BANDA ACEH – Dua korban yang terseret arus di Sungai Brayeun, Gampong Meunasah Mesjid, Kecamatan Leupung, Aceh Besar kembali ditemukan meninggal dunia. Hingga kini seluruh korban telah ditemukan Tim SAR Gabungan.
Dua korban itu adalah Fakhrul Razi (20), warga negara asing (WNA) Malaysia dan Darazatul Aulia (17), warga Gampong Rumoh Panjang, Kuala Bate Aceh Barat Daya (Abdya).
Kepala Basarnas Banda Aceh, Ibnu Harris Al Hussain, mengatakan pukul 07.45 WIB pencarian hari ketiga dilanjutkan dengan menggunakan tiga unit perahu karet atau LCR.
“Pukul 08.15 WIB satu orang Darazatul Aulia 17 tahun, alamat Rumoh Panjang Kuala Bate Aceh Barat Daya ditemukan mengapung dalam kondisi meninggal dunia pada jarak 1,5 kilometer dari LKP,” ucap Ibnu Harris kepada wartawan, Sabtu (27/8/2022).
Harris menyampaikan, pencarian dilakukan dengan tehnik penyisiran di atas permukaan air serta penyisiran darat hingga radius tiga kilometer dari Lokasi Kejadian Peristiwa (LKP) menuju ke muara.
“Pukul 10.00 WIB Tim SAR gabungan menemukan satu orang korban an. Fakhrul Razi 20 tahun dalam keadaan meninggal dunia korban ditemukan di area pulau Ujong Pulut dengan jarak lima Nm dari LKP,” ungkapnya.
Harris menuturkan, pelaksanaan operasi SAR hari ketiga, Tim SAR gabungan telah menemukan semua korban yang terseret air bah di Sungai Brayeun Leupung beberapa hari lalu. Dia menyebutkan, Informasi cuaca di lokasi hujan, debit air tinggi, arus deras dan keruh.
“Dengan telah ditemukan semua korban, maka operasi SAR ditutup,” demikian Harris.[]










