Kamis, Oktober 29, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home INTERNASIONAL

Pemerintah Thailand Lanjutkan Pembicaraan dengan Kelompok Separatis 

Redaksi Oleh Redaksi
Minggu (17/04/2022) - 22:44 WIB
in INTERNASIONAL
0
Pemerintah Thailand pada Ahad (17/4/2022) mengatakan, pemboman yang terjadi di bagian selatan Thailand yang berpenduduk mayoritas Muslim tidak akan menggagalkan pembicaraan damai dengan pemberontak separatis.

Kelompok pemberontak mengaku bertanggung jawab atas serangan di selatan Thailand.

 BANGKOK — Pemerintah Thailand pada Ahad (17/4/2022) mengatakan, pemboman yang terjadi di bagian selatan Thailand yang berpenduduk mayoritas Muslim tidak akan menggagalkan pembicaraan damai dengan pemberontak separatis. Pemerintah mengatakan, kelompok pemberontak mengaku bertanggung jawab atas serangan itu.


Dua ledakan pada Jumat (15/4/2022) yang menewaskan seorang warga sipil dan melukai tiga polisi, dilakukan oleh “G5”, yaitu sebuah kelompok militan Organisasi Pembebasan Bersatu Patani (PULO). PULO telah dikeluarkan dari pembicaraan antara Bangkok dan Barisan Revolusi Nasional (BRN). Pemerintah dan BRN sepakat untuk menghentikan kekerasan selama bulan suci Ramadhan hingga 14 Mei.


Lebih dari 7.300 orang telah tewas sejak 2004 dalam pertempuran antara pemerintah dan kelompok-kelompok bayangan yang mencari kemerdekaan untuk provinsi-provinsi Melayu-Muslim Narathiwat, Yala, Pattani dan sebagian Songkhla.  Daerah itu merupakan bagian dari kesultanan Patani yang dicaplok Thailand dalam perjanjian dengan Inggris pada 1909.


Negosiator pemerintah mengutuk pemboman yang terjadi pada Jumat. Namun pemerintah menegaskan bahwa, perjanjian gencatan senjata dengan BRN tetap berlaku.  Koordinator dari kedua belah pihak bekerja sama untuk mencegah pihak lain merusak pembicaraan.


“Menyatukan kelompok untuk dialog perdamaian adalah masalah internal bagi pihak lain, dan tim Thailand siap untuk berbicara dengan semua kelompok,” ujar delegasi pemerintah.


Pembicaraan tersebut bertujuan untuk mencari solusi politik terhadap konflik yang terjadi selama beberapa dekade, di bawah kerangka konstitusi Thailand. Sejak awal 2013, pembicaraan selalu menemui jalan buntu. Putaran terakhir pembicaraan dimulai pada 2019.


Presiden PULO, Kasturi Mahkota, mengatakan kepada Reuters bahwa, pembicaraan tidak cukup inklusif dan berjalan terlalu cepat. Kelompok pemberontak menolak kesepakatan yang akan mengesampingkan kemungkinan kemerdekaan dari Thailand yang mayoritas beragama Buddha. 


 


 

sumber : Reuters

Sumber: Republika

Tags: melayu muslimorganisasi pembebasan bersatu patanipengeboman thailandseparatisthailand
ShareTweetPin
Previous Post

Satgas: Penerima Vaksin Lengkap Capai 162,75 Juta Jiwa

Next Post

Fotografer Legendaris Pakar Mafia Itu Telah Berpulang

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Polda Aceh Berhasil Ungkap 18 Hektare Ladang Ganja di Aceh Utara

Polda Aceh Berhasil Ungkap 18 Hektare Ladang Ganja di Aceh Utara

Rabu (28/10/2026) - 17:25 WIB
APBA Aceh 2027 Direncanakan Rp10,37 Triliun, Fokus Pemulihan Pascabencana

APBA Aceh 2027 Direncanakan Rp10,37 Triliun, Fokus Pemulihan Pascabencana

Selasa (27/10/2026) - 01:43 WIB
Polda Aceh Tetapkan 22 Tersangka Kasus BBM Subsidi, 18 Kendaraan Ikut Diamankan

Polda Aceh Tetapkan 22 Tersangka Kasus BBM Subsidi, 18 Kendaraan Ikut Diamankan

Selasa (27/10/2026) - 01:39 WIB
Dek Gam Apresiasi Polda Aceh Tangkap Penimbun Solar, Antrean di SPBU Mulai Menghilang

Dek Gam Apresiasi Polda Aceh Tangkap Penimbun Solar, Antrean di SPBU Mulai Menghilang

Selasa (27/10/2026) - 01:37 WIB
Polda Aceh Gelar Operasi Patuh Seulawah Selama 14 Hari, Ini Sasarannya

Polda Aceh Gelar Operasi Patuh Seulawah Selama 14 Hari, Ini Sasarannya

Selasa (27/10/2026) - 01:35 WIB
Foto Cerita Banjir Aceh Karya Chaideer Mahyuddin Raih Silver Asian Media Awards 2026

Foto Cerita Banjir Aceh Karya Chaideer Mahyuddin Raih Silver Asian Media Awards 2026

Senin (26/10/2026) - 23:43 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.