Rabu, Agustus 19, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home NASIONAL

Polusi Udara Kian Membahayakan, KemenPPPA Dorong Anak Beraktivitas dalam Ruangan

Redaksi Oleh Redaksi
Jumat (25/08/2023) - 17:05 WIB
in NASIONAL
0
Sejumlah anak bermain di area ruang publik Ciko Arena 5, Batununggal, Kota Bandung, Jawa Barat, Selasa (1/8/2023). Anak-anak diimbau mengurangi aktivitas di luar ruangan.

#image_title

 JAKARTA — Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) angkat bicara mengenai polusi udara di Jakarta dan sekitarnya yang kian membahayakan. KemenPPPA menaruh perhatian terhadap kesehatan anak. Staf Ahli Bidang Pembangunan Keluarga KemenPPPA, Indra Gunawan mendorong agar anak lebih banyak beraktivitas di dalam ruangan. Indra berharap para orang tua dapat memberi pemahaman kepada anaknya supaya tak berkegiatan di luar ruangan.


“Untuk mencegah anak jangan sampai terkena ISPA ini kita kurangi aktivitas luar anak, ini salah satu tindakan yang bisa kita lakukan khususnya di Jakarta yang banyak polusi,” kata Indra dalam kegiatan Media Talk di kantor KemenPPPA pada Jumat (25/8/2023).


Indra memandang kegiatan dalam ruangan saat ini lebih tepat diberlakukan bagi anak. Hal ini demi menjaga kesehatan anak agar terhindar dari dampak polusi udara.


“Banyak aktivitas indoor yang bisa dilakukan baik bermain, belajar,” ujar Indra.


Indra mendukung rencana Pemprov DKI Jakarta yang mengizinkan pembelajaran jarak jauh (PJJ) selama penyelenggaraan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN ke-43 pada 4-7 September 2023 bagi anak sekolah di wilayah Jakarta Pusat dan Jakarta Selatan.


“Sudah ada kebijakan di Jakarta anak-anak belajar dari rumah,” ujar Indra.


Selain itu, Indra mengimbau orang tua dapat memberi penjelasan mudah dan lengkap kepada anak soal bahaya polusi udara. Indra menyarankan orang tua menggunakan bantuan gambar atau gerakan tubuh untuk mempermudah penjelasannya.


“Misalnya menggunakan bahasa tubuh, penggambaran, karena batuk saja anak sudah terganggu aktivitasnya. Ini bisa kita praktekkan dan beri contoh agar anak mudah memahami bahaya ISPA,” ucap Indra.


Sebelumnya, Wakil Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Jasra Putra menyarankan anak kembali berkegiatan dan sekolah dari rumah akibat memburuknya kualitas udara di Ibu Kota. Jasra khawatir kemampuan adaptasi anak masih lebih rendah dari orang dewasa. 


“Anak anak tidak sekuat orang dewasa. Bila mereka mengalami sakit, tak mudah mendeskripsikan atau menjelaskan,” kata Jasra dalam keterangannya kepada Selasa (15/8/2023). 


Jasra mengungkapkan rasa ingin bermain anak bisa saja mengalahkan rasa sakit yang dirasakannya. 


“Padahal mereka butuh diselamatkan dalam polusi udara ekstrim dan suhu tinggi di Jakarta,” ujar Jasra. 


Polusi udara yang sangat buruk di Jabodetabek dalam beberapa waktu terakhir memaksa pemerintah untuk mengambil kebijakan cepat. Presiden Joko Widodo (Jokowi) menawarkan opsi pemberlakuan kembali work from home (WFH) atau bekerja dari rumah bagi pekerja kantoran di Ibu Kota sebagai solusi jangka pendek.


Tercatat pada 12 Agustus 2023, kualitas udara di DKI Jakarta tercatat berada di angka 156 dengan kategori tidak sehat. Sejumlah faktor menjadi penyebab memburuknya kualitas udara di Jabodetabek, salah satunya adalah kemarau panjang yang telah terjadi selama tiga bulan terakhir menyebabkan peningkatan konsentrasi polutan tinggi. Selain itu, pembuangan emisi dari transportasi dan aktivitas industri di Jabodetabek, terutama yang menggunakan batu bara di sektor industri manufaktur.

Sumber: Republika

Tags: dampak polusi udarapltu penyebab polusipolusipolusi jakartapolusi udarapolusi udara jabodetabek
ShareTweetPin
Previous Post

Tim Pemadam Kebakaran Yunani Temukan 18 Jenazah Imigran Terbakar di Kawasan Hutan

Next Post

Keluarga Ingin Pemerintah Jepang Hukum Berat Pembunuh WNI

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Penyaluran Banpang Aceh Capai 186,93 Ton, BULOG Perkuat Distribusi ke Daerah

Penyaluran Banpang Aceh Capai 186,93 Ton, BULOG Perkuat Distribusi ke Daerah

Selasa (18/08/2026) - 16:58 WIB
Fkep USK Lantik Jajaran Pimpinan Baru, Dorong Inovasi Pendidikan Keperawatan

Fkep USK Lantik Jajaran Pimpinan Baru, Dorong Inovasi Pendidikan Keperawatan

Selasa (18/08/2026) - 15:34 WIB
BFLF-Kemendukbangga Aceh Hadirkan Rumah Singgah Lansia, Wadah Lansia Bersosialisasi dan Tetap Produktif

BFLF-Kemendukbangga Aceh Hadirkan Rumah Singgah Lansia, Wadah Lansia Bersosialisasi dan Tetap Produktif

Selasa (18/08/2026) - 15:24 WIB
Pemko Banda Aceh Berhentikan Sementara Kepala Inspektorat

Pemko Banda Aceh Berhentikan Sementara Kepala Inspektorat

Selasa (18/08/2026) - 15:16 WIB
WALHI Aceh Nilai Raqan RTRW Aceh Jadi Karpet Merah Investasi Ekstraktif

WALHI Aceh Nilai Raqan RTRW Aceh Jadi Karpet Merah Investasi Ekstraktif

Selasa (18/08/2026) - 14:20 WIB
Di Malam Resepsi HUT RI, Wali Kota Sabang Titip Pesan untuk Generasi Muda

Di Malam Resepsi HUT RI, Wali Kota Sabang Titip Pesan untuk Generasi Muda

Selasa (18/08/2026) - 14:17 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.