Rabu, April 22, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home DAERAH

Produksi Sawit Terbatas, Ekspor CPO di Aceh Sedikit

Redaksi Oleh Redaksi
Kamis (11/08/2022) - 16:20 WIB
in DAERAH
0
Produksi Sawit Terbatas, Ekspor CPO di Aceh Sedikit

Kelapa Sawit. Foto: Net

BANDA ACEH – Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Bea Cukai Aceh, Safuadi, menuturkan penyebab sedikitnya ekspor Crude Palm Oil (CPO) di Pelabuhan Aceh karena Pabrik Kelapa Sawit (PKS) produksinya rata-rata terbatas, sehingga tidak muat satu kapal sekaligus.

“Satu PKS itu enggak muat satu kapal sekaligus. Jadi untuk satu kapal itu harus ada 20 PKS, itu untuk bisa memuat satu kapal,” ucap Safuadi di Banda Aceh, Kamis (11/8/2022).

Safuadi menjelaskan, faktor sedikitnya ekspor CPO juga disebabkan karena tidak banyaknya pihak-pihak yang dapat mengkonsolidasi itu di Aceh. Misalnya, terkait fasilitas pendukung CPO di pelabuhan.

“Selama ini yang banyak punya tangki penyimpan atau tangki timbun CPO itu adanya di Sumatera Utara,” katanya.

Menurut Safuadi, bahan CPO iyu sebelum diangkut kapal menuju daerah tujuan, terlebuh dulu CPO itu dikumpulkan didalam tangki timbun hingga mencapai 60 ton. Sementara di Aceh, kata dia, fasilitas ini perlu ditambahkan.

Dia menyebykan, beberapa wilayah di Aceh memang punya tangki-tangki timbun ini namun perlu penambahan agar muatannya lebih banyak. Seperti di Pelabuhan Calang sudah ada 15 ribu metrik ton (MT), di Pelabuhan Lhokseumawe 16 MT, Kuala Langsa, Meulaboh juga ada.

Pemerintah daerah, kata dia, perlu mendorong para pengusaha supaya kapal-kapal bisa merapat kesana. Menurutnya, beberapa pelabuhan-pelabuhan di Aceh perlu penambahan fasilitas pendukung.

Diantara pelabuhan yang harus mendapatkan perhatian pemerintah adalah Pelabuhan Calang. Pelabuhan ini harus bangun water break (pemecah ombak), kemudian Pelabuhan Kuala Langsa perlu diperdalam agar kapal-kapal bermuatan besar bisa masuk.

“Lhokseumawe sudah memadai enggak masalah, Pelabuhan Kuala Langsa pemerintah daerah perlu memperdalam sungai Kuala Langsa supaya kapal-kapal yang bermuatan enam ribu ton bisa merapat di Pelabuhan Kuala Langsa,” jelas Safuadi.

Safuadi menjelaskan, pembangunan tangki penyimpanan CPO tidak memakan waktu lama. Dalam hitungan dia, pengerjaan pembangunan tangki timbun itu hanya memakan waktu enam bulan. Bisa dibangun tiga tangki sekaligus dengan ukuran 15 ribu liter.

“Jadi kalau CPO memang enggak bisa satu PKS muat satu kapal, jadi harus 20 PKS untuk satu kapal,” demikian Safuadi.[]

Tags: crude palm oilekspor imporkanwil bea cukai acehkelapa sawitminyak cpopelabuhan aceh
ShareTweetPin
Previous Post

Pangdam IM Serahkan Bantuan Alsintan, Bibit Padi serta Pupuk di Simeulue

Next Post

292 Mahasiswa Universitas Syiah Kuala Ikut PMM di Seluruh Indonesia

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Sekda Aceh Buka BAA Talks, Dorong Sinergi Kepemimpinan dan Inovasi Generasi Muda

Sekda Aceh Buka BAA Talks, Dorong Sinergi Kepemimpinan dan Inovasi Generasi Muda

Rabu (22/04/2026) - 21:26 WIB
Garuda Siapkan Mitigasi Antisipasi Keterbatasan Slot Penerbangan di Bandara Arab Saudi

Jemaah Haji Tertua Aceh 101 Tahun, Termuda 15 Tahun Siap Berangkat

Rabu (22/04/2026) - 21:23 WIB
Jemaah Haji Aceh Tempati Kamar Setara Hotel Bintang 3 Selama di Asrama Sebelum Berangkat

Jemaah Haji Aceh Tempati Kamar Setara Hotel Bintang 3 Selama di Asrama Sebelum Berangkat

Rabu (22/04/2026) - 14:01 WIB
Pemkab Pulau Buru Kirim 2.000 Botol Minyak Kayu Putih untuk Korban Bencana Aceh

Pemkab Pulau Buru Kirim 2.000 Botol Minyak Kayu Putih untuk Korban Bencana Aceh

Selasa (21/04/2026) - 22:10 WIB
Fadhlullah bersama Menko PMK dan Mendagri Serahkan Bantuan Rumah Rusak Korban Bencana di Aceh Tamiang

Fadhlullah bersama Menko PMK dan Mendagri Serahkan Bantuan Rumah Rusak Korban Bencana di Aceh Tamiang

Selasa (21/04/2026) - 22:08 WIB
Kemenag Tegaskan Tidak Ada Kebijakan Uang Kas Masjid Dikelola Pemerintah

Kemenag Tegaskan Tidak Ada Kebijakan Uang Kas Masjid Dikelola Pemerintah

Selasa (21/04/2026) - 22:04 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.