Jumat, September 11, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home NASIONAL

Jalur Pantura Indramayu Cirebon Ramai, Tol Palikanci Sempat Padat

Redaksi Oleh Redaksi
Kamis (28/04/2022) - 12:41 WIB
in NASIONAL
0
Arus lalu lintas di Tol Palikanci KM 189 padat merayap, Kamis (28/4/2022) pukul 09.45 WIB.

Di Tol Palikanci kendaraan sempat padat merayap saat memasuki KM 189 pukul 09.40 WIB.

 INDRAMAYU — Arus lalu lintas di jalur utama pantura Indramayu-Cirebon ramai lancar, Kamis (28/4) pagi. Sedangkan arus kendaraan di jalan Tol Palikanci sempat padat merayap.


Berdasarkan pantauan Republika, pukul 08.40 WIB, arus lalu lintas di jalur utama pantura Indramayu di Kecamatan Lohbener hingga pantura Cirebon di Kecamatan Arjawinangun didominasi kendaraan sepeda motor. Dengan nopol kendaraan daerah-daerah di Jateng bahkan Jatim. 


Meski demikian, adapula sejumlah kendaraan pribadi roda empat pemudik di antara keramaian sepeda motor tersebut. Para pengguna kendaraan bisa memacu kecepatan antara 60 – 80 kilometer per jam.


Sementara itu, di Tol Palikanci, Kabupaten Cirebon, kendaraan sempat padat merayap saat memasuki KM 189 pukul 09.40 WIB. Kendaraan hanya bisa dipacu dengan kecepatan 10 – 40 kilometer per jam, bahkan sesekali tak bisa bergerak sama sekali.


Memasuki KM 192, kendaraan sempat bisa melaju dengan kecepatan 50 kilometer per jam. Namun di KM 192.600, kendaraan kembali berjalan merayap dan sesekali tidak bergerak hingga KM 194.


Selepas KM 194, arus lalu lintas kembali lancar. Kendaraan bisa dipacu dengan kecepatan hingga 100 kilometer per jam.


Kasat Lantas Polresta Cirebon, Kompol Alan Haikel, menyatakan, kondisi tersebut disebabkan adanya sebuah bus yang mengalami pecah ban di KM 194. “Sekarang sudah selesai dan sudah lancar kembali,” tandas Alan. 

Sumber: Republika

Tags: ganjil genap mudik lebaranmudikMudik 2022mudik lebaran 2022tol cipali mulai ramai padat
ShareTweetPin
Previous Post

Tes Penentu Shanghai Longgarkan Penguncian

Next Post

PM Pakistan Tunjuk Putra Benazir Bhutto Sebagai Menlu

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

TikTok Go Dukung ACF 2026, Perkuat Digitalisasi UMKM Kuliner Aceh

TikTok Go Dukung ACF 2026, Perkuat Digitalisasi UMKM Kuliner Aceh

Kamis (10/09/2026) - 13:52 WIB
Mau Sanger Gratis di Sanger Day Fest 2026? Begini Cara Klaimnya

Mau Sanger Gratis di Sanger Day Fest 2026? Begini Cara Klaimnya

Kamis (10/09/2026) - 12:49 WIB
20 Nazir Terima Sertifikat Tanah Wakaf, Kemenag Aceh Besar: Wajib Produktif

20 Nazir Terima Sertifikat Tanah Wakaf, Kemenag Aceh Besar: Wajib Produktif

Rabu (09/09/2026) - 22:25 WIB
SMAN 9 Banda Aceh Gandeng USK dan UIN Ar-Raniry Perkuat Kualitas Pendidikan

SMAN 9 Banda Aceh Gandeng USK dan UIN Ar-Raniry Perkuat Kualitas Pendidikan

Rabu (09/09/2026) - 22:23 WIB
ACF 2026 Jadi Pusat Studi Gastronomi Aceh, Hadirkan 500 Lebih Variasi Rasa

ACF 2026 Jadi Platform Kolaborasi, Puluhan Komunitas Ikut Terlibat

Rabu (09/09/2026) - 22:19 WIB
Tiga Bakal Calon Resmi Mendaftar, Pemilihan Ketua PSSI Aceh Digelar 3 Oktober

Tiga Bakal Calon Resmi Mendaftar, Pemilihan Ketua PSSI Aceh Digelar 3 Oktober

Rabu (09/09/2026) - 22:09 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.