Kamis, Oktober 22, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home NASIONAL

Luhut Sebut Jokowi Minta Pemprov DKI Tambah Insentif Kendaraan Listrik

Redaksi Oleh Redaksi
Sabtu (19/08/2023) - 07:28 WIB
in NASIONAL
0
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan.

#image_title

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan.

JAKARTA — Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI untuk bisa memakai anggaran daerah guna mengalokasikan insentif tambahan kendaraan listrik.

“Kalau DKI itu, Presiden mendorong kalau bisa kasih insentif lebih lagi,” ujar Luhut saat ditemui di kantornya, Jakarta Pusat, Jumat (18/8/2023). Dengan adanya intensif lebih maka masyarakat tergerak membeli dan menggunakan kendaraan listrik untuk kesehariannya.


Luhut menjelaskan dengan adanya insentif untuk kendaraan listrik maka masyarakat bakal meninggalkan kendaraan konvensional. Dengan begitu, ke depannya, emisi gas buang yang dihasilkan mobil BBM bisa berkurang dan kualitas udara di Jakarta sekitarnya bisa membaik.

Menurut Luhut, pemerintah akan membatasi mobilitas kendaraan pribadi di Jakarta. Pemerintah juga akan memperketat uji emisi dan proses prizinan lalu lintas. Selain itu, sanksi tegas terhadap pelanggar emisi transportasi juga bakal diberlakukan.


“Yang paling besar transportasi. Tapi kita sekarang cek ulang. Kita minta untuk melihat lagi. Tapi kalau dari data kami sekarang transportasi itu yang paling paling banyak kontribusi,” ujar Luhut.

Sumber: Republika

Tags: emisi gas buanginsentif kendaraan listrikLuhut Binsar Pandjaitanmenggunakan kendaraan listrikpemprov dki jakarta
ShareTweetPin
Previous Post

Nomokrasi dan Islamophonia: Ideologi Baru, Rasisme, dan Endapan Trauma Perang Salib (1)

Next Post

Bertemu Cak Imin di Jaksel, Ganjar Bawa Sepasang Lovebird Warna Merah Hijau

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Hari Santri Nasional 2026, Dayah Darul Quran Aceh Apresiasi Santri Berprestasi dan Santuni Warga

Hari Santri Nasional 2026, Dayah Darul Quran Aceh Apresiasi Santri Berprestasi dan Santuni Warga

Kamis (22/10/2026) - 20:39 WIB
Pj Sekda dan Seluruh Kepala SKPA Ikuti Bimtek Keluarga Berintegritas KPK

Pj Sekda dan Seluruh Kepala SKPA Ikuti Bimtek Keluarga Berintegritas KPK

Kamis (22/10/2026) - 15:47 WIB
Donat Labu dan Ketela di Aceh Besar Raih Grade A dari BBPOM

Donat Labu dan Ketela di Aceh Besar Raih Grade A dari BBPOM

Kamis (22/10/2026) - 15:44 WIB
BSI Perkuat Ekosistem Wakaf Produktif, Dorong Potensi Rp180 Triliun Jadi Kekuatan Ekonomi Umat

BSI Perkuat Ekosistem Wakaf Produktif, Dorong Potensi Rp180 Triliun Jadi Kekuatan Ekonomi Umat

Kamis (22/10/2026) - 15:30 WIB
Jalanan Kota Banda Aceh Lengang pada Hari Pertama Puasa

Antisipasi Lonjakan Kendaraan, Menteri PU Soroti Kapasitas Jalan di Aceh

Kamis (22/10/2026) - 15:14 WIB
Dua Ruko Diduga Jadi Pabrik Sabu di Pidie Digerebek Bareskrim dan BNN

Dua Ruko Diduga Jadi Pabrik Sabu di Pidie Digerebek Bareskrim dan BNN

Kamis (22/10/2026) - 15:05 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.