Sabtu, Mei 2, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home NASIONAL

Kurangnya Perhatian Orang Tua pada Pola Asuh Anak Bisa Sebabkan Stunting

Redaksi Oleh Redaksi
Sabtu (12/08/2023) - 01:51 WIB
in NASIONAL
0
Kasus stunting disebut tidak melulu dilatarbelakangi oleh kemampuan ekonomi yang rendah saja, melainkan bisa jadi karena orang tua yang kurang memperhatikan pola pengasuhan terkait tumbuh kembang anak

#image_title

JAKARTA — Kasus stunting disebut tidak melulu dilatarbelakangi oleh kemampuan ekonomi yang rendah saja, melainkan bisa jadi karena orang tua yang kurang memperhatikan pola pengasuhan terkait tumbuh kembang anaknya. Sebab itu, untuk terus menekan angka prevalensi stunting, peningkatan kualitas pengasuhan anak usia dini perlu dilakukan.


“Kasus stunting tidak selalu dilatarbelakangi oleh kemampuan ekonomi yang rendah saja, bisa jadi anak tersebut mengalami stunting karena orang tuanya kurang memperhatikan asupan gizi dan pola pengasuhan terkait tumbuh kembang,” kata Bupati Banyumas, Achmad Husein, dalam siaran pers, Jumat (11/8/2023).


Prevalensi stunting di daerahnya menunjukkan tren penurunan yang cukup signifikan. Berdasarkan data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI), angka stunting di Kabupaten Banyumas turun dari 21,6 persen pada tahun 2021 ke angka 16,6 persen pada tahun 2022.


Meski begitu, untuk mencapai target nasional penurunan angka stunting menjadi 14 persen tetap dibutuhkan kolaborasi dengan berbagai pihak. Untuk itu, pihaknya bekerja sama dengan Tanoto Foundation melalui peningkatan kualitas pengasuhan anak usia dini. Intervensi dilakukan lewat pusat layanan pengasuhan untuk stimulasi dan pembelajaran dini bagi anak usia 0-3 tahun yang disebut Rumah Anak SIGAP. 


“Pesan saya, tolong Pak Kepala Desa, Pak Camat apa yang sudah dibangun oleh Tanoto Foundation ini dijaga dengan baik, ditingkatkan dan dikembangkan, ajak semua kader dan warga untuk turut serta aktif di Rumah Anak SIGAP supaya angka stunting di Desa Sokawera bisa nol,” ujar dia.


Sementara itu, Head of Early Childhood Education and Development (ECED) Tanoto Foundation, Eddy Henry, menyampaikan, upaya pencegahan stunting dapat dilakukan dari keluarga melalui perbaikan pola makan, pola hidup bersih dan sehat, serta pola asuh. Hal itulah yang hendak dilakukan pihaknya melalui program tersebut.


“Kita berharap orang tua mendapatkan edukasi dan informasi seputar pengasuhan sehingga khususnya usia 0-3 tahun, bahkan sejak dari dalam kandungan. Masa-masa ini merupakan usia krusial di mana anak perlu mendapatkan gizi dan stimulasi yang cukup sehingga tumbuh kembangnya dapat optimal dan tidak menjadi stunting,” jelas Eddy.


Rumah Anak SIGAP adalah bagian dari program Siapkan Generasi Anak Berprestasi (SIGAP), yang merupakan bentuk kemitraan antara Tanoto Foundation dengan pemerintah daerah dan melibatkan masyarakat. Rumah Anak SIGAP didirikan dengan mengembangkan model layanan yang bertujuan untuk membekali keluarga agar mampu memberikan pengasuhan yang mendukung tumbuh kembang optimal anak usia 0-3 tahun secara menyeluruh.


Ragam layanan yang tersedia di Rumah Anak SIGAP ditujukan untuk memastikan anak-anak usia 0-3 tahun berkembang sesuai dengan usia mereka, dengan meningkatkan keterampilan orang tua/pengasuh dalam praktik pengasuhan yang berbasis pemenuhan hak anak. Layanan tersebut meliputi kegiatan kelompok pengasuhan tematik, kegiatan stimulasi dengan bermain, pendampingan individual bagi orang tua dan anak, kunjungan rumah, dan beragam kegiatan pendukung lainnya.


 

Sumber: Republika

Tags: keterampilan orang tuapencegahan stuntingpola asuhpola makanstunting
ShareTweetPin
Previous Post

MPR Tegaskan Amandemen UUD Usai Pemilu 2024, Bukan untuk Perpanjang Masa Jabatan Presiden

Next Post

Rumah Kakao, Jurus Dongkrak Bisnis Cokelat dan Sejahterakan Petani

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Gas Pol! Realisasi APBA 2026 Tembus 23,27 Persen, Lampaui Target Awal Tahun

Gas Pol! Realisasi APBA 2026 Tembus 23,27 Persen, Lampaui Target Awal Tahun

Sabtu (02/05/2026) - 09:23 WIB
Wagub Aceh Silaturrahmi dengan Abu Paya Pasi, Perkuat Sinergi Ulama dan Umara

Wagub Aceh Silaturrahmi dengan Abu Paya Pasi, Perkuat Sinergi Ulama dan Umara

Jumat (01/05/2026) - 22:52 WIB
64 Pengelola Perpustakaan di Langsa Dibekali Automasi Berbasis Inlislite

64 Pengelola Perpustakaan di Langsa Dibekali Automasi Berbasis Inlislite

Jumat (01/05/2026) - 21:53 WIB
Polri Apresiasi Massa Buruh Sampaikan Aspirasi Tertib pada Peringatan May Day

Polri Apresiasi Massa Buruh Sampaikan Aspirasi Tertib pada Peringatan May Day

Jumat (01/05/2026) - 21:50 WIB
DPRA Desak Pemerintah Pusat Segera Kembalikan Anggaran TKD Aceh Rp1,7 Triliun

Antrian Panjang di Jembatan Kutablang Dikeluhkan, Yah Fud Minta Evaluasi Sistem Buka Tutup

Jumat (01/05/2026) - 21:48 WIB
APBA Aceh Melaju: Realisasi 23.27 Persen, Lampaui Target Awal Tahun

APBA Aceh Melaju: Realisasi 23.27 Persen, Lampaui Target Awal Tahun

Jumat (01/05/2026) - 15:14 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.