Senin, Juli 27, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home INTERNASIONAL

Presiden Sri Lanka Umumkan Keadaan Darurat Respons Unjuk Rasa Massa 

Redaksi Oleh Redaksi
Sabtu (07/05/2022) - 18:16 WIB
in INTERNASIONAL
0
Warga Sri Lanka duduk di dekat pagar kantor presiden selama protes yang sedang berlangsung menuntut presiden Gotabaya Rajapaksa mengundurkan diri, di Kolombo, Sri Lanka, Jumat, 29 April 2022. Gotabaya telah setuju untuk menggantikan kakak laki-lakinya sebagai perdana menteri dalam pemerintahan sementara yang diusulkan untuk memecahkan kebuntuan politik yang disebabkan oleh krisis ekonomi terburuk negara itu dalam beberapa dasawarsa, seorang anggota parlemen terkemuka mengatakan pada hari Jumat. Spanduk bertuliskan

Unjuk rasa anti-pemerintah Sri Lanka semakin menguat seiring memburuknya ekonomi

KOLOMBO— Presiden Sri Lanka Gotabaya Rajapaksa mengumumkan keadaan darurat pada Jumat (6/5/2022) waktu setempat. Ini terjadi setelah satu hari pemogokan anti-pemerintah dan protes atas krisis ekonomi yang memburuk. 


“Tindakan ini segera berlaku efektif dan diambil untuk kepentingan keamanan publik,” kata pemberitahuan pemerintah, Jumat waktu setempat. Rajapaksa sebelumnya mengumumkan keadaan darurat pada 1 April tetapi membatalkannya setelah lima hari.  


Rincian peraturan darurat terbaru belum diumumkan. Namun undang-undang darurat sebelumnya telah memberikan kekuasaan yang lebih besar kepada presiden untuk mengerahkan militer, menahan orang tanpa tuduhan dan membubarkan protes. Perintahnya harus disetujui oleh parlemen dalam waktu 30 hari. 


Status darurat langsung mendapat kecaman dari pemimpin oposisi Sajith Premadasa dan dari duta besar Kanada. Menyerukan Rajapaksa untuk mengundurkan diri, Premadasa menyatakan keadaan darurat berlawanan dengan mencari solusi untuk krisis.


Duta Besar Kanada untuk Sri Lanka, David McKinnon, mengatakan keputusan itu tidak perlu. “Selama beberapa pekan terakhir, demonstrasi di seluruh Sri Lanka telah sangat melibatkan warga yang menikmati hak mereka untuk kebebasan berekspresi secara damai, dan merupakan penghargaan bagi demokrasi negara itu,” katanya. 


Polisi menembakkan gas air mata ke puluhan demonstran di luar parlemen. Aksi demo ini merupakan yang terbaru dalam lebih dari sebulan protes anti-pemerintah yang diwarnai kekerasan di tengah kekurangan makanan impor, bahan bakar dan obat-obatan. 


Dipukul keras oleh pandemi, kenaikan harga minyak dan pemotongan pajak pemerintah, Sri Lanka hanya memiliki sedikitnya 50 juta dolar AS dalam cadangan devisa yang dapat digunakan. 


Ratusan mahasiswa dan pengunjuk rasa lainnya berkumpul pada Jumat di jalan utama menuju parlemen tempat mereka memulai aksi duduk pada Kamis (5/5/2022). 


Beberapa di antara mereka menggantung pakaian dalam di barikade sebagai penghinaan terhadap kepemimpinan politik. 


“Kami di sini karena kami muak dan bosan dengan politisi yang berbohong kepada kami. Kami ingin presiden dan pemerintah ini pulang,” kata Purnima Muhandiram, seorang profesional periklanan berusia 42 tahun. 


Ribuan toko, sekolah, dan bisnis tutup lebih awal pada Jumat karena pekerja sektor publik dan swasta melakukan pemogokan. Mereka menuntut presiden dan pemerintah mundur karena penanganan mereka terhadap krisis keuangan terburuk di pulau itu dalam beberapa dasawarsa. 


Para komuter dibiarkan terdampar ketika bus swasta dan operator kereta api bergabung dalam pemogokan. Pekerja kesehatan juga bergabung dalam pemogokan, meskipun layanan darurat tetap beroperasi. 


Rajapaksa telah menolak untuk mundur dan berulang kali menyerukan pemerintah persatuan yang dipimpin olehnya. Namun para pemimpin oposisi berencana untuk mengajukan mosi tidak percaya terhadap presiden dan pemerintah pekan depan.     


 

sumber : Reuters

Sumber: Republika

Tags: darurat sri lankakeadaan darurat sri lankakrisis ekonomi sri lankakrisis sri lankaoposisi sri lankasri lankasri lanka darurat
ShareTweetPin
Previous Post

Korsel: Korut Luncurkan Rudal Balistik dari Kapal Selam

Next Post

Komisi III Puji Kinerja Pengamanan Mudik Lebaran 2022

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Suhu Maksimum di Aceh Tembus 36 Derajat Celsius, Ini Imbauan BMKG

Suhu Maksimum di Aceh Tembus 36 Derajat Celsius, Ini Imbauan BMKG

Senin (27/07/2026) - 10:05 WIB
Persiraja Datangkan Eks Timnas Ilham Udin Armaiyn untuk Misi Promosi

Persiraja Datangkan Eks Timnas Ilham Udin Armaiyn untuk Misi Promosi

Senin (27/07/2026) - 10:01 WIB
Polda Aceh Ungkap Kronologi Gugurnya Anggota POM TNI saat Operasi Penangkapan Bandar Narkoba

Polda Aceh Ungkap Kronologi Gugurnya Anggota POM TNI saat Operasi Penangkapan Bandar Narkoba

Senin (27/07/2026) - 09:57 WIB
BWI Tegaskan Komitmen Fasilitasi Penyelesaian Status Wakaf Blang Padang

BWI Tegaskan Komitmen Fasilitasi Penyelesaian Status Wakaf Blang Padang

Jumat (24/07/2026) - 22:42 WIB
Aceh dan Pemerintah Pusat Perkuat Sinergi Kawal Implementasi MoU Helsinki

Aceh dan Pemerintah Pusat Perkuat Sinergi Kawal Implementasi MoU Helsinki

Jumat (24/07/2026) - 22:38 WIB
Persiraja Perkenalkan Tujuh Pemain Sambut Musim 2026/27

Persiraja Perkenalkan Tujuh Pemain Sambut Musim 2026/27

Jumat (24/07/2026) - 16:44 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.