Senin, Mei 18, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home INTERNASIONAL

Peraturan Keras Covid-19 Shanghai Picu Perpecahan Antarwarga

Redaksi Oleh Redaksi
Senin (18/04/2022) - 13:19 WIB
in INTERNASIONAL
0
Para pekerja dengan APD menurunkan bahan makanan dari sebuah truk sebelum mendistribusikannya kepada penduduk setempat di bawah penguncian COVID-19 di Shanghai, China Selasa, 05 April 2022. Wabah COVID-19 di kota metropolitan terbesar di China Shanghai tetap

Perpecahan terjadi antara warga yang positif Covid-19 dan tidak.

 SHANGHAI — Ketegangan peraturan pembatasan sosial ketat atau lockdown di Shanghai mengungkapkan perpecahan di antara warga. Antara yang muda dengan tua, warga lokal dan pendatang dan yang paling parah antara warga yang positif dan negatif Covid-19.


Selama lockdown sekitar 25 juta warga Shanghai yang sebagian besar tinggal di blok-blok apartemen membentuk sebuah ikatan komunal baru. Melalui barter atau kelompok membeli kebutuhan pokok dan pos-pos berbagi makanan.


Namun setelah empat pekan belum ada tanda-tanda lockdown akan segera berakhir. Di balik gedung-gedung apartemen yang tinggi menjulang rasa frustrasi warga semakin menggunung dan kerap menjadi bahan perbincangan di grup WeChat.


Salah satu contohnya konflik antar warga pecah ketika seorang perempuan dibawa ke pusat karantina tapi hasil tesnya negatif. Ia menuduh tetangganya melaporkannya ke pihak berwenang.


Biasanya hasil tes tidak dibagikan dan kasus positif diumumkan melalui grup WeChat. Pihak berwenang China mencoba untuk menahan penyebaran virus korona paling meluas di negara itu sejak pertama kali diidentifikasi di Wuhan pada akhir 2019 lalu.


Salah seorang warga Amerika Serikat (AS) mengatakan ia diberitahu akan dikirim ke pusat karantina setelah hasil tesnya tidak pasti, ia kembali positif pekan lalu. Kasus ini menimbulkan kepanikan. Tiga sampelnya diambil di karantina tapi tes di rumah negatif.  


“Di grup kirim pesan, mereka mengatakan hal-hal seperti ‘oh apa yang positif masih di sana, apa orang yang positif masih di sana?” kata perempuan yang menolak memberikan namanya itu, Senin (18/4/2022).


Warga orang lanjut usia yang lebih rentan pada Covid-19 juga lebih mungkin dibawa keluar dari rumahnya. “Karena media berlebihan mengenai penyakit, dan karena sistem imun orang tua lebih lemah, mereka lebih takut pada virus dibandingkan anak-anak muda,” kata seorang warga.


Seorang warga asing yang hanya menyebutkan namanya Alexy curiga salah satu tetangganya positif Covid-19. Sebab hasil tesnya gagal diunggah di aplikasi kesehatan.

sumber : Reuters

Sumber: Republika

Tags: chinacovid-19 chinacovid-19 shanghaikasus covid-19 shanghaiperpecahan antarwargashanghai
ShareTweetPin
Previous Post

Presiden Turki Kecam Intervensi Israel di Masjid Al-Aqsa

Next Post

Adies Kadir Ancam Copot Ketua MKGR di Daerah yang Tidak Aktif

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Perkasa! Kontingen Taekwondo Aceh Besar Kokoh Puncaki Klasemen Pra PORA 2026

Perkasa! Kontingen Taekwondo Aceh Besar Kokoh Puncaki Klasemen Pra PORA 2026

Minggu (17/05/2026) - 21:57 WIB
1 Zulhijjah 1447 H Jatuh pada 18 Mei 2026, Iduladha 27 Mei

1 Zulhijjah 1447 H Jatuh pada 18 Mei 2026, Iduladha 27 Mei

Minggu (17/05/2026) - 21:49 WIB
Sekda Aceh Dorong KORMI Perkuat Budaya Olahraga Masyarakat

Sekda Aceh Dorong KORMI Perkuat Budaya Olahraga Masyarakat

Minggu (17/05/2026) - 21:46 WIB
Kru Kapal Pesiar Asal Filipina Dievakuasi Basarnas di Perairan Aceh Besar

Kru Kapal Pesiar Asal Filipina Dievakuasi Basarnas di Perairan Aceh Besar

Sabtu (16/05/2026) - 23:28 WIB
Kisah Hartati, Korban Banjir Aceh Tamiang yang Tetap Penuhi Panggilan Haji

Kisah Hartati, Korban Banjir Aceh Tamiang yang Tetap Penuhi Panggilan Haji

Sabtu (16/05/2026) - 22:18 WIB
Muhammad Amin dan Istri Wujudkan Impian Haji dari Hasil Jualan Ikan dan Kacang Asin

Muhammad Amin dan Istri Wujudkan Impian Haji dari Hasil Jualan Ikan dan Kacang Asin

Kamis (14/05/2026) - 17:18 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.