Rabu, April 22, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home NASIONAL

Soal Potensi Gabung BRICS, Kemlu RI: Akan Diumumkan pada Waktunya

Redaksi Oleh Redaksi
Selasa (01/08/2023) - 18:01 WIB
in NASIONAL
0
Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi mengajak negara-negara anggota BRICS Untuk memperjuangkan hak pembangunan setiap negara dan memperkuat multilateralisme.

#image_title

JAKARTA — Wacana tentang ekspansi keanggotaan koalisi ekonomi BRICS (Brasil, Rusia, India, Cina, dan Afrika Selatan) telah bergulir selama beberapa bulan terakhir. Beberapa negara pun sudah secara terbuka menyatakan keinginan bergabung dengan BRICS. Indonesia menjadi salah satu negara yang kerap disebut berminat masuk menjadi bagian dari koalisi tersebut.

Kendati demikian, hingga saat ini, Indonesia belum secara terbuka menjelaskan sikapnya tentang kemungkinan bergabung dengan BRICS. Republika sempat menanyakan hal tersebut kepada Juru Bicara (Jubir) Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI Teuku Faizasyah. Namun dia tak memberi jawaban pasti. “Akan disampaikan pada waktunya,” ujarnya ketika ditanya tentang kemungkinan Indonesia bergabung dengan BRICS.

Jawaban Teuku mengisyaratkan bahwa sudah ada pembahasan tentang apakah Indonesia harus bergabung dengan BRICS. Namun Teuku menambahkan, informasi mengenai hal itu di luar kapasitasnya sebagai jubir Kemlu RI. “Artinya pihak yang berkompetensi yang bisa menjawab hal yang ditanyakan bukan saya. Di sisi lain, untuk bergabung di satu organisasi ada proses yang perlu dilalui,” ucapnya.

Ketika ditanya siapa yang berkompetensi menjawab pertanyaan tentang kemungkinan Indonesia bergabung dengan BRICS, Teuku menyarankan untuk mencoba mengontak Kemterian Koordinator Bidang Perekonomian. Sementara itu beberapa negara telah secara resmi mengajukan permohonan keanggotaan BRICS. Di kawasan Asia, terdapat Bangladesh yang mengambil langkah tersebut.

Laman Dhaka Tribune, dalam laporannya pada 19 Juni 2023 lalu mengungkapkan, permohonan keanggotaan kepada BRICS diajukan menyusul pertemuan Perdana Menteri Bangladesh Sheikh Hasina dan Presiden Afsel Cyril Ramaphosa di Jenewa pada 14 Juni 2023. Seorang sumber mengungkapkan, Ramaphosa menyambut positif keinginan Bangladesh bergabung dengan BRICS.

Kabar itu pun dikonfirmasi Menteri Luar Negeri Bangladesh Masud bin Momen. “Ya, kami telah menyatakan minat kami dan melamar untuk bergabung dengan aliansi,” ujarnya.

Di sela-sela kabar tersebut, Dura Besar Rusia untuk Mesir Georgy Borizenko mengklaim, Kairo pun sudah resmi mengajukan permohonan keanggotaan BRICS. “Mesir mengajukan permohonan bergabung dengan BRICS karena salah satu inisiatif yang sedang dijalankan oleh BRICS saat ini, yaitu penggunaan mata uang alternatif dalam perdagangan, baik itu mata uang nasional atau pembentukan mata uang bersama. Mesir sangat tertarik dengan hal ini,” ucapnya pada 15 Juni 2023 lalu.

Pada akhir Juni, Ethiopia, salah satu negara Afrika dengan pertumbuhan ekonomi tercepat, juga mengumumkan akan bergabung dengan BRICS. “Kami berharap BRICS akan memberi kami tanggapan positif atas permintaan yang kami buat,” kata Jubir Kemlu Ethiopia Meles Alem kepada awak media pada 29 Juni 2023.

Kemudian pada 21 Juli 2023 lalu, Presiden Aljazair Abdelmadjid Tebboune mengatakan bahwa negaranya sudah mengajukan permohonan keanggotaan BRICS. “Kami secara resmi melamar untuk bergabung dengan grup BRICS, kami mengirim surat yang meminta untuk menjadi anggota pemegang saham di bank (BRICS Development Bank). Kontribusi pertama Aljazair di bank yaitu 1,5 miliar dolar AS,” ucapnya.

Pada 25 Juli 2023, sekutu Rusia, yakni Belarusia, juga turut memngumumkan bahwa mereka sejak Mei 2023 sudah mendaftar untuk menjadi anggota BRICS. “Keputusan ini merupakan langkah yang sangat logis dalam konteks memperluas kerja sama dalam format multilateral dengan mitra tradisional dan negara sahabat,” kata Kemlu Belarusia dalam sebuah pernyataan, dilaporkan RIA Novosti.

Pada Juni lalu, Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Ryabkov mengatakan, setidaknya sudah terdapat hampir 20 negara yang berupaya memperoleh keanggotaan BRICS. “Jumlah negara yang ingin bergabung ke BRICS terus bertambah,” ujarnya, dilaporkan kantor berita Rusia, TASS, 15 Juni 2023.

Dia menyebut, negara-negara yang berminat bergabung dengan BRICS berasal dari dunia Arab dan kawasan Asia-Pasifik. Ryabkov menekankan, dalam BRICS tidak dianut prinsip “pemimpin-pengikut”. Posisi semua negara anggota setara.

Perluasan koalisi BRICS….

Sumber: Republika

Tags: anggota bricsbricsindonesia diminta gabung bricsindonesia gabung bricskoalisi bricsktt brics
ShareTweetPin
Previous Post

Ratifikasi Swedia Masuk NATO Tertunda Lagi karena Anggota Partai Berkuasa Hungaria Absen

Next Post

Kasus Pelecehan Anak Paling Mengerikan, Korban Hingga 1.600 Orang

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Jemaah Haji Aceh Tempati Kamar Setara Hotel Bintang 3 Selama di Asrama Sebelum Berangkat

Jemaah Haji Aceh Tempati Kamar Setara Hotel Bintang 3 Selama di Asrama Sebelum Berangkat

Rabu (22/04/2026) - 14:01 WIB
Pemkab Pulau Buru Kirim 2.000 Botol Minyak Kayu Putih untuk Korban Bencana Aceh

Pemkab Pulau Buru Kirim 2.000 Botol Minyak Kayu Putih untuk Korban Bencana Aceh

Selasa (21/04/2026) - 22:10 WIB
Fadhlullah bersama Menko PMK dan Mendagri Serahkan Bantuan Rumah Rusak Korban Bencana di Aceh Tamiang

Fadhlullah bersama Menko PMK dan Mendagri Serahkan Bantuan Rumah Rusak Korban Bencana di Aceh Tamiang

Selasa (21/04/2026) - 22:08 WIB
Kemenag Tegaskan Tidak Ada Kebijakan Uang Kas Masjid Dikelola Pemerintah

Kemenag Tegaskan Tidak Ada Kebijakan Uang Kas Masjid Dikelola Pemerintah

Selasa (21/04/2026) - 22:04 WIB
Polda Aceh Limpahkan Dua Berkas Korupsi Beasiswa BPSDM ke JPU

Polda Aceh Limpahkan Dua Berkas Korupsi Beasiswa BPSDM ke JPU

Selasa (21/04/2026) - 15:54 WIB
BSI Perkuat Transformasi Digital untuk Layanan Keuangan Syariah yang Aman dan Inklusif

BSI Perkuat Transformasi Digital untuk Layanan Keuangan Syariah yang Aman dan Inklusif

Selasa (21/04/2026) - 15:50 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.