapat menjadi titik balik untuk mengubah perjalanan mereka di musim ini.[]









