Senin, Mei 25, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home INTERNASIONAL

Konflik Rusia-Ukraina Perburuk Masalah Ketahanan Pangan Global

Redaksi Oleh Redaksi
Kamis (05/05/2022) - 14:39 WIB
in INTERNASIONAL
0
Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres berbicara selama konferensi pers bersama dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy setelah pertemuan mereka di Kyiv, Ukraina, Kamis, 28 April 2022.

Konflik Rusia-Ukraina memicu lonjakan harga pangan dan energi lebih tinggi.

 ABUJA – Konflik Rusia-Ukraina dinilai memperburuk masalah ketahanan pangan global. Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mengatakan, persoalan tersebut tak dapat diselesaikan tanpa memulihkan produksi pertanian Ukraina serta produksi pangan dan pupuk Rusia ke pasar dunia.


“Analisis kami menunjukkan bahwa perang di Ukraina hanya memperburuk keadaan, memicu krisis tiga dimensi yang menghancurkan sistem pangan, energi, dan keuangan global untuk negara-negara berkembang,” kata Guterres kepada awak media selama kunjungan perdananya ke Abuja, Nigeria, Rabu (4/5/2022). 


Guterres, yang akhir bulan lalu sempat bertemu Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky, masih berharap bisa membantu proses mediasi antara kedua negara tersebut. “Benar-benar tidak ada solusi yang benar untuk masalah ketahanan pangan global tanpa membawa kembali produksi pertanian Ukraina serta produksi pangan dan pupuk Rusia dan Belarusia ke pasar dunia meskipun perang,” ucapnya.


Bulan lalu, Dana Moneter Internasional (IMF) mengungkapkan, invasi Rusia ke Ukraina telah memberikan “kejutan negatif” lebih lanjut bagi wilayah Afrika sub-Sahara. Konflik antara kedua negara tersebut telah memicu lonjakan harga pangan dan energi lebih tinggi. Hal itu menempatkan orang-orang paling rentan pada risiko kelaparan.


Guterres mengungkapkan, PBB telah meminta dana tambahan sebesar 351 juta dolar AS untuk respons kemanusiaan di Nigeria. Negara tersebut harus membeli pasokan darurat kalium Kanada pada April lalu setelah tidak dapat mengimpor pupuk utama dari Rusia. Transaksi demikian tak dapat dilakukan karena adanya sanksi Barat.


Tekanan ekstra datang karena masih banyak negara yang belum pulih dari dampak pandemi Covid-19. “Kita perlu memastikan aliran makanan dan energi yang stabil melalui pasar terbuka dengan mencabut semua pembatasan ekspor yang tidak perlu, mengarahkan surplus dan cadangan kepada mereka yang membutuhkan serta menjaga harga pangan untuk mengekang volatilitas pasar,” kata Guterres.

sumber : Reuters

Sumber: Republika

Tags: angka krisis panganharga pangankonflik rusia ukrainakrisis pangan globalpanganpbb
ShareTweetPin
Previous Post

Posko Vaksin Mudik Sumbang Penambahan Angka Vaksinasi Nasional

Next Post

Kemenhub: Pergerakan Arus Balik Mulai Meningkat

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Kalahkan Kampus Ternama, Mahasiswa UIN Ar-Raniry Juara Umum Kompetisi Inovasi Nasional di Padang

Kalahkan Kampus Ternama, Mahasiswa UIN Ar-Raniry Juara Umum Kompetisi Inovasi Nasional di Padang

Senin (25/05/2026) - 09:29 WIB
Gubernur Mualem: Revisi UUPA untuk Hindari Potensi Konflik Aceh di Masa Depan

Gubernur Mualem: Revisi UUPA untuk Hindari Potensi Konflik Aceh di Masa Depan

Minggu (24/05/2026) - 22:19 WIB
MIN 27 Aceh Besar Sabet 11 Penghargaan di Festival Literasi Nasional 2026

MIN 27 Aceh Besar Sabet 11 Penghargaan di Festival Literasi Nasional 2026

Minggu (24/05/2026) - 22:14 WIB
Penyeberangan Jakarta–Malahayati Segera Beroperasi, Pangkas Biaya Logistik dan Dorong Ekonomi Aceh

Penyeberangan Jakarta–Malahayati Segera Beroperasi, Pangkas Biaya Logistik dan Dorong Ekonomi Aceh

Sabtu (23/05/2026) - 20:34 WIB
PLN Ungkap Gangguan Kelistrikan di Sumatra, Dipicu Cuaca Buruk di Jalur Transmisi Jambi

PLN Ungkap Gangguan Kelistrikan di Sumatra, Dipicu Cuaca Buruk di Jalur Transmisi Jambi

Sabtu (23/05/2026) - 00:43 WIB
Polresta Banda Aceh Selidiki Motif Terbakarnya Gedung Fakultas Pertanian USK

Polisi Periksa 15 Saksi Terkait Kebakaran Gedung Fakultas Pertanian USK

Sabtu (23/05/2026) - 00:27 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.