Banda Aceh – Polda Aceh bersama jajaran kepolisian resort atau Polres meningkatkan upaya pencegahan penanaman hingga panen ganja di sejumlah wilayah di Aceh melalui patroli udara yang dipadukan dengan koordinasi cepat bersama personel di darat.
Kapolda Aceh Irjen Pol Marzuki Ali Basyah, menyampaikan bahwa pihaknya mengoptimalkan patroli melalui jalur udara untuk mendeteksi lokasi-lokasi yang diduga menjadi area penanaman ganja.
“Apabila dalam patroli udara ditemukan area tanam hingga panen ganja, maka personel Polisi di darat akan segera menerima titik koordinat dari tim udara. Selanjutnya, Polisi di lapangan langsung bergerak mengamankan lokasi dan melakukan pemusnahan tanaman ganja tersebut,” kata Marzuki, dalam keterangannya, Kamis (19/2/2026).
Marzuki menegaskan bahwa sinergi antara patroli udara dan pergerakan cepat personel di darat merupakan langkah strategis untuk menekan peredaran dan produksi ganja sejak dari sumbernya.
“Dengan langkah ini, kami berkomitmen mewujudkan Aceh yang bebas dari tanaman ganja melalui upaya pencegahan, penindakan, dan pemusnahan secara konsisten,” ucap Kapolda Aceh.
Adapun sejumlah wilayah yang menjadi fokus pencegahan meliputi Kabupaten Aceh Utara, Bireuen, Pidie Jaya, Pidie, dan Aceh Besar. Wilayah-wilayah tersebut dinilai memiliki potensi kerawanan sehingga memerlukan pengawasan intensif dan berkelanjutan.[]










