Senin, April 20, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home INTERNASIONAL

IRGC: Nyawa Semua Pemimpin AS tak Cukup untuk Balas Kematian Soleimani

Redaksi Oleh Redaksi
Jumat (15/04/2022) - 00:45 WIB
in INTERNASIONAL
0
Jenderal Qassem Soleimani (tengah).

Amerika Serikat membunuh Soleimani pada 2020 dalam serangan pesawat tak berawak

TEHERAN — Komandan senior Garda Revolusi Iran (IRGC) Mohammad Pakpour mengatakan, nyawa semua pemimpin Amerika tidak akan cukup untuk membalas pembunuhan komandan tertinggi Iran Qassem Soleimani dua tahun lalu. Amerika Serikat membunuh Soleimani pada 2020 dalam serangan pesawat tak berawak di bandara Baghdad, Irak.

“Soleimani adalah karakter yang hebat sehingga jika semua pemimpin Amerika terbunuh, ini masih tidak akan membalas pembunuhannya,” ujar Pakpour.

Ketika itu, pemerintahan AS di bawah mantan Presiden Donald Trump, mengatakan Soleimani menjadi sasaran karena merencanakan serangan di masa depan terhadap kepentingan AS. Selain itu, Soleimani telah membantu mengoordinasikan serangan terhadap pasukan Amerika di Irak melalui proksi milisi.

Sebagai bagian dari negosiasi dengan Iran mengenai kesepakatan nuklir atau JCPOA, Amerika Serikat sedang mempertimbangkan permintaan Teheran untuk menghapus IRGC dari daftar hitam. Tetapi reaksi publik dan kritik dari Partai Republik dan Partai Demokrat sendiri telah menghentikan langkah tersebut. Kepala Staf Gabungan AS Mark Milley, tidak mendukung penghapusan IRGC dari daftar organisasi teroris asing.

Sekitar lebih dari 500 warga Iran-Amerika mengirim surat kepada Presiden Joe Biden pada Selasa (12/4), dan mendesaknya untuk tidak menghapus IRGC dari daftar Organisasi Teroris Asing (FTO). Penghapusan tersebut dapat memupuskan harapan rakyat Iran untuk kebebasan dan martabat.

“Menghapus IRGC dari daftar FTO akan menjadi pengabaian secara terang-terangan terhadap harapan, dan perjuangan rakyat Iran dalam perjuangan mereka untuk kebebasan dan martabat,” ujar Komite Ad Hoc Profesional untuk Kebijakan Iran, dalam surat mereka, dilansir Alarabiya.

“Ilmuwan, akademisi, dan profesional Iran-Amerika, sangat prihatin dengan penderitaan rakyat Iran di bawah pasukan IRGC yang brutal, kami dengan hormat meminta agar IRGC tetap berada di daftar FTO,” kata 502 warga Iran-Amerika dalam surat kepada Biden.

Dalam surat kepada Biden, disebutkan bahwa IRGC adalah instrumen Teheran untuk terorisme di luar negeri dan menindas orang-orang di jalan-jalan Iran. Seorang insinyur terkemuka dari Lattice Semiconductor Corporation, Shahin Toutounchi, mengatakan, menghapus IRGC dari daftar terorisme akan memudahkan kelompok tersebut untuk melakukan kekerasan secara lebih luas kepada rakyat Iran dan negara-negara lain di kawasan.

Toutounchi mengatakan, sebagian besar dari mereka yang menandatangani surat itu mengalami langsung kekejaman oleh IRGC. Termasuk kekejaman terhadap keluarga mereka.

“Tentu patut dicatat bahwa IRGC tidak menunjukkan sedikit pun indikasi upaya itikad baik dalam menghentikan perilaku buruk atau memajukan lembaga-lembaga demokrasi.  Sebaliknya, IRGC memainkan peran yang lebih besar dalam menciptakan unit teror angkatan laut proksi, menggunakan UAV untuk operasi teror, dan mendanai terorisme di seluruh dunia,” ujar surat itu.

sumber : Reuters

Sumber: Republika

Tags: iranIRGCkomandan senior irgckomandan tertinggi IranMohammad Pakpourqassem soleimani
ShareTweetPin
Previous Post

AS Dorong DK PBB Jatuhkan Sanksi Tambahan Bagi Korut

Next Post

Dua Bocah Tewas Tenggelam di Persawahan Pasar Kemis Tangerang

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Tak Lagi Sekadar Mayam, The Palace Jeweler Bongkar Cara Lama Jual Beli Emas di Aceh

Tak Lagi Sekadar Mayam, The Palace Jeweler Bongkar Cara Lama Jual Beli Emas di Aceh

Minggu (19/04/2026) - 14:08 WIB
Dek Gam Persilahkan Pihak Lain Kelola Persiraja Banda Aceh

Dek Gam Tegaskan Laga Persiraja vs Garudayaksa Bukan Sekadar Tiga Poin

Sabtu (18/04/2026) - 22:49 WIB
Garudayaksa FC Fokus Redam Pergerakan Fitra Ridwan di Laga Tandang

Garudayaksa FC Fokus Redam Pergerakan Fitra Ridwan di Laga Tandang

Sabtu (18/04/2026) - 21:48 WIB
Persiraja Pincang Jelang Hadapi Garudayaksa FC, Jaya Hartono Tetap Targetkan Tiga Poin

Persiraja Pincang Jelang Hadapi Garudayaksa FC, Jaya Hartono Tetap Targetkan Tiga Poin

Sabtu (18/04/2026) - 21:42 WIB
5.426 Jemaah Haji Aceh Berangkat dalam 14 Kloter, Ini Jadwalnya

5.426 Jemaah Haji Aceh Berangkat dalam 14 Kloter, Ini Jadwalnya

Sabtu (18/04/2026) - 03:21 WIB
Besaran Otsus Aceh Masih Dibahas, Golkar Siap Dukung Hasil Kesepakatan

Besaran Otsus Aceh Masih Dibahas, Golkar Siap Dukung Hasil Kesepakatan

Jumat (17/04/2026) - 22:07 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.