Banda Aceh – Persiraja Banda Aceh tetap optimistis menatap laga menghadapi PSMS Medan pada Sabtu sore (2/5/2026) di Stadion H. Dimurthala, Lampineung, meski kondisi tim tengah dihantui kelelahan serta badai cedera pemain.
Pelatih kepala Persiraja, Jaya Hartono, mengatakan timnya baru kembali dari laga tandang di Tegal dan langsung memberikan waktu istirahat kepada para pemain.
“Setelah kepulangan kami dari Tegal kemarin, pemain cukup kelihatan lelah dalam perjalanan. Kita kasih pemain libur dua hari,” kata Jaya Hartono dalam konferensi pers di Banda Aceh, Jumat (1/5/2026).
Ia menjelaskan, tim kemudian kembali menjalani persiapan singkat menjelang pertandingan penting tersebut.
“Kita mulai latihan lagi Rabu, Kamis, dan Jumat sudah Official Training (OT). Jadi persiapan dua hari untuk menghadapi pertandingan besok,” katanya.
Namun, Jaya mengakui kondisi skuad belum sepenuhnya ideal. Sejumlah pemain mengalami cedera dan sakit secara bergantian.
“Yang menjadi masalah itu adalah banyaknya pemain-pemain kami yang cidera dan sakit. Ini bergantian terus, termasuk Fitra Ridwan, M. Revan, dan masih banyak pemain lain yang kurang sehat,” jelasnya.
Meski demikian, ia tetap menargetkan hasil maksimal, terlebih laga akan berlangsung di kandang sendiri.
“Tapi kami dalam mempersiapkan tim optimis karena ini kandang (home) kami, kami harus bisa mengambil poin penuh di sini,” tegas Jaya.
Pertandingan ini juga dinilai memiliki gengsi tinggi karena mempertemukan dua tim dengan rivalitas kuat.
“Saya rasa untuk pertandingan ini sendiri sangat prestise karena ini bisa dibilang ‘derby’,” ujarnya.
Jaya menegaskan tidak akan memaksakan pemain yang belum fit untuk tampil.
“Ada beberapa pemain yang sakit tidak bisa kita paksakan karena kemungkinan juga mereka tidak bisa kita turunkan. Jadi mungkin pemain-pemain yang sehat saja yang kita turunkan dan saya rasa kemampuannya hampir sama,” katanya.
Selain itu, Persiraja dipastikan tanpa salah satu pemain asingnya, Juan Mera, yang masih dalam proses pemulihan.
“Juan Mera sampai sekarang belum sembuh dan dipastikan dia tidak bisa bermain,” ungkapnya.
Kendati pertandingan berlangsung tanpa kehadiran penonton, Jaya berharap dukungan masyarakat Aceh tetap mengalir bagi timnya.
“Walaupun tanpa didukung penonton tapi paling tidak kami berharap doa dari masyarakat Aceh dan suporter yang mengiringi kami dalam pertandingan besok sore,” ucapnya.
Sementara itu, pemain Persiraja, Fava Sheva, menegaskan kesiapan tim untuk memberikan hasil terbaik pada laga kandang terakhir musim ini.
“Saya mewakili para pemain tentu pertandingan besok adalah pertandingan terakhir di laga kandang. Walaupun tanpa suporter, tentu kesiapan kita sudah sangat siap untuk mendapatkan hasil yang positif,” kata Fava.[]










