Kamis, September 17, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home KAMPUS

KKN Kebencanaan USK Perkuat Pemulihan Mental Anak Pascabanjir di Pidie Jaya

Redaksi Oleh Redaksi
Rabu (21/01/2026) - 20:40 WIB
in KAMPUS
0
KKN Kebencanaan USK Perkuat Pemulihan Mental Anak Pascabanjir di Pidie Jaya

Mahasiswa KKN Kebencanaan USK memberikan trauma healing atau psikososial kepada anak-anak korban bencana di Pidie Jaya. Foto: Dokumen Pribadi

Pidie Jaya – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kebencanaan Universitas Syiah Kuala (USK) menunjukkan kepedulian nyata terhadap pemulihan psikososial anak-anak korban banjir bandang di Desa Dayah Kruet, Kecamatan Meurah Dua, Kabupaten Pidie Jaya.

Sebanyak sembilan mahasiswa dari lintas jurusan yang tergabung dalam KKN Kebencanaan USK hadir di desa tersebut tidak hanya menjalankan program akademik, tetapi juga berperan sebagai mitra masyarakat dalam proses pemulihan pascabencana. Salah satu fokus utama mereka adalah pendampingan psikososial bagi anak-anak yang terdampak banjir bandang.

Kegiatan psikososial ini dirancang untuk membantu anak-anak mengatasi trauma, ketakutan, dan tekanan mental akibat bencana. Melalui permainan edukatif, aktivitas kreatif, serta pendampingan emosional, mahasiswa berupaya menciptakan ruang aman dan menyenangkan agar anak-anak dapat kembali ceria dan beraktivitas secara normal.

Koordinator Kelompok KKN Kebencanaan USK, Akbar Juanda, mengatakan bahwa perhatian terhadap kondisi psikologis anak menjadi prioritas karena mereka merupakan kelompok paling rentan terdampak bencana.

“Anak-anak mengalami dampak yang tidak selalu terlihat secara fisik. Melalui kegiatan psikososial, kami ingin membantu mereka pulih secara mental, kembali tersenyum, dan merasa aman di lingkungannya,” ujar Akbar Juanda, Rabu (21/1/2026).

Selain pendampingan anak, mahasiswa KKN juga aktif melaksanakan gotong royong bersama warga. Mereka bahu-membahu membersihkan lingkungan desa, fasilitas umum, serta sekolah-sekolah yang terdampak banjir dan lumpur. Kegiatan ini sekaligus memperkuat ikatan sosial dan semangat kebersamaan antara mahasiswa dan masyarakat.

Di bidang kesehatan, mahasiswa KKN Kebencanaan USK turut berkolaborasi dengan lembaga kemanusiaan Imani Care dalam menggelar pengobatan massal gratis bagi warga Desa Dayah Kruet. Layanan kesehatan ini disambut antusias oleh masyarakat karena memberikan akses pemeriksaan dan pengobatan secara langsung pascabencana.

Akbar menegaskan, seluruh program yang dijalankan disusun berdasarkan kebutuhan riil masyarakat dan dilaksanakan dengan semangat pengabdian.

“Kami berupaya hadir sebagai bagian dari masyarakat. Sinergi dengan aparatur desa, warga, dan mitra kemanusiaan menjadi kunci agar program yang kami jalankan benar-benar bermanfaat,” kata dia.

Sementara itu, Keuchik Desa Dayah Kruet, Syukri, mengapresiasi kontribusi mahasiswa KKN Kebencanaan USK yang dinilai membawa dampak positif bagi pemulihan desa, khususnya bagi anak-anak dan keluarga korban banjir.

“Mahasiswa ini hadir sangat membantu warga kami, terutama dalam pemulihan pascabanjir. Anak-anak kembali ceria, lingkungan mulai bersih, dan masyarakat merasa diperhatikan. Kami berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut ke depannya,” ungkap Syukri.

Melalui KKN Kebencanaan, mahasiswa USK membuktikan perannya sebagai agen perubahan yang tidak hanya berorientasi pada akademik, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap kemanusiaan, kesehatan mental anak, serta penguatan ketangguhan masyarakat di wilayah rawan bencana.[]

Tags: banjir acehkkn kebencanaan uskkuliah kerja nyatapidie jayausk
ShareTweetPin
Previous Post

Hadapi Meugang 2026, Pemerintah Aceh Percepat Pemenuhan Kebutuhan Daging

Next Post

Di Hadapan Wamen Komdigi, Haji Uma Tekankan Pentingnya Etika dan Budaya di Ruang Digital

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Persiraja Academy Resmi Dibuka, Talenta Muda Aceh Mulai Berlatih 3 Oktober

Persiraja Academy Resmi Dibuka, Talenta Muda Aceh Mulai Berlatih 3 Oktober

Rabu (16/09/2026) - 14:29 WIB
Wagub Sampaikan Sejumlah Persoalan Pertanahan Aceh dalam Raker dan RDP Komisi II DPR RI

Wagub Sampaikan Sejumlah Persoalan Pertanahan Aceh dalam Raker dan RDP Komisi II DPR RI

Rabu (16/09/2026) - 14:21 WIB
FTK UIN Ar-Raniry Yudisium 509 Mahasiswa, 408 Lulus dalam 8 Semester

FTK UIN Ar-Raniry Yudisium 509 Mahasiswa, 408 Lulus dalam 8 Semester

Rabu (16/09/2026) - 14:17 WIB
Rekonstruksi Pascabencana Berlanjut, Pemerintah Pulihkan 3 Jembatan di Lintas Timur Aceh

Rekonstruksi Pascabencana Berlanjut, Pemerintah Pulihkan 3 Jembatan di Lintas Timur Aceh

Rabu (16/09/2026) - 14:14 WIB
Kapolda Aceh Resmikan Gedung Rueng Seumangat Presisi

Kapolda Aceh Resmikan Gedung Rueng Seumangat Presisi

Rabu (16/09/2026) - 14:11 WIB
Asrama Mahasiswa Terabaikan, Pemkab Aceh Singkil Justru Bangun Asrama Pegawai Kejari Rp1,6 M

Asrama Mahasiswa Terabaikan, Pemkab Aceh Singkil Justru Bangun Asrama Pegawai Kejari Rp1,6 M

Rabu (16/09/2026) - 14:08 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.