Selasa, Oktober 20, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home NASIONAL

Pandemi dan Kuliah Online Bukan Halangan bagi Mahasiswa Raih IPK Maksimal

Redaksi Oleh Redaksi
Selasa (19/04/2022) - 17:15 WIB
in NASIONAL
0
Universitas BSI senantiasa menyajikan metode pembelajaran terbaru yang dapat menyesuaikan kebutuhan dari peserta didiknya.

Pandemi membuat pelajar dari semua jenjang pendidikan harus bisa menyesuaikan diri

PONTIANAK — Hampir tiga tahun lamanya pandemi Covid-19 menyerang Indonesia dan hampir merusak seluruh tatanan kehidupan. Mulai dari pekerjaan hingga pendidikan, bahkan hampir semua pelajar dari jenjang pendidikan usia dini, hingga perguruan tinggi, harus menyesuaikan diri dan bertransformasi.

Tak terkecuali Universitas BSI (Bina Sarana Informatika) sebagai perguruan tinggi yang telah melakukan adaptasi dan transformasi di bidang pendidikan. Universitas BSI senantiasa menyajikan metode pembelajaran terbaru yang dapat menyesuaikan kebutuhan dari peserta didiknya.

Di tengah pandemi kemarin, Universitas BSI berupaya mengadakan perkuliahan online, dimana hal tersebut tentunya bukanlah perkuliahan biasa. Tentunya ditunjang dengan teknologi dan metode yang sangat cocok untuk para mahasiswanya.

Hal ini dapat terlihat dari torehan IPK mahasiswa Universitas BSI kampus Pontianak, setelah dua tahun lebih mengikuti perkuliahan secara daring, banyak mahasiswa yang ternyata mendapatkan IPK maksimal yaitu 4.00. Seperti yang dibuktikan oleh tiga orang mahasiswa dari prodi Sistem Informasi Universitas BSI kampus Pontianak yaitu Awallia Yuni Palupy, Fatwa Hurian dan Uray Arvia Maharani.

Mereka berhasil beradaptasi dengan metode perkuliahan saat ini dan berhasil meraih IPK sempurna di semester 4 yaitu 4.00 dengan raihan semua mata kuliah mendapatkan nilai A.

Awallia, yang juga merupakan mahasiswa penerima beasiswa KIP (Kartu Indonesia Pintar) mengatakan bahwa, yang dilakukannya selama proses perkuliahan adalah mencoba menyesuaikan dengan metode pembelajaran yang ada, tidak berusaha melawan, melainkan melakukan adaptasi.

“Saat ini tidak ada cara lain untuk mendapatkan pendidikan, kecuali dengan cara terus berusaha, belajar dan menyesuaikan diri dengan metode pembelajaran yang diterapkan. Alhamdulillah hasil dari jerih payah yang dilakukan berbuah manis, yaitu mendapatkan IPK sempurna, dan berharap IPK ini terus dapat dipertahankan hingga kelulusan nanti,” pungkas Awallia, Senin (18/4/2022).

Ia menjelaskan, metode belajar yang dilakukan selama ini adalah terus mencoba mempelajari materi perkuliahan, baik teori maupun modul praktikum, kemudian mengaplikasikannya. Sehingga ketika terdapat kendala, langsung ditanyakan kepada dosen saat perkuliahan daring.

“Selama perkuliahan beberapa semester kemarin, tidak ada yang bisa saya lakukan untuk mendapatkan pendidikan, kecuali dengan melakukan adaptasi dengan terus berusaha dan belajar, dan Alhamdulillah saya mendapatkan hasilnya yaitu mendapatkan IPK sempurna. Saya harap ini dapat terus berlanjut hingga lulus nanti,” ungkapnya.

Sementara itu, Muhammad Sony Maulana selaku ketua prodi Sistem Informasi Universitas BSI kampus Pontianak mengatakan, Universitas BSI merupakan salah satu perguruan tinggi yang berbasiskan teknologi, pastinya harus bisa menyesuaikan pembelajaran dengan teknologi, dan saat ini sangat pas sekali untuk menghadapi pandemi Covid-19.

“Terlihat cukup banyak mahasiswa yang mendapatkan IPK yang tinggi selama perkuliahan, berarti ini membuktikan metode dan teknik pembelajaran yang dijalankan sukses untuk menghadapi Covid-19,” tandas Sony.

Sumber: Republika

Tags: ipk maksimalraihan ipk maksimaluniversitas bina sarana informatikauniversitas bsi
ShareTweetPin
Previous Post

Kasus Minyak Goreng Langka dan Harga tak Wajar, Dirjen Kemendag Jadi Tersangka

Next Post

BMA Bantu Dua KK Korban Kebakaran di Gampong Lampeuneuen Darul Imarah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Rektor UIN Ar-Raniry Titip Pesan ke Mahasiswa BEM SI: Jaga Perdamaian Aceh

Rektor UIN Ar-Raniry Titip Pesan ke Mahasiswa BEM SI: Jaga Perdamaian Aceh

Selasa (20/10/2026) - 14:00 WIB
Iskada Aceh Gelar Muktamar VI pada November 2026, Bahas Arah Dakwah Periode Mendatang

Iskada Aceh Gelar Muktamar VI pada November 2026, Bahas Arah Dakwah Periode Mendatang

Selasa (20/10/2026) - 13:56 WIB
Kepala BPMA Salurkan Santunan Anak Yatim dan Bantuan untuk Balai Pengajian di Aceh Timur

Kepala BPMA Salurkan Santunan Anak Yatim dan Bantuan untuk Balai Pengajian di Aceh Timur

Selasa (20/10/2026) - 13:49 WIB
Basarnas Cari Warga Terseret Arus Sungai di Aceh Jaya

Basarnas Cari Warga Terseret Arus Sungai di Aceh Jaya

Senin (19/10/2026) - 21:26 WIB
Pemko Sabang Bangun 30 Rumah Duafa dan Permudah Penyaluran Zakat

Pemko Sabang Bangun 30 Rumah Duafa dan Permudah Penyaluran Zakat

Senin (19/10/2026) - 19:52 WIB
KOMA Kecam Upaya Take Down Berita Karhutla, Blackout dan Demo Data Center

KOMA Kecam Upaya Take Down Berita Karhutla, Blackout dan Demo Data Center

Senin (19/10/2026) - 19:49 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.