Jumat, Oktober 23, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home INTERNASIONAL

Presiden Yoon Tawarkan Vaksin Covid-19 ke Korut

Redaksi Oleh Redaksi
Jumat (13/05/2022) - 18:04 WIB
in INTERNASIONAL
0
Seorang siswi mengenakan masker wajah, mendisinfeksi tangannya sebelum memasuki Sekolah Menengah Kumsong No. 2 di pagi hari di Pyongyang, Korea Utara, pada 3 November 2021. Korea Utara mengumumkan infeksi virus corona pertamanya setelah lebih dari dua tahun menjadi pandemi pada Kamis, 12 Mei 2022 ketika pemimpin Kim Jong Un menyerukan untuk meningkatkan langkah-langkah pencegahan COVID-19 ke tingkat maksimum.

Korut melaporkan kematian pertama terkait Covid-19 varian Omicron pada Jumat.

 SEOUL — Presiden Korea Selatan (Korsel) Yoon Suk-yeol pada Jumat (13/5/2022) menawarkan bantuan pengiriman vaksin Covid-19 ke Korea Utara (Korut). Langkah presiden baru Korsel muncul sehari setelah Pyongyang resmi mengakui adanya wabah untuk pertama kalinya sejak pandemi dimulai.


“Presiden Yoon Suk-yeol berencana untuk memberikan rakyat Korea Utara vaksin Covid-19 dan pasokan medis lainnya,” kata juru bicara kepresidenan Kang In-sun dalam sebuah pernyataan seperti dilansir laman Yonhap News Agencies, Jumat. 


“Kasus yang dicurigai dikatakan meningkat secara eksplosif di Korea Utara baru-baru ini karena wabah Covid-19 yang masif. Kami akan mengadakan diskusi dengan pihak Korea Utara tentang detailnya,” katanya menambahkan.


Hari ini, Jumat (13/5/2022) Korut melaporkan kematian pertama terkait Covid-19 varian Omicron. Ini terdeteksi setelah demam menyebar secara eksplosif yang  mempengaruhi 350 ribu orang sejak bulan lalu.


Seorang pejabat kepresiden Korsel mengatakan kepada wartawan bahwa situasi Korut lebih buruk daripada yang dilaporkan. “Kami tahu lebih banyak dari apa yang diumumkan,” kata pejabat yang tidak mau disebutkan namanya itu. “Ini lebih serius daripada yang dipikirkan.”


Menurutnya, Korut memang belum menjangkau Korsel, tetapi Seoul akan tetap siap untuk menanggapi jika Korut meminta bantuan berdasarkan prinsip memisahkan bantuan kemanusiaan dari masalah militer dan keamanan. Pejabat itu tidak merinci tetapi tampaknya merujuk pada sanksi internasional yang dikenakan pada Korut atas program nuklir dan misilnya yang menghalangi sebagian besar pertukaran ekonomi dengan negara itu.


Keputusan untuk menawarkan bantuan tidak dibahas sebelumnya dengan Amerika Serikat (AS). Sebelumnya, sekretaris pers Gedung Putih Jen Psaki mengatakan kepada wartawan Kamis bahwa AS tidak memiliki rencana segera untuk berbagi vaksin dengan Korut.


Pengakuan Korut tentang wabah itu datang ketika rezim terus menguji rudal dan menunjukkan tanda-tanda mempersiapkan uji coba nuklir pada awal bulan ini. Pada Kamis, Pyongyang menembakkan tiga rudal balistik jarak pendek ke arah Laut Timur dalam unjuk kekuatan pertama sejak pelantikan Yoon Selasa, menarik kecaman dari Seoul dan Washington.


Khususnya, Kantor Keamanan Nasional kepresidenan mengatakan pemerintah menyesalkan tindakan bermuka dua Korut yang terus melakukan provokasi rudal balistik sambil mengabaikan kehidupan dan keselamatan rakyatnya di tengah penyebaran virus. Yoon terpilih setelah mengisyaratkan sikap garis keras pada program nuklir Korut dengan saran tentang perlunya melakukan serangan pendahuluan jika terjadi ancaman terhadap Korsel.


Namun dia memberikan nada yang lebih lembut dalam pidato pelantikannya pada Selasa lalu. Yoon mengatakan bahwa pintu untuk dialog akan tetap terbuka dan bahwa Korswl siap untuk bekerja dengan komunitas internasional untuk menyajikan sebuah “rencana yang berani” untuk menghidupkan kembali ekonomi Korut jika mengambil langkah-langkah untuk denuklirisasi.  

Sumber: Republika

Tags: covid 19 korea utaracovid 19 korutkasus covidkorea utarakorsel tawarkan korut vaksin covid-19vaksinvaksn covid-19
ShareTweetPin
Previous Post

Indonesia Transisi Menuju Endemi Covid-19? Ini Kata Satgas

Next Post

KPU Berharap Anggaran Pemilu 2024 Ditetapkan Bulan Ini

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

FH USK dan Kejati Aceh Jajaki Kerja Sama Penguatan Penegakan Hukum Berbasis Kekhususan Aceh

FH USK dan Kejati Aceh Jajaki Kerja Sama Penguatan Penegakan Hukum Berbasis Kekhususan Aceh

Jumat (23/10/2026) - 00:05 WIB
Hari Santri Nasional 2026, Dayah Darul Quran Aceh Apresiasi Santri Berprestasi dan Santuni Warga

Hari Santri Nasional 2026, Dayah Darul Quran Aceh Apresiasi Santri Berprestasi dan Santuni Warga

Kamis (22/10/2026) - 20:39 WIB
Pj Sekda dan Seluruh Kepala SKPA Ikuti Bimtek Keluarga Berintegritas KPK

Pj Sekda dan Seluruh Kepala SKPA Ikuti Bimtek Keluarga Berintegritas KPK

Kamis (22/10/2026) - 15:47 WIB
Donat Labu dan Ketela di Aceh Besar Raih Grade A dari BBPOM

Donat Labu dan Ketela di Aceh Besar Raih Grade A dari BBPOM

Kamis (22/10/2026) - 15:44 WIB
BSI Perkuat Ekosistem Wakaf Produktif, Dorong Potensi Rp180 Triliun Jadi Kekuatan Ekonomi Umat

BSI Perkuat Ekosistem Wakaf Produktif, Dorong Potensi Rp180 Triliun Jadi Kekuatan Ekonomi Umat

Kamis (22/10/2026) - 15:30 WIB
Jalanan Kota Banda Aceh Lengang pada Hari Pertama Puasa

Antisipasi Lonjakan Kendaraan, Menteri PU Soroti Kapasitas Jalan di Aceh

Kamis (22/10/2026) - 15:14 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.