Senin, September 14, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home DAERAH

Melihat Lebih Dekat Pesona Samarkilang, Pemukiman Tengah Hutan

Febby Andriyani Oleh Febby Andriyani
Kamis (26/01/2023) - 12:21 WIB
in DAERAH, FOTO
0
Melihat Lebih Dekat Pesona Samarkilang, Pemukiman Tengah Hutan

Seorang warga yang sedang berjalan di dalam kabut pagi, Samarkilang.

Bener Meriah- Samarkilang merupakan salah satu daerah di Kecamatan Syiah Utama Kabupaten Bener Meriah yang terletak jauh di tengah hutan belantara Aceh. Berbagai pesona keindahan alam dan cerita sejarah perjuangan rakyat Aceh menjadikan tempat ini dikenal dengan sebutan “Kota Pejuang”.

“Sebelum merdeka, Samarkilang itu sudah beridiri dan dikenal dengan nama “Pantan Senia”. Hingga pada masa penjajahan Belanda diganti dengan nama “Samar” yang artinya orang datang dari segala penjuru,” ujar Aman Roma, salah satu tokoh di Samarkilang.

Jarak tempuh dari Simpang Tiga Redelong ke Samarkilang memakan waktu tiga sampai empat jam. Sehingga banyak masyarakat hanya mengetahui namanya dan tidak pernah berkunjung ke sana.

Umumnya masyarakat Samarkilang adalah petani. Hasil tani seperti padi, jagung, dan pinang mereka bawa sendiri dari Samarkilang ke ibu kota Bener Meriah (Simpang Tiga Redelong) untuk dijual.

Bener Meriah sangat dikenal dengan suhu udara yang dingin, namun tidak dengan Samarkilang. Meski berada dalam Kabupaten Bener Meriah, Samarkilang cenderung bersuhu panas. Hal ini disebabkan daerah tersebut berada di lereng gunung.

Husaini seorang pengunjung dari Banda Aceh yang baru pertama sekali menginjakkan kaki ke Samarkilang mengatakan, ia terkejut dengan suhu di sana yang panas, awalnya ia berpikir Samarkilang itu dingin.

“Saya memperkirakan Samarkilang itu dingin, sehingga saya menyiapkan beberapa pakaian tebal, ternyata Samarkilang bersuhu panas,” ucap Husaini dengan sedikit tersenyum (7/1/2023).

Persawahan masyarakat Samarkilang yang berbatasan langsung dengan hutan lindung.
Pemukiman Kecamatan Syiah Utama yang dikelilingi hutan lebat dan termasuk dalam Kawasan Ekosistem Leuser (KEL).
Suasana perkampungan di Samarkilang Kecamatan Syiah Utama yang jauh dari keramaian. Syiah Utama memiliki 14 kampung yang pada umumnya masyarakat di sana adalah petani.
Seorang warga yang sedang berjalan di dalam kabut pagi, Samarkilang.
Seorang wanita lanjut usia di Samarkilang sedang berlindung di rumahnya yang terbuat dari papan dari sejuknya udara pagi, Minggu (8/1/2023)
Sebuah jembatan gantung yang menghubungkan pemukiman warga Samarkilang dengan tempat asalnya yang saat ini menjadi lahan pertanian.
Tags: alambenermeriahsamarkilang
ShareTweetPin
Previous Post

Ribuan Warga Aceh Timur Kembali ke Rumah Usai Banjir Surut

Next Post

Ribuan Murid TK/RA Ikut Manasik Haji di Aceh Timur

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Yuk Seru-seruan di Sanger Day Fest 2026, Ada 1001 Sanger Gratis!

Yuk Seru-seruan di Sanger Day Fest 2026, Ada 1001 Sanger Gratis!

Jumat (11/09/2026) - 20:52 WIB
Buka ACF 2026, Plt Sekda Aceh Dorong Kuliner Jadi Penggerak Ekonomi Kreatif

Buka ACF 2026, Plt Sekda Aceh Dorong Kuliner Jadi Penggerak Ekonomi Kreatif

Jumat (11/09/2026) - 18:27 WIB
Alumni Harvard Reza Idria Dilantik Jadi Wakil Rektor III UIN Ar-Raniry

Alumni Harvard Reza Idria Dilantik Jadi Wakil Rektor III UIN Ar-Raniry

Jumat (11/09/2026) - 15:00 WIB
67 Pejabat Baru UIN Ar-Raniry Dilantik, Rektor Dorong Kerja Keras dan Kolaborasi

67 Pejabat Baru UIN Ar-Raniry Dilantik, Rektor Dorong Kerja Keras dan Kolaborasi

Jumat (11/09/2026) - 14:54 WIB
Tindak Lanjuti Kerja Sama, Lapas Blangpidie Beri Sosialisasi Bantuan Hukum

Tindak Lanjuti Kerja Sama, Lapas Blangpidie Beri Sosialisasi Bantuan Hukum

Jumat (11/09/2026) - 14:50 WIB
DAMASQUSS V Diikuti 1.012 Peserta dari 80 Sekolah, Hadirkan 25 Cabang Lomba

DAMASQUSS V Diikuti 1.012 Peserta dari 80 Sekolah, Hadirkan 25 Cabang Lomba

Jumat (11/09/2026) - 14:46 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.