Jumat, Juni 5, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home NASIONAL

Kemenag: PITI Wadah Pemersatu Islam dan Tionghoa

Redaksi Oleh Redaksi
Minggu (22/05/2022) - 12:33 WIB
in NASIONAL
0
Sekretaris Ditjen Bimas Islam Kementerian Agama (Kemenag), M. Fuad Nasar mengatakan, kehadiran Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (PITI) merupakan wadah pemersatu Islam dan Tionghoa.

Islam tidak membeda-bedakan manusia karena etnisitas dan warna kulit.

JAKARTA–Sekretaris Ditjen Bimas Islam Kementerian Agama (Kemenag), M. Fuad Nasar mengatakan, kehadiran Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (PITI) merupakan wadah pemersatu Islam dan Tionghoa.


“Di masa kolonial, Islam dan Tionghoa seolah jauh satu sama lain, namun kehadiran PITI dengan gerakan pembauran membuat Islam dan Tionghoa kian membaur. Karena Islam agama universal untuk kawan-kawan keturunan Tionghoa,” kata Fuad saat sambutan Muktamar ke-VI bertema Dengan Semangat Islam Rahmatan Lil-Alamin PITI Mengawal Pluralisme untuk NKRI di Hotel Golden Boutique, Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat (20/5) malam.


Fuad mengutip pemikiran seorang pemimpin dan tokoh terkemuka PITI Junus Jahja, Islam tidak membeda-bedakan manusia karena etnisitas dan warna kulit. Sehingga keturunan Tionghoa yang masuk Islam ingin langsung terjun di kalangan umat tidak perlu untuk menonjolkan etnisitasnya. 


“Meski satu dan lain hal ajaran Islam membenarkan seseorang mengakui identitas asal usul dan etnisitasnya berdasarkan paham nasab. Namun, Islam juga mewajibkan seorang muslim harus mencintai agama dan tanah airnya,” ujarnya.


Selain itu, Fuad berharap PITI dapat menjadi pembina dan pembimbing saudara keturunan Tionghoa yang ingin mengenal Islam.“Kita juga membutuhkan organisasi yang  secara khusus membina para mualaf Tionghoa. Tentu cukup banyak di antara mereka yang memerlukan bimbingan setelah memilih menjadi mualaf,” katanya.


 

Sumber: Republika

Tags: bimas islamKemenagpemersatu islampititionghoa
ShareTweetPin
Previous Post

Politisi Golkar: Kami Kehilangan Sosok Fahmi Idris

Next Post

Begini Perubahan Penanganan Covid-19 Setelah Status Endemi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Basarnas Kerahkan Drone dan K-9 Cari Pendaki Hilang di Gunung Seulawah

Basarnas Kerahkan Drone dan K-9 Cari Pendaki Hilang di Gunung Seulawah

Kamis (04/06/2026) - 21:29 WIB
Terima Opini WTP dari BPK, Wali Kota Sabang Tegaskan Komitmen Perkuat Tata Kelola Keuangan

Terima Opini WTP dari BPK, Wali Kota Sabang Tegaskan Komitmen Perkuat Tata Kelola Keuangan

Kamis (04/06/2026) - 21:26 WIB
Gus Irfan Bidik Pasar Katering Haji Arab Saudi untuk Produk Pangan Indonesia

Gus Irfan Bidik Pasar Katering Haji Arab Saudi untuk Produk Pangan Indonesia

Kamis (04/06/2026) - 16:29 WIB
Menag Tegaskan Zakat Tidak Boleh Digunakan di Luar Asnaf

Menag: Jabatan Adalah Amanah, Jangan Tergoda Gratifikasi dan Suap

Kamis (04/06/2026) - 16:23 WIB
Penumpang Angkutan Udara dan Laut di Aceh Menurun

Penumpang Pesawat dan Kapal di Aceh Turun pada April 2026

Kamis (04/06/2026) - 16:13 WIB
Malaysia Dominasi Kunjungan Turis ke Aceh Oktober 2024

Kunjungan Wisman ke Aceh Naik 14,75 Persen pada April 2026, Okupansi Hotel Ikut Menguat

Kamis (04/06/2026) - 16:10 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.