Banda Aceh – Arus kendaraan di ruas Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) mulai mengalami peningkatan menjelang periode puncak mudik Lebaran 2026. PT Hutama Karya (Persero) mencatat lonjakan trafik kendaraan di sejumlah ruas tol, termasuk di wilayah Aceh, seiring meningkatnya mobilitas masyarakat setelah kebijakan Work From Anywhere (WFA) mulai diberlakukan sejak 16 Maret 2026.
Berdasarkan data Hutama Karya pada 16 Maret 2026, total trafik harian pada ruas tol yang telah beroperasi di JTTS mencapai 138.029 kendaraan atau meningkat 55,54 persen dibandingkan kondisi normal.
Pelaksana Harian (Plh.) Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan PT Hutama Karya (Persero), Hamdani, mengatakan peningkatan trafik ini menunjukkan masyarakat mulai melakukan perjalanan lebih awal menjelang libur Lebaran.
“Peningkatan trafik kendaraan di sejumlah ruas tol Trans Sumatera mencerminkan mobilitas masyarakat yang terus tumbuh menjelang periode puncak mudik. Kami terus melakukan pemantauan secara berkelanjutan untuk memastikan layanan jalan tol tetap aman, lancar, dan nyaman bagi seluruh pengguna jalan,” kata Hamdani.
Trafik Tol Aceh Meningkat Tajam
Untuk wilayah Aceh, peningkatan trafik tercatat pada ruas Tol Sigli – Banda Aceh (Sibanceh) Seksi 2–6 (Seulimeum – Baitussalam). Pada 16 Maret 2026, ruas tersebut dilalui 7.919 kendaraan, atau meningkat 155,45 persen dibandingkan trafik normal.
Selain ruas yang telah beroperasi penuh, Tol Sigli – Banda Aceh Seksi 1 (Seulimeum – Padang Tiji) yang difungsionalkan selama periode mudik juga mencatat pergerakan kendaraan sebanyak 3.603 kendaraan pada hari yang sama.
Hutama Karya menilai peningkatan trafik tersebut menjadi indikasi bahwa ruas Tol Sibanceh mulai dimanfaatkan masyarakat sebagai jalur utama mobilitas di Aceh, terutama menjelang arus mudik Lebaran.
Hutama Karya mengimbau masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik untuk merencanakan perjalanan dengan baik dan tetap mematuhi aturan berkendara.
“Pengguna jalan diharapkan mematuhi rambu lalu lintas dan batas kecepatan, menjaga jarak aman, memastikan kondisi kendaraan serta pengemudi dalam kondisi prima, serta beristirahat di rest area terdekat apabila merasa lelah atau mengantuk,” kata Hamdani.
Pemantauan trafik akan terus dilakukan oleh Hutama Karya guna memastikan kelancaran arus kendaraan di Jalan Tol Trans Sumatera selama periode mudik Lebaran 2026.[]










