Senin, Oktober 19, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home NASIONAL

Kapan Dunia Hentikan Standar Ganda? Ramai Bela Ukraina Tapi Bisu Terhadap Palestina

Redaksi Oleh Redaksi
Jumat (22/04/2022) - 08:47 WIB
in NASIONAL
0
Jamaah Muslim yang dibungkus dengan bendera Palestina berdoa selama bulan suci Ramadhan di depan kuil Dome of the Rock di kompleks Masjid Al Aqsa di Kota Tua Yerusalem, Jumat, 15 April 2022.

Dunia Barat bisu saat kekerasan dialami oleh warga Palestina akibat serangan Israel.

oleh Umar Mukhtar, Amri Amrullah, Alkhaledi Kurnialam


Setelah sepekan berlalu ketegangan di terjadi antara warga Palestina dan polisi Israel di kompleks Masjid Al Aqsa, Yerusalem, kekerasan terus bereskalasi. Namun, berbeda dengan sikap dunia terhadap invasi Rusia ke Ukraina, kali ini masyarakat dunia khususnya dunia Barat seakan bisu atas apa yang terjadi di Palestina.


Perdana Menteri Palestina Mohammad Shtayyeh pada Kamis (21/4/2022) pun kembali menyerukan masyarakat internasional untuk mengakhiri standar ganda dalam menerapkan hukum internasional. Pernyataannya mengacu pada sikap Barat yang tegas memberikan sanksi ke Rusia atas invasinya ke Ukraina, tetapi mengabaikan kejahatan Israel terhadap Palestina.


Shtayyeh juga mendesak dunia internasional untuk memberikan perlindungan bagi rakyat Palestina. Dia mengatakan, Israel melanjutkan agresinya terhadap rakyat Palestina dan mengingkari hak-hak mereka yang sah.


“Terorisme negara yang terorganisir dan terlalu banyak kekuatan buta tidak akan berhasil menghalangi orang-orang kami untuk melanjutkan perjuangan membebaskan, memenangkan, dan membangun tanah mereka dengan negara merdeka dengan Yerusalem sebagai ibu kotanya,” kata dia seperti dilansir Wafa.


Shtayyeh juga mengungkapkan, Israel telah menargetkan rakyat Palestina di Jalur Gaza melalui serangan udara, melanggar kesucian Masjid Al Aqsa dengan menyerbunya berulang kali, dan kelanjutan pembunuhan serta serangan ke kota-kota, desa-desa dan kota-kota di semua wilayah pendudukan,


 


Pada Selasa (19/4/2022) pagi, Israel melancarkan serangan udara pertamanya dalam beberapa bulan terkahir ke Jalur Gaza. Serangan itu diklaim mereka sebagai respons atas serangan roket dari wilayah yang diblokade tersebut.


Aksi penyerangan dari Gaza terjadi setelah serangkaian aksi kekerasan terhadap warga Palestina selama beberapa pekan terakhir. Pasukan Israel banyak melakukan penyerangan, penangkapan, dan penggerebekan setelah adanya beberapa insiden penyerangan yang membunuh beberapa warganya.


Puncak ketegangan adalah ketika pasukan Israel menggeruduk Masjid Al-Aqsa pada Jumat (15/4/2022) pekan lalu, saat ribuan jamaah hendak menunaikan shalat Subuh. Kepolisian Israel mengklaim, mereka mulai menggeruduk Masjid Al-Aqsa setelah adanya sekelompok warga yang melemparkan batu ke arah ruang doa umat Yahudi di Tembok Barat.


Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Israel, lewat akun Twitter-nya, turut menyampaikan hal serupa. Pihak Kemenlu Israel mengatakan, puluhan pria bertopeng membawa bendera Palestina dan Hamas berbaris ke kompleks Al-Aqsa pada Jumat pagi. Mereka disebut mengumpulkan batu.


“Polisi dipaksa masuk ke halaman untuk membubarkan kerumunan dan memindahkan batu-batu tersebut, guna mencegah kekerasan lebih lanjut,” kata Kemenlu Israel.


Pada momen itulah bentrokan pecah. Lebih dari 150 warga Palestina mengalami luka-luka dalam kejadian itu.


 


 

Sumber: Republika

Tags: israelisrael serang al aqsaIsrael Serang Palestinamasjid al aqsapalestinayerusalem
ShareTweetPin
Previous Post

Amien Rais: Kezaliman Modern yang Marak Terjadi Adalah Tidak Terpenuhinya Hak Pekerja

Next Post

Brigjen Bobby Rinal Makmun Promosi Jabat Pangdivif 1/Kostrad

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Basarnas Cari Warga Terseret Arus Sungai di Aceh Jaya

Basarnas Cari Warga Terseret Arus Sungai di Aceh Jaya

Senin (19/10/2026) - 21:26 WIB
Pemko Sabang Bangun 30 Rumah Duafa dan Permudah Penyaluran Zakat

Pemko Sabang Bangun 30 Rumah Duafa dan Permudah Penyaluran Zakat

Senin (19/10/2026) - 19:52 WIB
KOMA Kecam Upaya Take Down Berita Karhutla, Blackout dan Demo Data Center

KOMA Kecam Upaya Take Down Berita Karhutla, Blackout dan Demo Data Center

Senin (19/10/2026) - 19:49 WIB
Polda Aceh Ungkap 979 Kasus Narkoba, 35 Pelajar dan Remaja Terlibat

Polda Aceh Ungkap 979 Kasus Narkoba, 35 Pelajar dan Remaja Terlibat

Senin (19/10/2026) - 19:44 WIB
Enam UMKM Aceh Tampil di ISEF 2026, Perkenalkan Produk Halal hingga Wastra Lokal

Enam UMKM Aceh Tampil di ISEF 2026, Perkenalkan Produk Halal hingga Wastra Lokal

Senin (19/10/2026) - 17:06 WIB
Misi Dagang Aceh-Jatim Catat Transaksi Rp1,079 Triliun, Wagub Fadhlullah Perkuat Pasar Komoditas Unggulan dan Pariwisata

Misi Dagang Aceh-Jatim Catat Transaksi Rp1,079 Triliun, Wagub Fadhlullah Perkuat Pasar Komoditas Unggulan dan Pariwisata

Senin (19/10/2026) - 16:56 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.