Rabu, Oktober 14, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home DAERAH

Marwan Ajak Mahasiswa USK Bijak Bermedsos untuk Cegah Intoleransi

Redaksi Oleh Redaksi
Rabu (21/09/2022) - 15:00 WIB
in DAERAH
0
Marwan Ajak Mahasiswa USK Bijak Bermedsos untuk Cegah Intoleransi

Rektor USK, Profesor Marwan, menyampaikan materi Peran Generasi Milenial dalam kegiatan Workshop Moderasi Beragama di gedung AAC Dayan Dawood, Banda Aceh, Rabu (21/9/2022). Foto: Ist

BANDA ACEH – Rektor Universitas Syiah Kuala (USK), Profesor Marwan, mengajak generasi muda khususnya mahasiswa untuk bijak dalam bermedia sosial sebagai upaya untuk mencegah sikap intoleransi beragama.

Pernyataan tersebut disampaikan Rektor saat menjadi narasumber pada Workshop Moderasi Beragama yang diinisasi Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia di Gedung AAC Dayan Dawood, Banda Aceh, Rabu (21/9/2022).

Marwan mengatakan, salah satu karakteristik generasi milenial adalah dekat dengan teknologi informasi atau digitalisasi. Kemudahan mereka mengakses informasi misalnya melalui gadget bisa berdampak negatif jika tidak dilakukan secara bijak.

Oleh sebab itu, ia mengingatkan mahasiswa untuk bijak dalam mencerna informasi. Tidak tergesa-gesa menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya. Apalagi informasi hoax tersebut dapat memicu lahirnya sikap intoleransi beragama di masyarakat.

“Jangan sampai kita menjadi bagian penyebar hoax. Cermatlah memisahkan mana informasi yang benar dan tidak. Mari kita jaga sikap ini, jangan sampai kerukunan bergama kita terganggu karena pengaruh informasi yang negatif,” ungkap Marwan.

Dalam kesempatan itu, Diresskrimsus Polda Aceh, Kombes Polisi Sony Sanjaya, menjelaskan bahwa berkembangnya era digital merupakan sebuah kerawanan ketika orang di dalamnya belum siap. Apalagi orang tersebut memiliki pengaruh atau pengikut yang banyak.

Dirinya mencontohkan kasus hoax yang pernah ditangani Polda Aceh terhadap seorang tokoh masyarakat. Ketika ditanya dari mana sumber informasi hoax tersebut ternyata berasal dari media abal-abal. Ironisnya, informasi hoax tersebut diterima para pengikutnya akibat tidak mampu menyaring kebenaran berita tersebut dengan baik.

“Makanya sekarang sering kita dengar, saring sebelum sharing. Nah bagaimana kemampuan kita menyaring? Itu adalah jati diri kita. Itu adalah kemampuan kita,” kata perwira berpangkat melati tiga ini.

Sementara itu, Deputi Bidang Pemberdayaan Pemuda Kemenpora, Profesor Faisal Abdullah, menyampaikan pemahaman moderasi beragama itu sangat penting. Mengingat betapa bahayanya Indonesia jika dibiarkan kehidupan bermasyarakatnya tidak disentuh pemahaman untuk membangun persatuan dan kesatuan.

Apalagi, kata dia, dengan perkembangan teknlogi informasi yang begitu cepat.
Untuk itulah, dirinya menilai perlu adanya upaya untuk melindungi generasi muda dari informasi yang tidak jelas dan mengancam keutuhan bangsa.

“Karena itulah Kemenpora menganggap penting. Selalu membuka ruang untuk dialog, untuk memberi infomasi yang baik, agar toleransi bergama bisa berjalan dengan baik sesuai dengan yang kita inginkan,” ujar Faisal Abdullah.

Selain di Aceh, workshop yang sama sudah dilaksanakan pada empat daerah lainnya yaitu Kota Solo, Lampung, Makasar, dan Kalimantan Timur. Dalam kegiatan ini turut dilakukan penandatanganan ikrar pemuda lintas agama dan suku bangsa.[]

Tags: Banda Acehkemenporamahasiswa uskPolda AcehUniversitas Syiah Kualaworkshop moderasi beragama
ShareTweetPin
Previous Post

Universitas Syiah Kuala Orientasi Mahasiswa Asing

Next Post

Rumoh Transparansi Dorong Perlindungan Awak Kapal Perikanan Asal Aceh

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

APPSI Aceh Dilantik, Pengurus Baru Diminta Perjuangkan Kepentingan Pedagang

APPSI Aceh Dilantik, Pengurus Baru Diminta Perjuangkan Kepentingan Pedagang

Selasa (06/10/2026) - 23:49 WIB
Cut Sitti Kamila, Lulus dari 2 Kampus dan Kuasai Bahasa Korea

Cut Sitti Kamila, Lulus dari 2 Kampus dan Kuasai Bahasa Korea

Selasa (06/10/2026) - 17:40 WIB
Wagub Dek Fadh Tinjau Sejumlah Infrastruktur dan Kondisi Sungai di Bireuen-Aceh Utara

Wagub Dek Fadh Tinjau Sejumlah Infrastruktur dan Kondisi Sungai di Bireuen-Aceh Utara

Selasa (06/10/2026) - 17:34 WIB
Kejari Banda Aceh Tahan Tersangka Dugaan Korupsi Pengelolaan Beasiswa BPSDM

Kejari Banda Aceh Tahan Tersangka Dugaan Korupsi Pengelolaan Beasiswa BPSDM

Selasa (06/10/2026) - 17:30 WIB
Lewat Bunda Bercerita, Nuri Farisal Tumbuhkan Minat Baca Anak Sabang

Lewat Bunda Bercerita, Nuri Farisal Tumbuhkan Minat Baca Anak Sabang

Selasa (06/10/2026) - 17:17 WIB
Aceh Tak Mau Lagi Hanya Jual Bahan Mentah, AEDF 2026 Siapkan Roadmap Investasi 20 Tahun

Aceh Tak Mau Lagi Hanya Jual Bahan Mentah, AEDF 2026 Siapkan Roadmap Investasi 20 Tahun

Selasa (06/10/2026) - 15:07 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.