Sabtu, Oktober 3, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home DAERAH

Pemkab Aceh Utara Adakan Rakor Musim Tanam Padi di 10 Kecamatan Aceh Utara

Redaksi Oleh Redaksi
Senin (04/03/2024) - 13:18 WIB
in DAERAH
0
Rapat koordinasi musim tanam dan musim turun ke sawah di Kecamatan Langkahan, Aceh Utara. (Foto untuk Lensakita.com)

Rapat koordinasi musim tanam dan musim turun ke sawah di Kecamatan Langkahan, Aceh Utara. (Foto untuk Lensakita.com)

Aceh Utara- Jadwal turun ke sawah pada musim tanam April – September 2024 untuk sejumlah kecamatan di Kabupaten Aceh Utara dan Aceh Timur ditetapkan dalam Rapat Koordinasi lintas sektor yang berlangsung di aula Kantor Camat Langkahan, Senin, (4/03/2024).
Rapat tersebut dipimpin oleh Plt Camat Langkahan Muzakkir yang dimaksudkan untuk  mengatur dan  menjadwalkan musim tanam gadu (MTG) tahun 2024, khususnya untuk areal persawahan di Daerah Irigasi (DI) Jambo Aye yang mengaliri tujuh kecamatan di Kabupaten Aceh Utara dan tiga kecamatan di Kabupaten Aceh Timur.
Plt Camat Langkahan Muzakkir mengatakan pertemuan lintas sektor itu digelar atas arahan Pj Bupati Aceh Utara Mahyuzar. Ia mengatakan persoalan pertanian, khususnya terkait dengan jadwal turun ke sawah mendapat perhatian serius dari Pj Bupati Mahyuzar, mengingat pentingnya ketersediaan pangan masyarakat.
“Lebih-lebih lagi dengan melonjaknya harga beras di pasaran yang sering berkaitan langsung dengan indeks inflasi daerah. Pun saat ini telah memasuki musim kemarau, di mana ketersediaan air irigasi untuk areal pertanian harus benar-benar mendapat perhatian serius,” ujarnya.
Muzakkir mengatakan dalam rapat tersebut telah ditetapkan jadwal Musim Tanam Gadu (MTG) tahun 2024 di DI Jambo Aye yang meliputi areal sawah di 10 kecamatan, baik untuk areal di sisi kiri dengan luas areal 19.360 hektar, maupun di sisi kanan dengan luas areal 3.028 hektar.
“Alhamdulillah, acara berjalan lancar dan sukses, di mana jadwal musim tanam atau mulai turun ke sawah kita tetapkan pada 1 April 2024,” ungkap Muzakkir.
Ia berharap dengan adanya jadwal MTG yang telah disepakati bersama lintas sektor diharapkan semua petani dapat mematuhinya, sehingga jika terdapat kendala-kendala di lapangan dapat segera dicarikan solusinya.
Hal tersebut menurutnya sangat berkaitan dengan pasokan air irigasi ke sawah, atau jadwal pembukaan pintu induk saluran irigasi, yang tentu saja akan disesuaikan dengan masa tanam.
Areal sawah DI Jambo Aye tersebar di tujuh kecamatan dalam wilayah Aceh Utara meliputi Kecamatan Langkahan, Jambo Aye, Seunuddon, Baktiya, Baktiya Barat, Lhoksukon, dan Lapang, serta tiga kecamatan di wilayah Aceh Timur meliputi Kecamatan Madat, Pante Bidari dan Simpang Ulim.
Dia mengatakan dengan dibukanya pintu air dari Bendung Langkahan petani yang berada di DI irigasi Jambo Aye sudah dapat melakukan aktivitasnya kembali untuk menggarap sawah, setelah sebelumnya mengakhiri masa panen. Pintu air induk akan dibuka hingga empat bulan sesuai dengan jadwal MTG 2024 yang telah ditetapkan.
Terkait dengan jadwal MTG tersebut, juga akan disampaikan kepada semua Keujruen Blang yang ada di setiap kecamatan. Hal tersebut bertujuan agar para petani dapat mempersiapkan segala sesuatu, seperti membersihkan saluran irigasi di sawah, agar proses suplai air ke sawah tidak terkendala.
Pj Bupati Aceh Utara Mahyuzar menyampaikan apresiasi atas dilaksanakannya rapat koordinasi untuk menentukan jadwal MTG 2024 di wilayah DI Jambo Aye.
“Hal itu sangat strategis, merupakan salah satu indikator penting untuk menjaga ketersediaan beras sebagai kebutuhan pangan pokok masyarakat,” ungkap Mahyuzar.
Selain Plt Camat Langkahan, rapat tersebut juga turut dihadiri oleh pejabat dari Dinas PUPR Aceh Utara, Dinas Pertanian dan Pangan, seluruh unsur pejabat Muspika dari 10 kecamatan, para Keujruen Blang, dan tokoh-tokoh petani setempat.
ShareTweetPin
Previous Post

Aksi Bersih Pantai, FJL Aceh Temukan Sampah Internasional di Pulau Aceh

Next Post

Hasil Rekapitulasi KIP: NasDem Rebut 10 Kursi DPRA dan 71 DPRK Kabupaten Kota

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

PT Socfindo Seumayam Santuni 33 Anak Yatim di Desa Pulau Kayu

PT Socfindo Seumayam Santuni 33 Anak Yatim di Desa Pulau Kayu

Sabtu (03/10/2026) - 19:15 WIB
Dek Gam Tunjuk Ari Nanda sebagai Wapres Persiraja, Ini Tugas yang Diberikan

Dek Gam Tunjuk Ari Nanda sebagai Wapres Persiraja, Ini Tugas yang Diberikan

Sabtu (03/10/2026) - 18:00 WIB
Mahasiswa BSA UIN Ar-Raniry Praktik Filologi di Museum Ali Hasjmy

Mahasiswa BSA UIN Ar-Raniry Praktik Filologi di Museum Ali Hasjmy

Sabtu (03/10/2026) - 17:36 WIB
Polri Mutasi 88 Pati dan Pamen, Sejumlah PJU Mabes dan Kapolda Berganti

Polri Mutasi 88 Pati dan Pamen, Sejumlah PJU Mabes dan Kapolda Berganti

Sabtu (03/10/2026) - 17:29 WIB
Evaluasi TKD di Takengon, Safrizal Dorong Percepat Realisasi hingga 50 Persen di Akhir Oktober

Evaluasi TKD di Takengon, Safrizal Dorong Percepat Realisasi hingga 50 Persen di Akhir Oktober

Sabtu (03/10/2026) - 15:16 WIB
Exco PSSI Pusat Tegaskan Kongres Aceh Sesuai Statuta

Exco PSSI Pusat Tegaskan Kongres Aceh Sesuai Statuta

Sabtu (03/10/2026) - 15:10 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.