Jumat, Juli 24, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home NASIONAL

Rayakan 17 Agustus, Komunitas Ciliwung: Indonesia Belum Merdeka dari Sampah

Redaksi Oleh Redaksi
Kamis (17/08/2023) - 13:58 WIB
in NASIONAL
0
Anggota Komunitas Peduli Ciliwung (KPC) yang juga River Defender, Suparno Jumar, turut membersihkan sampah di Sungai Ciliwung usai upacara pengibaran bendera, Kamis (17/8/2023).

#image_title

Anggota Komunitas Peduli Ciliwung (KPC) yang juga River Defender, Suparno Jumar, turut membersihkan sampah di Sungai Ciliwung usai upacara pengibaran bendera, Kamis (17/8/2023).

BOGOR— Di tengah perayaan hari kemerdekaan ke-78 Republik Indonesia, Komunitas Peduli Ciliwung (KPC) menilai Indonesia masih belum merdeka dari persoalan sampah. Sebab, tata kelola sampah di beberapa daerah dinilai buruk dan membuat kewalahan Pemerintah Daerah terkait.


Anggota KPC yang juga River Defender, Suparno Jumar, mengatakan tata kelola sampah yang buruk bisa menyebabkan pencemaran baik di tanah, sungai, hingga udara. Di mana sebagian masyarakat masih kerap membakar sampah dan menyebabkan pencemaran udara. 


“Di daerah lain tata kelola sampah yang buruk membuat kepala daerah dan dinas terkait kewalahan menangani pengelolaan sampah,” kata Suparno kepada wartawan di Kota Bogor, Kamis (17/8/2023).


Di samping itu, menurut Suparno, di tengah musim kemarau ini banyak sampah yang berada di aliran sungai, sedang tertunda dan mengendap. Apalagi kondisi debit air di sungai saat ini sedang berkurang.


Sebab, sambung dia, bisa saja ketika masyarakat membuang sampah ke sub Daerah Aliran Sungai (DAS) dan mikro DAS, belum terbawa aliran sungai. Karena bersamaan dengan air hujan yang masuk ke selokan atau saluran air.


“Saat ini dipastikan sampah itu kondisinya direm, dicegah. Karena populasi masyarakat bertambah, produksi sampah pasti meningkat. Berbanding lurus,” ujarnya.


 

Sumber: Republika

Tags: ciliwungkemarausampahsungai ciliwungtata kelola sampah
ShareTweetPin
Previous Post

GCC Ingin Rusia dan Ukraina Berdamai

Next Post

Warga Hawaii Murka Lihat Turis tak Punya Empati

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Persiraja Perkenalkan Tujuh Pemain Sambut Musim 2026/27

Persiraja Perkenalkan Tujuh Pemain Sambut Musim 2026/27

Jumat (24/07/2026) - 16:44 WIB
Sekda Aceh: Pembangunan Huntara Capai 99 Persen, Fokus Beralih ke Huntap

Sekda Aceh: Pembangunan Huntara Capai 99 Persen, Fokus Beralih ke Huntap

Jumat (24/07/2026) - 15:53 WIB
Forkopimda Aceh Sepakat Putus Akses Pasok BBM ke Tambang Ilegal

Forkopimda Aceh Sepakat Putus Akses Pasok BBM ke Tambang Ilegal

Jumat (24/07/2026) - 15:51 WIB
Untuk Pertama Kalinya, 248 Kepala SMA, SMK dan SLB se-Aceh Dilantik Langsung oleh Gubernur Mualem

Untuk Pertama Kalinya, 248 Kepala SMA, SMK dan SLB se-Aceh Dilantik Langsung oleh Gubernur Mualem

Jumat (24/07/2026) - 15:49 WIB
Fahmi M Nasir: Baitul Mal Gampong Harus Mampu Lahirkan Muzakki dan Wakif Baru

Fahmi M Nasir: Baitul Mal Gampong Harus Mampu Lahirkan Muzakki dan Wakif Baru

Rabu (22/07/2026) - 15:48 WIB
Dilantik Jadi Wakil Rektor II UTU, Ini Profil Dr Mursyidin

Dilantik Jadi Wakil Rektor II UTU, Ini Profil Dr Mursyidin

Senin (20/07/2026) - 15:46 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.