Minggu, Mei 24, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home DAERAH

Relawan Muhammadiyah Berikan Layanan Kesehatan di Daerah Terisolir Aceh Timur

Redaksi Oleh Redaksi
Sabtu (17/01/2026) - 15:05 WIB
in DAERAH
0
Relawan Muhammadiyah Berikan Layanan Kesehatan di Daerah Terisolir Aceh Timur

Relawan Muhammadiyah Berikan Layanan Kesehatan di Daerah Terisolir Aceh Timur. Foto: Ist

Aceh Timur – Relawan Muhammadiyah melalui Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) terus memperluas bantuan kemanusiaan hingga wilayah terisolir di Kabupaten Aceh Timur, mereka hadir untuk memberikan layanan medis (kesehatan) spesialistik.

Dua hari lalu, Tim MDMC melalui Emergency Medical Team (EMT) Muhammadiyah berhasil menjangkau wilayah terisolir di Dusun Sarah Raja, Desa Sah Raja, serta Dusun Sijuk, Desa Sijudo, Kecamatan Pante Bidari, untuk memberikan layanan medis spesialistik kepada warga terdampak banjir.

Pemimpin Tim EMT Muhammadiyah, dr M Irfan Rizaldy mengatakan, perjalanan menuju lokasi pengungsian di Dusun Sarah Raja menuntut perjuangan fisik dan logistik yang tidak ringan. Mereka harus melewati medan yang tidak dapat dijangkau kendaraan biasa.

“Kami hadir untuk memastikan bahwa warga di pelosok, terdalam sekalipun tidak merasa sendirian dalam menghadapi musibah ini,” kata dr M Irfan Rizaldy, Sabtu (17/1/2026).

Mobilisasi tim dilakukan secara estafet, diawali dengan penggunaan kendaraan gardan ganda untuk melintasi jalan berlumpur, kemudian dilanjutkan dengan motor trail dengan dukungan komunitas IMTRAX untuk menembus jalur sempit dan licin.

Karena akses darat terputus oleh sungai dan genangan air, tim kemudian menggunakan perahu untuk menyeberang sebelum melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki menanjak menuju tenda-tenda pengungsian warga.

Meski berada di lokasi terpencil dengan fasilitas yang sangat terbatas, MDMC tetap menghadirkan layanan medis yang memadai, termasuk pemeriksaan oleh dokter spesialis kulit dan dokter umum.

“Kehadiran tim disambut haru oleh warga yang telah berminggu-minggu mengalami keterbatasan akses layanan kesehatan,” tuturnya.

Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 86 pasien tercatat menerima penanganan medis dengan keluhan yang didominasi penyakit kulit akibat buruknya sanitasi pascabanjir, infeksi saluran pernapasan, hipertensi, serta kelelahan ekstrem. Tim juga memberikan obat-obatan dan edukasi kesehatan kepada para pengungsi.

“Kondisi di Dusun Sarah Raja cukup memprihatinkan karena letaknya yang benar-benar terputus. Namun, melihat semangat dari 86 pasien yang kami layani hari, rasa lelah tim terbayar lunas,” imbuh Dr M Irfan.

Layanan medis tersebut merupakan bagian dari misi besar MDMC DIY di Aceh Timur yang melibatkan tenaga profesional dari RS PKU Muhammadiyah Sleman, RS AMC, PKU Bantul, PKU Gombong, serta Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta.

Hingga saat ini, respons MDMC telah melayani lebih dari 900 warga di Aceh Timur dan akan terus menyiagakan personel. Rotasi tim direncanakan berlangsung pada 19 Januari 2026 guna memastikan layanan kesehatan dan pendampingan psikososial di daerah terisolir tetap berjalan hingga masa pemulihan berakhir.

Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) merupakan lembaga penanggulangan bencana Persyarikatan Muhammadiyah yang bergerak dalam kegiatan mitigasi, kesiapsiagaan, tanggap darurat, serta rehabilitasi pascabencana di seluruh Indonesia.

Sementara itu, Juru Bicara Posko Bencana Banjir dan Longsor Aceh, Murthalamuddin mengapresiasi sikap proaktif dan kepedulian berbagai lembaga yang telah ikut membantu memberikan layanan kesehatan kepada masyarakat terdampak, termasuk dari Muhammadiyah.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah dengan berbagai lembaga sangat krusial, mengingat karakteristik bencana hidrometeorologi seperti banjir dan tanah longsor membutuhkan penanganan yang komprehensif.

“Kolaborasi bersama seperti inilah yang sangat dibutuhkan untuk mempercepat proses pemulihan pascabencana di Aceh,” kata Murthalamuddin.

Untuk diketahui, Pemerintah Aceh melalui Dinas Kesehatan dan Health Emergency Operational Center (HEOC) terus melakukan pemantauan harian, penguatan layanan kesehatan di lapangan.

Koordinasi lintas sektor juga terus dilakukan pemerintah Aceh untuk memastikan kesehatan masyarakat korban bencana tetap terjaga, khususnya bagi kelompok rentan seperti bayi, balita, ibu hamil, lansia, dan penyandang disabilitas di wilayah terdampak.[]

ShareTweetPin
Previous Post

Pakai Dana BOSP 2026, SMAN 3 Manyak Payed Rampungkan Rehabilitasi Mobiler Pascabanjir

Next Post

Akhyar Ilyas Tegaskan Persiraja Siap Tempur Hadapi PSMS Medan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Penyeberangan Jakarta–Malahayati Segera Beroperasi, Pangkas Biaya Logistik dan Dorong Ekonomi Aceh

Penyeberangan Jakarta–Malahayati Segera Beroperasi, Pangkas Biaya Logistik dan Dorong Ekonomi Aceh

Sabtu (23/05/2026) - 20:34 WIB
PLN Ungkap Gangguan Kelistrikan di Sumatra, Dipicu Cuaca Buruk di Jalur Transmisi Jambi

PLN Ungkap Gangguan Kelistrikan di Sumatra, Dipicu Cuaca Buruk di Jalur Transmisi Jambi

Sabtu (23/05/2026) - 00:43 WIB
Polresta Banda Aceh Selidiki Motif Terbakarnya Gedung Fakultas Pertanian USK

Polisi Periksa 15 Saksi Terkait Kebakaran Gedung Fakultas Pertanian USK

Sabtu (23/05/2026) - 00:27 WIB
PLN Selidiki Gangguan Kelistrikan di Sejumlah Wilayah Aceh

PLN Selidiki Gangguan Kelistrikan di Sejumlah Wilayah Aceh

Jumat (22/05/2026) - 20:04 WIB
The Palace Gandeng Yayasan Luna Maya Nawasena Bantu Warga Terdampak Banjir Pidie Jaya

The Palace Gandeng Yayasan Luna Maya Nawasena Bantu Warga Terdampak Banjir Pidie Jaya

Jumat (22/05/2026) - 14:24 WIB
Polresta Banda Aceh Selidiki Motif Terbakarnya Gedung Fakultas Pertanian USK

Polresta Banda Aceh Selidiki Motif Terbakarnya Gedung Fakultas Pertanian USK

Kamis (21/05/2026) - 17:01 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.