Pidie- Sebanyak 174 pengungsi Rohingya yang terdampar di perairan Ujoeng Pie, Muara Tiga, Kabupaten Pidie, yang saat ini ditampung di SMP 2 Muara Tiga akan segera dipindahkan ke Kota Sigli.
Pengungsi Rohingya mendarat di Pantai Muara Tiga Kabupaten Pidie pada (26/12/2022). Proses evakuasi awal dilakukan oleh warga sekitar yang menyaksikan ketibaan mereka.
Pemerintah dan masyarakat sekitar memberikan berbagai bantuan berupa kebutuhan pokok seperti pakaian, makanan, serta bantuan medis, obat-obatan, juga menyediakan fasilitas selama proses penampungan. Dinas Sosial Kabupaten Pidie juga menyediakan dapur umum bagi para pengungsi.
Hingga saat ini pemantauan kesehatan terus dilakukan bagi para pengungsi. Muntah, demam, tetanus, dan gatal menjadi keluhan sakit yang diderita oleh sejumlah anak dan pengungsi Rohingya.
Salah seorang pengungsi Rohingya berbaring di antara tumpukan baju bantuan yang diberikan masyarakat. (Mardili/Lensakita.com)
Potret ibu dan anak pengungsi Rohingya yang terdampar di pantai Muara Tiga Kabupaten Pidie. (Mardili/Lensakita.com)
Situasi ruangan yang dijadikan sebagai tempat penampuangan sementara para pengungsi Rohingya di Muara Tiga Kabupaten Pidie. (Mardili/Lensakita.com)
Seorang laki-laki Rohingya sedang mandi di keran seadanya.(Mardili/Lensakita.com)
Anak-anak Rohingya duduk bersama usai diberikan makanan dan pakaian oleh warga sekitar. (Mardili/Lensakita.com)
Seorang anak Rohingya sedang menunggu diberikan obat usai diperiksa oleh tim medis. (Mardili/Lensakita.com)
Pendataan identitas dilakukan oleh pemerintah kepada para pengungsi Rohingya yang terdampar di pantai Muara Tiga Kabupaten Pidie, Selasa, 7/12/2022.(Mardili/Lensakita.com)
Anak perempuan Rohingya sedang memandikan adiknya saat hari menjelang sore. (Mardili/Lensakita.com)