Kamis, September 10, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home NASIONAL

Pakar: Sesuaikan Layanan Kesehatan dengan Perkembangan Transportasi

Redaksi Oleh Redaksi
Jumat (15/04/2022) - 23:28 WIB
in NASIONAL
0
Calon penumpang menunggu kedatangan bus di Agen Bus AKAP Pondok Pinang, Jakarta Selatan, Jumat (15/4/2022). Pakar mengemukakan, penyediaan fasilitas pelayanan kesehatan saat arus mudik Lebaran 2022 perlu disesuaikan dengan perkembangan sarana transportasi saat ini.

Otoritas diminta membuat sistem rujukan saat ada kecelakaan dan masalah di jalan tol.

 JAKARTA — Direktur Pasca-Sarjana Universitas Yayasan Rumah Sakit Islam Indonesia (YARSI) Prof Tjandra Yoga Aditama mengemukakan, penyediaan fasilitas pelayanan kesehatan saat arus mudik Lebaran 2022 perlu disesuaikan dengan perkembangan sarana transportasi saat ini.

“Situasi sekarang berbeda dengan situasi mudik sebelum pandemi Covid-19,” kata Tjandra Yoga Aditama melalui pernyataan tertulis yang diterima di Jakarta, Jumat (15/4/2022).

Tjandra mengatakan, saat ini sudah ada jalan tol dengan jarak tempuh panjang di Jawa, di sebagian Sumatra dan kawasan lainnya, sehingga tantangan kesehatan bagi pengemudi berbeda dengan sebelumnya. Pun dengan penempatan pos kesehatan yang juga perlu disesuaikan dengan rest area jalan tol dengan segala spesifikasinya.

Tjandra yang juga Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) itu mendorong otoritas terkait untuk mempertimbangkan sistem rujukan saat ada kecelakaan dan masalah di jalan tol. Sistem rujukan tersebut disiapkan untuk membawa pasien ke fasilitas pelayanan kesehatan yang lebih lengkap secara alat medis dan tenaga kesehatan di luar jalan tol.

“Serta bagaimana kalau ada masalah kesehatan di antara dua rest area yang jaraknya mungkin cukup jauh satu dengan lainnya,” katanya.

Tjandra mengatakan, perlu disiapkan langkah mitigasi terhadap penyakit Covid-19 yang tetap harus diwaspadai kemungkinan penularannya kepada pemudik, khususnya di tengah kemunculan subvarian Omicron seperti XE, XD, dan XF. “Minat mudik sekarang juga dapat saja amat tinggi karena sudah dua tahun tidak mudik dan sarana nonjalan raya juga makin baik, seperti kereta api, pesawat, kapal feri dan lainnya. Walaupun tetap harus dipertimbangkan para pemudik yang menggunakan sepeda motor,” katanya.

Tjandra mengatakan agenda mudik sebelum pandemi, pemerintah pernah menyediakan sekitar 700 pos kesehatan, puskesmas dan rumah sakit di sepanjang jalur mudik, termasuk di bandara, pelabuhan, stasiun kereta api dan terminal bis di seluruh Indonesia. “Jumlah yang akan disiapkan sekarang tentu akan disesuaikan dengan perkembangan sarana transportasi yang ada. Pos pelayanan kesehatan juga dapat didirikan di lokasi-lokasi strategis seperti tempat ibadah dan lokasi wisata,” kata dia.

Juga perlu diadakan pemeriksaan kesehatan terhadap pengemudi kendaraan umum. Pemeriksaan faktor risiko pengemudi ini antara lain meliputi pemeriksaan tekanan darah, gula darah, alkohol dan amphetamin dalam urin.

“Tentu mendekati waktu para pemudik berangkat nanti, sekitar seminggu mendatang, maka akan dilakukan berbagai penyuluhan kesehatan tentang anjuran mudik sehat, yang memang selalu dilakukan ketika sebelum pandemi Covid-19 ini,” ungkap Tjandra.


 

Sumber: Republika

Tags: arus mudikmoda transportasimudik lebaranpandemi covid 19
ShareTweetPin
Previous Post

Pengurus MUI Sekaligus Dosen Hubungan Internasional Ini Minta Rusia-Ukraina Segera Damai

Next Post

Pemerintah Daerah Didorong Perkuat Kelembagaan Komnas Penyandang Disabilitas

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

20 Nazir Terima Sertifikat Tanah Wakaf, Kemenag Aceh Besar: Wajib Produktif

20 Nazir Terima Sertifikat Tanah Wakaf, Kemenag Aceh Besar: Wajib Produktif

Rabu (09/09/2026) - 22:25 WIB
SMAN 9 Banda Aceh Gandeng USK dan UIN Ar-Raniry Perkuat Kualitas Pendidikan

SMAN 9 Banda Aceh Gandeng USK dan UIN Ar-Raniry Perkuat Kualitas Pendidikan

Rabu (09/09/2026) - 22:23 WIB
ACF 2026 Jadi Pusat Studi Gastronomi Aceh, Hadirkan 500 Lebih Variasi Rasa

ACF 2026 Jadi Platform Kolaborasi, Puluhan Komunitas Ikut Terlibat

Rabu (09/09/2026) - 22:19 WIB
Tiga Bakal Calon Resmi Mendaftar, Pemilihan Ketua PSSI Aceh Digelar 3 Oktober

Tiga Bakal Calon Resmi Mendaftar, Pemilihan Ketua PSSI Aceh Digelar 3 Oktober

Rabu (09/09/2026) - 22:09 WIB
Aceh Dorong Dana Otsus Minimal 2,5 Persen dalam Revisi UUPA

Mualem-Dek Fadh Sambut Baik Revisi UUPA Jadi Usul Inisiatif DPR RI

Rabu (09/09/2026) - 22:07 WIB
Rakor Gubernur se-Sumatera, Dek Fadh Dorong Penguatan Konektivitas dan Ekonomi Kawasan

Rakor Gubernur se-Sumatera, Dek Fadh Dorong Penguatan Konektivitas dan Ekonomi Kawasan

Rabu (09/09/2026) - 22:04 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.