Sabtu, Juni 13, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home INTERNASIONAL

Perang Rusia-Ukraina Ancam Ketahanan Pangan Timur Tengah dan Afrika  

Redaksi Oleh Redaksi
Kamis (12/05/2022) - 03:30 WIB
in INTERNASIONAL
0
Kru pembersihan bekerja di lokasi ledakan di Kyiv, Ukraina pada Jumat, 29 April 2022. Amerika Serikat (AS) dilaporkan telah memberi informasi intelijen yang membantu Ukraina membunuh banyak jenderal Rusia dalam pertempuran antara kedua negara.

Pasokan bahan pangan di Timur Tengah dan Afrika terancam buntut perang Rusia-Ukraina

ISTANBUL–Perang Rusia-Ukraina yang sedang berlangsung dinilai membahayakan ketahanan pangan di negara-negara di Timur Tengah dan Afrika. Terutama negara dari wilayah tersebut yang berpenghasilan rendah.  


Kepala International Association of Operative Millers (IAOM) Eurasia, Eren Gunhan Ulusoy, mengatakan beberapa negara di Afrika meminta bantuan karena tidak dapat menemukan sumber daya yang cukup untuk impor gandum. 


Perang yang dimulai pada 24 Februari lalu itu, telah menyebabkan kenaikan harga komoditas yang signifikan, terutama untuk makanan seperti gandum, jagung, dan biji bunga matahari. 


Dilansir dari Anadolu Agency, Rabu (11/5/2022), menurutnya, harga gandum sekitar Rp 5 juta per ton sebelum perang. Awalnya hanya naik menjadi Rp 5,8 juta dan kemudian melonjak menjadi Rp 7,3 juta, melebihi harga tertinggi yang tercatat pada 2008, kata Ulusoy. 


“Kenaikan harga gandum mempengaruhi semua negara pengimpor gandum, karena hampir setiap benua di dunia memiliki negara yang tidak dapat memproduksi gandum karena kondisi iklim,” katanya. 


Sementara tahun lalu ada penurunan produksi gandum secara global, tahun ini ada beberapa ekspektasi positif di sisi pasokan karena produksi yang kuat, katanya lebih lanjut. 


Sementara Turki dapat swasembada gandum ketika memiliki musim produktif di bawah kondisi iklim yang baik, katanya. Namun, produksinya turun menjadi 17,6 juta ton akibat musim kemarau lalu. 


Dia mengatakan musim ini, Turki harus mengimpor sekitar 9 juta ton gandum untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri dan mengekspor produk tepung. Negara ini adalah pengekspor tepung terbesar di dunia dan pengekspor pasta terbesar kedua di dunia. 


Krisis belum menyebabkan gangguan dalam pasokan gandum dari Rusia tetapi Ukraina telah menghentikan ekspor, kata Ulusoy. Dikatakannya juga bahwa banyak negara pemasok yang menjadi alternatif Rusia dan Ukraina seperti negara Baltik, Argentina, Amerika Serikat, dan Australia. 


“Faktanya, India, salah satu negara penghasil gandum terpenting di dunia selama pandemi, mulai mengekspor gandum untuk mengubah krisis menjadi peluang,” tambahnya. 


Dengan demikian, tidak ada masalah pasokan bahan baku impor untuk ekspor tepung Turki, tegasnya. “Selain itu, ada transisi dari pasar ekspor Ukraina ke Turki karena penangguhan paksa ekspor tepung,” katanya.  


“Akibatnya, kami berharap ekspor tepung Turki mencapai lebih dari 3 juta ton,” tambahnya.   


 

Sumber: Republika

Tags: afrikaekspor gandum rusiaekspor gandum ukrainagandumperang rusia ukrainarusiatimur tengahukraina
ShareTweetPin
Previous Post

Rudal Israel Hantam Pedesaan Kegubernuran Quneitra

Next Post

12 Destinasi di Aceh Masuk Nominasi API 2022, Begini Cara Beri Dukungannya!

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Deretan Artis Ibu Kota Bakal Meriahkan Pelantikan DPW PAN Aceh

Deretan Artis Ibu Kota Bakal Meriahkan Pelantikan DPW PAN Aceh

Jumat (12/06/2026) - 11:31 WIB
Mualem dan SKK Migas Sepakati Revisi PoD Blok Andaman, Dorong Pengolahan Gas di KEK Arun

Mualem dan SKK Migas Sepakati Revisi PoD Blok Andaman, Dorong Pengolahan Gas di KEK Arun

Kamis (11/06/2026) - 15:07 WIB
Dek Gam Bantah Terlibat Kasus Dugaan Korupsi MBG, Sebut Pencatutan Namanya Hoaks

Dek Gam Bantah Terlibat Kasus Dugaan Korupsi MBG, Sebut Pencatutan Namanya Hoaks

Kamis (11/06/2026) - 14:26 WIB
BBPOM Perkuat Pengembangan Obat Bahan Alam Berbasis Kearifan Lokal di Aceh Jaya

BBPOM Perkuat Pengembangan Obat Bahan Alam Berbasis Kearifan Lokal di Aceh Jaya

Rabu (10/06/2026) - 16:25 WIB
30 Pengelola Perpustakaan di Aceh Barat Daya Ikuti Pelatihan INLISLite

30 Pengelola Perpustakaan di Aceh Barat Daya Ikuti Pelatihan INLISLite

Rabu (10/06/2026) - 16:23 WIB
Tinjau Sabang Fair, Wakil Wali Kota Sabang Dorong Sistem Kerja Kebersihan Lebih Efektif

Tinjau Sabang Fair, Wakil Wali Kota Sabang Dorong Sistem Kerja Kebersihan Lebih Efektif

Rabu (10/06/2026) - 16:17 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.