Banda Aceh – Balai Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri (BSPJI) Banda Aceh melakukan kunjungan kerja ke Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan di Banda Aceh (BBPOM Aceh) sebagai langkah memperkuat sinergi sekaligus membuka peluang kolaborasi antarkedua institusi, Senin (31/8/2026).
Kunjungan tersebut menjadi momentum untuk membangun komunikasi dan bertukar informasi terkait standardisasi, pengujian, peningkatan mutu, serta pengembangan layanan teknis di Aceh.
Kepala BSPJI Banda Aceh, Agung Budi Lestari, didampingi Kepala Subbagian Tata Usaha Ely Maskidah, disambut langsung oleh Kepala BBPOM Aceh, Riyanto, dalam pertemuan yang berlangsung di Kantor BBPOM Aceh.
Pertemuan tersebut menjadi ruang strategis bagi kedua institusi untuk berdiskusi mengenai berbagai potensi kerja sama yang dapat dikembangkan. Tidak hanya bertukar informasi, komunikasi yang terbangun juga diarahkan untuk mengidentifikasi kebutuhan dan peluang kolaborasi yang dapat memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kualitas layanan teknis serta penguatan mutu produk di Aceh.
Kepala BBPOM Aceh, Riyanto, menyambut baik kunjungan BSPJI Banda Aceh dan menilai sinergi lintas instansi menjadi salah satu kunci dalam menghadirkan layanan yang semakin optimal bagi masyarakat maupun pelaku usaha.
“Kolaborasi antarlembaga sangat penting untuk memperkuat layanan dan memberikan manfaat yang lebih luas. Dengan saling bertukar informasi dan mengoptimalkan kompetensi masing-masing, kita dapat membuka ruang kerja sama yang mendukung peningkatan mutu dan daya saing industri di Aceh,” katanya.
Senada dengan hal tersebut, Kepala BSPJI Banda Aceh, Agung Budi Lestari, menyampaikan bahwa kunjungan kerja ini diharapkan menjadi langkah awal untuk membangun kolaborasi yang lebih konkret di masa mendatang.
“Kunjungan ini menjadi kesempatan bagi kami untuk memperkuat komunikasi sekaligus melihat peluang kolaborasi yang dapat dikembangkan bersama BBPOM Aceh. Sinergi ini diharapkan dapat memberikan nilai tambah dalam mendukung standardisasi, pengujian, peningkatan mutu, dan pelayanan teknis bagi industri di Aceh,” ujar Agung.
Penguatan kerja sama antarlembaga dinilai semakin penting dalam menghadapi kebutuhan industri yang terus berkembang. Dukungan terhadap standardisasi dan pengujian yang berkualitas dapat membantu pelaku usaha meningkatkan konsistensi mutu sekaligus memperkuat kepercayaan terhadap produk yang dihasilkan.
Melalui pertemuan ini, BSPJI Banda Aceh dan BBPOM Aceh membuka ruang komunikasi yang lebih luas untuk mengembangkan bentuk kolaborasi sesuai dengan tugas dan kewenangan masing-masing. Sinergi tersebut diharapkan tidak berhenti pada koordinasi, tetapi dapat diwujudkan dalam program dan kegiatan yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat serta pelaku industri di Aceh.
Kolaborasi lintas instansi menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem industri yang semakin kuat, inovatif, dan berdaya saing. Dengan mengoptimalkan potensi dan sumber daya yang dimiliki masing-masing institusi, pelayanan teknis serta dukungan terhadap peningkatan mutu produk di Aceh diharapkan dapat terus berkembang.[]








